Enggan Di Razia Seorang PSK Nyemplung Selokan

- Jurnalis

Jumat, 8 Maret 2024 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TEROPONGRAKYAT.co |JAKARTA –  Menyambut bulan suci ramadhan yang akan datang beberapa hari lagi, Pusat Pengelolaan Kawasan (PPK) Kemayoran bersama tiga pilar Kemayoran Jakarta Pusat menggelar operasi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Kamis, (07/03/2024) malam.

Beberapa unsur stakeholder yang terlibat dalam Kegiatan ini diantaranya, PPK Kemayoran, Polsek Kemayoran, Dishub Kec. Kemayoran, Satpol PP Kec. Kemayoran dan Dinas Sosial.

Mewakili PPK Kemayoran Direktur Pemberdayaan Kawasan, Yudi Sugara mengatakan kegiatan penertiban yang di fokuskan kepada penertiban pekerja seks komersial (PSK) karena dinilai mengganggu ketertiban.

“Kegiatan yang dilakukan adalah operasi penertiban Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) khususnya penertiban pekerja seks komersial (PSK) di wilayah PPK Kemayoran, PSK adalah penyakit sosial yang keberadaannya semakin banyak dan mengkhawatirkan. Menganggu ketertiban, kenyamanan dan keamanan kawasan,” ungkapnya kepada awak media.

Dikatakan kembali olehnya bahwa dasar penertiban tersebut adalah PERDA nomor 8 tahun 2007 tentang ketertiban umum. “Jadi selaras aturan tersebut kami melakukan penertiban ini,” sambungnya.

Menurutnya PPK Kemayoran bertanggung jawab mengelola kawasan menjadi kawasan smart city yang aman, nyaman dan teratur di kawasan Kemayoran melalui penertiban ini khususnya jelang ramadhan.

Baca Juga:  Kemenhub Genjot Pengawasan Pelayaran: Harmonisasi Penegakan Hukum Jadi Kunci

“Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin. Kami sebagai pengelola kawasan juga sebenarnya sering melakukan patrol rutin namun saat ini kami mengoptimalkan kegiatan penertiban ini dengan berkolaborasi dengan beberapa pihak yaitu Satpol PP, Polsek, Koramil, Satpol PP Sudin Sosial dan Sudin Perhubungan. Terdapat kurang lebih 100 personil diturunkan untuk mendukung penertiban ini dengan target lokasi penertiban yaitu sekitar Jl. Angkasa dan Jl. Benyamin Sueb. Penertiban dilakukan dengan pendekatan yang tenang, berkemanusiaan dan sopan.” Urainya.

Setelah ditertibkan,.masih dikatakannya, para PSK akan diserahkan kepada sudin sosial Jakarta Pusat untuk dibina. “Kami berharap langkah-langkah konkrit seperti penertiban ini akan berkontribusi dalam meningkatkan kemayoran sebagai Kawasan yang aman, nyaman dan tertib sesuai visi dan misi sebagai Smart City.” Pungkasnya.

Ditempat yang sama Wakapolsek Kemayoran, AKP Suparno sangat mendukung kegiatan operasi PPKS tersebut. Menurutnya, dalam menjalani ibadah di bula suci ramadhan ini tentunya harus di selaraskan dengan sesuatu yang suci dan penuh berkah.

Baca Juga:  Tradisi Penyambutan Komandan Baru Batalyon Arhanud 16 Kostrad

“Kami Polsek Kemayoran sangat mendukung program kegiatan PPK Kemayoran ini, dimana dalam menyambut bulan suci ramadhan yang penuh berkah ini harus di selaraskan dengan sesuatu yang suci, salah satunya ialah dengan melakukan operasi atau penertiban adanya praktik prostitusi atau PSK maupun penyandang sosial lainnya.” Terangnya.

Kasatpol Sosial Kecamatan Kemayoran, Maskuri ditempat yang sama juga menuturkan bahwa para penyandang sosial tersebut akan dibawa dan diberi pembinaan.

“Bagi mereka penyandang sosial yang berhasil diamankan dalam operasi ini akan kami bawa dan kami berikan pembinaan dengan memberikan segala bentuk kegiatan keterampilan yang mereka miliki,” ujarnya

Dalam operasi ini sempat terjadi kejar-kejaran pada terhadap salah seorang PSK sampai nekat menerjukan diri kedalam selokan, sehingga beberapa petugas pun langsung membantu wanita tersebut naikke pemerkuaan dan beruntungnya tak ada luka serius yang di alami olehnya.

Menurut informasi yang kami himpun para petugas berhasil mengamankan 2 (dua) wanita pekerja seks komersial (PSK) dan seorang waria yang diduga akan menjajakan diwilayah hukum kemayoran. (Irawan)

Enggan Di Razia Seorang PSK Nyemplung Selokan - Teropong Rakyat

Berita Terkait

Hampir 90 Hari Ditahan Belum P21, Rahmad Sukendar Desak Polres Metro Bekasi Kota Buka Terang Proses Penyidikan
Ditahan Hampir 90 Hari Belum P21, Keluarga Tersangka Soroti Profesionalitas
Sari Siregar Resmi Laporkan Sampe Tulus P. manalu ke Polres Labuhanbatu Terkait Dugaan Penipuan dan/atau Penggelapan Mobil
Biang Kerok PTSL Ada di Desa! Pengacara Ini Desak Prabowo Stop Total
Tiga Saksi Diperiksa dalam Sidang Nana Sutisna di PN Serang, Kuasa Hukum Soroti Perbedaan Keterangan dengan BAP
Perkembangan Kasus Dugaan Penipuan Jual Beli Lapak Ilegal PKL Alun-Alun Kota Batu: Bertambah 5 Saksi Diperiksa Satreskrim Polres Batu
DPD LSM LIRA Kota Batu Turun Aksi Kawal Sidang Oknum Polisi Pembunuh Mahasiswi UMM Divonis Hukuman Mati
Putusan Mahkamah Agung Dieksekusi: Rp31,3 Miliar Korupsi Mimika Kembali ke KAS Negara

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 07:44 WIB

Hampir 90 Hari Ditahan Belum P21, Rahmad Sukendar Desak Polres Metro Bekasi Kota Buka Terang Proses Penyidikan

Sabtu, 26 September 2026 - 17:47 WIB

Ditahan Hampir 90 Hari Belum P21, Keluarga Tersangka Soroti Profesionalitas

Sabtu, 26 September 2026 - 10:22 WIB

Sari Siregar Resmi Laporkan Sampe Tulus P. manalu ke Polres Labuhanbatu Terkait Dugaan Penipuan dan/atau Penggelapan Mobil

Jumat, 25 September 2026 - 21:38 WIB

Biang Kerok PTSL Ada di Desa! Pengacara Ini Desak Prabowo Stop Total

Kamis, 24 September 2026 - 23:17 WIB

Tiga Saksi Diperiksa dalam Sidang Nana Sutisna di PN Serang, Kuasa Hukum Soroti Perbedaan Keterangan dengan BAP

Berita Terbaru

TNI – Polri

Panglima TNI Tinjau Festival Band Piala Panglima TNI Tahun 2026

Minggu, 27 Sep 2026 - 23:12 WIB