Inilah Sosok Wanita Paruh Baya Bersuami Dua Dan Tinggal Satu Atap!

- Jurnalis

Minggu, 22 September 2024 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jawa Timur -TeropongRakyat.co || Di tengah masyarakat Bojonegoro Jawa Timur, ternyata ada kehidupan unik yang dijalani seorang wanita paruh baya. Di usianya yang tak lagi muda, Tak tanggung-tanggung, dia pun hidup dengan dua suami dalam satu atap sekaligus. Ketiganya diketahui hidup rukun dan saling berbagi peran dalam rumah tangga.

Kehidupan dari wanita itu seketika mengundang atensi. Banyak di antaranya yang menuliskan beragam tanggapan. Seperti apa potret kehidupannya? Simak ulasan selengkapnya berikut ini, seperti dilansir dari kanal YouTube Sukorame LM, Minggu (22/09).

Wanita Bersuami Dua di Bojonegoro
Desa Jari, Gondang, Bojonegoro, Jawa Timur menyimpan cerita menarik. Di masa kini, ternyata hidup seorang wanita paruh baya bersama dengan dua suami di bawah atap yang sama.Inilah Sosok Wanita Paruh Baya Bersuami Dua Dan Tinggal Satu Atap! - Teropong RakyatKetiganya pun membina rumah tangga di sebuah hunian sederhana di tepi hutan jati. Rumah kayu yang terlihat tak memiliki tetangga kanan kiri itu menjadi tempat berlindung bagi keluarga dari sosok wanita bernama Yatemi.

“Di pinggir hutan jati ini, ada sebuah rumah kecil yang ditinggali oleh Mbah Yatemi yang mempunyai dua suami dan tinggal satu rumah,” ungkap sang perekam video dalam  keterangan unggahan dikanal youtube Sukorame LM.

Baca Juga:  Sistem Amburadul? Pengusaha Bar Ungkap Sulitnya Urus Sertifikasi di Disparekraf

Suami Saling Berbagi Peran
Yatemi membagi kasih dengan dua pria bernama Sartono dan Abdul Salim. Yatemi yang telah lebih dulu menikah dengan Sartono diketahui kembali mengikat janji bersama Abdul Salim selang beberapa tahun usai keduanya membina rumah tangga.

Inilah Sosok Wanita Paruh Baya Bersuami Dua Dan Tinggal Satu Atap! - Teropong RakyatDemi menyambung hidup, Yatemi beserta kedua suaminya diketahui membuka warung kecil di halaman rumah. “Bu Yatemi sendiri di sini membuka warung di pinggir jalan dan di pinggir hutan,” ungkap sang perekam video di kanal Youtube.

Setiap harinya, kedua suami serta Yatemi berbagi peran demi mencukupi kebutuhan hidup. Abdul Salim membantu Yatemi di bagian warung, sementara Sartono bakal siap siaga melayani pembeli bensin yang disediakan di depan warung. “(Suami) yang pertama tadi di depan (menjaga bensin). Kedua yang ini,” terang Yatemi.

Usai kembali menikah untuk kedua kalinya dan tinggal bersama, Yatemi mengaku jika dia tak bakal melirik pria lain. Dua suami diungkapnya cukup. Dia mengaku tak mau lagi menikah lantaran usianya yang tak lagi muda. “Aku sudah tidak mau menikah lagi, sudah tua, sudah cukup, sudah mblenger (lebih-lebih) ini,” kata nya.

Baca Juga:  Indonesia Design Week 2024: Kolaborasi dan Inovasi untuk Masa Depan Desain yang Berkelanjutan di IDD PIK2

Inilah Sosok Wanita Paruh Baya Bersuami Dua Dan Tinggal Satu Atap! - Teropong RakyatBerdasarkan rekaman video, Yatemi dan kedua suaminya kini hidup rukun di bawah atap yang sama. Ketiganya tak segan berbagi kebahagiaan dengan tawa lepas.

Tidak sedikit mendapatkan tuai Beragam Tanggapan. Kendati demikian, kisah hidup Yatemi bersama kedua suaminya di Bojonegoro itu membuat publik tak jarang merasa heran. Tak sedikit pula yang menilai jika perbuatan Yatemi merupakan hal terlarang.

Namun, banyak pula di antara warganet yang ikut memberi doa mendalam bagi keberlangsungan hidup Yatemi dan keluarga.

“Baru tau kok bisa bersuami dua dan satu atap semoga bahagia dan sehat selalu buat ibu dan keluarga,” tulis akun @oliviasalsabillaolivoliv

“Baru kali ini aku tahu wanita bersuami 2 dan satu rumah,” tulis akun @dwirarero1300

“Yang mnjadi pertanyaan itu nikahnya di mana dan dengan cara apa,” tulis akun @julianto3994

“Sinetron yang benar-benar real,” tulis akun @inibuah

“Bagaimanapun dilarang dalam Islam wanita bersuami dua,” tulis akun @user-ux9ji7xv8v

Berita Terkait

Warga Marunda Resah, Kali Anakan Blencong Diduga Terputus Akibat Proyek Rusun Marunda: Ancaman Rob dan Kerusakan Ekosistem Menghantui
Lautan Manusia Padati Batutulis-Suryakencana, Kirab Mahkota Binokasih Jadi Magnet Warga Bogor
Dugaan Pemalsuan Sertifikat Rugikan Negara Rp. 30 Miliar, Warga Minta Prabowo Turun Tangan
A-JUM Audiensi dengan Pemkot Jakarta Utara, Soroti Kemacetan, Parkir Liar hingga Zonasi Depo Kontainer
IKA ITS Dorong Sistem Peringatan Dini Kereta Api untuk Kurangi Risiko Kecelakaan
Rayakan HUT ke-27 PT RS Pelabuhan, RS Pelabuhan Jakarta Gandeng Palang Merah Indonesia (PMI) Gelar Aksi Donor Darah Serentak
Kesejahteraan Anggota Dinilai Terabaikan, BPIKPNPA RI Soroti Agenda Reformasi Polri
Sidang 4 Mei: Dugaan Bukti Palsu Mencuat, Ahli Waris Makawi Desak Hakim Abaikan Bukti Tergugat

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 18:50 WIB

Warga Marunda Resah, Kali Anakan Blencong Diduga Terputus Akibat Proyek Rusun Marunda: Ancaman Rob dan Kerusakan Ekosistem Menghantui

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:13 WIB

Lautan Manusia Padati Batutulis-Suryakencana, Kirab Mahkota Binokasih Jadi Magnet Warga Bogor

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:17 WIB

Dugaan Pemalsuan Sertifikat Rugikan Negara Rp. 30 Miliar, Warga Minta Prabowo Turun Tangan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 08:47 WIB

A-JUM Audiensi dengan Pemkot Jakarta Utara, Soroti Kemacetan, Parkir Liar hingga Zonasi Depo Kontainer

Kamis, 7 Mei 2026 - 20:41 WIB

IKA ITS Dorong Sistem Peringatan Dini Kereta Api untuk Kurangi Risiko Kecelakaan

Berita Terbaru