Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDumtruk Overload Kuasai Bahu Jalan Marunda Makmur, Pemda dan Aparat Diduga Tutup MataKomentar: 0

Dumtruk Overload Kuasai Bahu Jalan Marunda Makmur, Pemda dan Aparat Diduga Tutup Mata

Teropong Rakyat, 17 Januari 2026, 10:07 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Kabupaten Bekasi, TeropongRakyat.co – Aktivitas parkir liar dumtruk kembali meresahkan warga di Jalan Marunda Makmur, Desa Segara Makmur, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi. Dalam sebuah video yang beredar, terlihat beberapa dumtruk terparkir di bahu jalan hingga tiga baris, tepat di depan ruas Tol Tarumajaya, sehingga mempersempit badan jalan secara drastis. Sabtu, (17/01/2026).

Menurut keterangan warga, kondisi ini terjadi setiap hari, terutama pada pagi hari saat jam sibuk aktivitas masyarakat. Akibatnya, kemacetan tak terhindarkan dan membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua yang terpaksa melintas di celah sempit di antara truk-truk besar tersebut.

Ironisnya, dumtruk-dumtruk itu diketahui berasal dari garasi yang berada tepat di depan lokasi, yang diduga sudah melebihi kapasitas (overload). Bahkan, satu unit dumtruk terlihat parkir hingga memakan badan jalan di depan ruas Tol Tarumajaya, sebuah pelanggaran yang jelas-jelas mengganggu ketertiban lalu lintas dan keselamatan publik.

Baca Juga:  Dewan Pers Tegaskan: Pencabutan ID Card Wartawan CNN oleh Istana Ancaman bagi Demokrasi

Warga pun mempertanyakan ke mana peran Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Satpol PP, serta aparat kepolisian setempat. Pasalnya, parkir liar berskala besar ini bukan terjadi sehari dua hari, melainkan sudah berlangsung lama seolah dibiarkan tanpa penindakan tegas.

Selain itu, Pemerintah Desa Segara Makmur dan Kecamatan Tarumajaya juga dinilai lalai dalam melakukan pengawasan wilayah. Aktivitas usaha yang menggunakan fasilitas umum sebagai lahan parkir jelas melanggar aturan, namun hingga kini tidak terlihat adanya langkah konkret dari pemerintah setempat.

Baca Juga:  Prestasi Gemilang: 28 PNS KPLP Tanjung Priok Terima Kenaikan Pangkat

Situasi ini memunculkan dugaan adanya pembiaran sistematis atau lemahnya pengawasan dari Pemkab Bekasi terhadap aktivitas kendaraan berat di jalur vital tersebut. Warga mendesak Bupati Bekasi dan instansi terkait untuk turun langsung ke lokasi, melakukan penertiban, serta mengevaluasi izin dan operasional garasi dumtruk yang dinilai merugikan masyarakat.

Jika kondisi ini terus dibiarkan, maka jangan heran bila kemacetan, kecelakaan, dan keresahan warga di Tarumajaya akan terus berulang, sementara pemerintah hanya menjadi penonton di wilayahnya sendiri.

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain