Operasi Gabungan: 1,5 Juta Pisau Cukur Palsu Dimusnahkan, Gillette Pastikan Keaslian Produk

- Jurnalis

Senin, 29 September 2025 - 17:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co — Gillette, merek perawatan pria dari Procter & Gamble (P&G) Indonesia, mengambil langkah tegas dengan memusnahkan 1,5 juta produk pisau cukur tiruan yang beredar di pasar Tanah Air. Aksi ini tercatat sebagai pemusnahan pisau cukur palsu terbesar di Indonesia, hasil kerja sama dengan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, PPNS, serta Kepolisian Republik Indonesia.

Langkah ini dilakukan menyusul meningkatnya peredaran produk palsu yang berisiko tinggi membahayakan konsumen. Produk tiruan yang tidak melalui uji kualitas kerap menggunakan material berbahaya dan berpotensi menimbulkan luka saat dipakai.

“Kami mengapresiasi Gillette Indonesia yang kooperatif menindaklanjuti laporan produk tiruan. Pemusnahan ini penting untuk mencegah barang palsu kembali beredar di pasaran,” ujar Tarto Sudarsono, Kepala Seksi Kejahatan Lintas Negara Ditjen Bea dan Cukai.

Baca Juga:  Pameran Internasional SIAL InterFOOD 2025 Angkat Potensi F&B Nasional ke Panggung Dunia

Operasi Gabungan: 1,5 Juta Pisau Cukur Palsu Dimusnahkan, Gillette Pastikan Keaslian Produk - Teropong Rakyat

Operasi Skala Besar

Dalam operasi yang dilakukan di kawasan pelabuhan dan gudang penyimpanan Tanjung Priok, ditemukan berbagai merek pisau cukur tiruan, mulai dari Vortex, Montana, Bang Kumis, V-Tro Max, hingga produk palsu yang meniru Gillette Goal. Total penyitaan mencapai 1,5 juta unit, termasuk 740 ribu produk yang menyerupai Gillette.

Menurut Mikhael Hintono, Brand Director Gillette Indonesia, upaya ini menunjukkan komitmen perusahaan menjaga keamanan konsumen.
“Memberikan produk dengan standar tertinggi tetap menjadi prioritas kami. Kami juga mengimbau konsumen untuk membeli produk asli hanya di toko resmi dan distributor terpercaya,” tegas Mikhael.

Operasi Gabungan: 1,5 Juta Pisau Cukur Palsu Dimusnahkan, Gillette Pastikan Keaslian Produk - Teropong Rakyat

Kolaborasi Ramah Lingkungan

Tak hanya dimusnahkan, produk palsu ini juga akan dikelola secara berkelanjutan. Gillette menggandeng Waste4Change, perusahaan manajemen sampah, untuk mendaur ulang limbah sehingga tidak merusak lingkungan.

Baca Juga:  Polda Metro Bongkar Peredaran 4.395 Obat Berbahaya tanpa Izin Edar di Jagakarsa, 1 Orang Turut diamankan

Penegakan Hukum Hak Kekayaan Intelektual

Direktur Penegakan Hukum PPNS, Brigjen Pol. Arie Ardian Rishadi, menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pelanggaran merek.
“Produk palsu tidak hanya merugikan pemilik merek, tapi juga membahayakan kesehatan masyarakat. Kami akan terus mengawasi peredaran barang tiruan demi melindungi konsumen,” ujarnya.

Sementara itu, International Trademark Association (INTA) turut memberikan dukungan atas langkah tegas Gillette dan otoritas Indonesia dalam melawan peredaran barang tiruan.

Operasi Gabungan: 1,5 Juta Pisau Cukur Palsu Dimusnahkan, Gillette Pastikan Keaslian Produk - Teropong Rakyat

Edukasi Konsumen

Gillette juga mengajak masyarakat untuk lebih cermat sebelum membeli produk perawatan diri. Keaslian bisa dipastikan dengan membeli melalui kanal resmi, baik toko fisik maupun online.

Dengan pemusnahan skala besar ini, Gillette menegaskan komitmennya untuk melindungi konsumen, menegakkan hukum, dan mendukung persaingan usaha yang sehat di Indonesia.

Berita Terkait

15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*
Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral
Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum
Perkuat Pelayanan Umat, Gus Yusrul Hana Pastikan 2 Ambulans LKNU Jakarta Pusat Selalu Prima
LP Diduga Mandek 8 Bulan, Keluarga Korban Amankan Sendiri Terduga Pelaku ke Polres Metro Bekasi Kota
Meninggal Saat Menjalani Perawatan, Polresta Tangerang Beberkan Riwayat Penanganan Medis Tahanan
Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Kembali Tertunda, Ahli Waris Pertanyakan Kepastian Hukum

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 19:09 WIB

15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI

Rabu, 8 Juli 2026 - 15:20 WIB

BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Selasa, 7 Juli 2026 - 20:16 WIB

Pengelola Teras Nona Manis Beri Penjelasan Terkait Keributan yang Viral

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:08 WIB

Sidang Lapangan Sengketa Lahan Sherwood Berjalan Lancar, Penggugat Klaim Tidak Ada Bantahan Batas Objek, PN Jakarta Utara Diharapkan Tegakkan Kepastian Hukum

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:21 WIB

Perkuat Pelayanan Umat, Gus Yusrul Hana Pastikan 2 Ambulans LKNU Jakarta Pusat Selalu Prima

Berita Terbaru

Ekonomi

Peran Strategis Padigital Dalam Ketahan Moneter Indonesia

Kamis, 9 Jul 2026 - 11:47 WIB

oplus_0

Ekonomi

Warung Yanti Mak Pret, Surga Sarapan Rumahan di Kepanjen

Kamis, 9 Jul 2026 - 09:49 WIB