Evakuasi Nelayan Hanyut di Perairan Pulau Tikus, Polsek Kepulauan Seribu Selatan Gerak Cepat Lakukan Penyelamatan

- Jurnalis

Selasa, 24 Juni 2025 - 12:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepulauan Seribu Selatan -(teropongrakyat.co) Seorang nelayan yang sedang memancing di sekitar perairan Pulau Tikus, Kepulauan Seribu Selatan, dievakuasi pada Minggu malam (22/06/2025) setelah perahu yang digunakan mengalami gangguan mesin dan hanyut terbawa arus.

Nelayan bernama Khaerudin berangkat dari Dermaga Utara Pulau Pari sekitar pukul 16.30 WIB untuk memancing di sekitar barat Pulau Pari. Namun, sekitar pukul 19.30 WIB, saat hendak kembali ke darat, mesin kapal mengalami kerusakan dan tidak bisa dikendalikan. Akibatnya, kapal hanyut hingga mendekati perairan Pulau Tikus. Khaerudin kemudian melempar jangkar untuk mencegah kapal terbawa arus lebih jauh, dan segera menghubungi temannya, Mansur, untuk meminta bantuan.

Baca Juga:  Kodim 1710/Mimika Gelar Rapat Anggota Luar Biasa Primer Koperasi Kartika Oro Doro Enakoa

Mansur lantas melaporkan kejadian tersebut kepada petugas piket Polsubsektor Pulau Pari. Tim gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Kepulauan Seribu Selatan, petugas Damkar, dan Dishub Pulau Pari langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan evakuasi. Khaerudin berhasil ditemukan dalam kondisi selamat, dan kapal dievakuasi kembali ke Pulau Pari.

Baca Juga:  Diduga Mencuri, Pria Paruh Baya Diamankan Warga

Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan IPTU Didik Tri Maryanto, S.H., M.H. menyampaikan apresiasi atas sinergi lintas instansi yang cepat tanggap dalam menyelamatkan warga.

“Kami selalu siap siaga menghadapi situasi darurat seperti ini. Keselamatan warga, terutama para nelayan yang beraktivitas di laut, menjadi perhatian utama. Kami juga mengimbau agar nelayan selalu memperhatikan kondisi cuaca dan memastikan kesiapan kapal sebelum melaut,” tegas IPTU Didik.

Berita Terkait

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu
Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani
Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”
Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola
Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi
Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan
SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan
Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:38 WIB

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:37 WIB

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Senin, 8 Juni 2026 - 19:50 WIB

Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”

Senin, 8 Juni 2026 - 10:21 WIB

Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi

Berita Terbaru

Breaking News

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:37 WIB