Dukung Asta Cita Presiden, Asprindo Kerja Sama dengan Kemendes Mantapkan Program Kampung Industri

- Jurnalis

Sabtu, 26 Juli 2025 - 09:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – ASPRINDO (Asosiai Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia), memantapkan “Kampung Industri” sebagai program unggulan yang akan membantu mengakselerasi peningkatan ekonomi masyarakat

Indonesia, khususnya pedesaan.

Program ini sejalan dengan Asta cita Keenam yang dicanangkan
Presiden Prabowo Subianto.

“Kampung Industri akan menjadi kerja kolaborasi antara pengusaha Asprindo, pemerintah, masyarakat akademik dan masyarakat desa. Karena meskipun digagas dan diinisiasi oleh Asprindo, tanpa melibatkan pemerintah dan msyarakat, program ini tidak bisa berjalan,”demikian disampaikan Ketua Umum Asprindo, Jose Rizal, seusai menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Ketua Umum Asprindo dengan Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI, Yandri
Susanto, pada Rabu lalu (23/7/25).

Dalam nota kesepahaman Asprindo-Kemendes, kedua pihak sepakat bersinergi dalam hal pengembangan ekosistem Kampung Industri serta Digitalisasi Ekonomi dalam mendukung ketahanan pangan di desa dan daerah tertinggal.

Sinergi dan kerja sama ini secara rinci meliputi pertukaran dan pemanfaatan data dan/atau informasi, pemberdayaan masyarakat desa untuk pengembangan kegiatan usaha melalui pengembangan ekosistem Kampung Industri, penguatan dan pengembangan
kelembagaan ekonomi desa, peningkatan kapasitas bidang teknologi ekonomi digital desa, dan kegiatan lain yang disepakati kedua pihak.

Baca Juga:  Pencuri rumah dan senjata api milik Brimob pada tahun 2017 kembali ditangkap Subdit Resmob Polda Metro Jaya

Jose menyebut MoU ini kerja sama kedua dengan kementrian terkait dengan Kampung Industri.

Sebelumnya, nota kesepahaman serupa telah ditandatangani Asprindo dengan Kementrian Kelautan dan Perikanan.

“Kebetulan pilot project Kampung Industri Asprindo di bidang perikanan. Jadi kami membutuhkan sinergi dengan KKP. Kami bekerja sama dengan KKP dalam hal penguatan masyarakat pelaku usaha kelautan dan perikanan dalam rangka mendukung implementasi ekonomi biru. Ke depan, jika Kampung Industri di bidang pertanian/peternakan mulai berjalan, kami berharap bisa bersinergi juga dengan Kementrian Pertanian,”ujarnya.

Jose bahkan berharap Presiden Prabowo Subianto berkenan mencanangkan program ini sebagai program nasional, karena dalam ultimate goal Asprindo, Kampung Industri ada di setiap wilayah provinsi.

“Kami mengikhtiarkan setiap DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) Asprindo di seluruh
Indonesia membangun dan membina satu Kampung Industri, baik di bidang perikanan,
pertanian/peternakan, maupun pariwisata,”harapnya.

Tentang Kampung Industri Asprindo

Kampung Industri versi Asprindo diartikan sebagai sebuah kawasan yang di dalamnya terdapat ekosistem usaha, mengelola produk unggulan, melibatkan penduduk kawasan sebagai pelaku usaha mikro, bekerja sama dengan pengusaha Asprindo yang bertindak sebagai pengelola industri inti, dioperasikan secara terintegrasi dari produksi hingga menjadi produk konsumsi yang siap dipasarkan, dengan prinsip pembagian kemanfaatan yang bersifat win-win bagi semua subsistem yang terlibat dalam industri dimaksud.

Baca Juga:  Warga Bogor Tewas Tertimpa Tembok Penahan Tebing Longsor Saat Hujan Deras

Asprindo saat ini tengah mengembangkan pilot project Kampung Industri Perikanan di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, dengan melibatkan nelayan dan petambak di 8 desa, termasuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dan koperasi setempat.

Untuk capacity building, Asprindo sudah menggandeng UNIDO (United Nations Industrial Development Organization) untuk Global Quality and Standard Programme (GQSP) guna meningkatkan produktivitas beberapa komoditi perikanan.

Jose juga menyebut pihaknya pun nanti akan menggandeng perguruan tinggi untuk riset dan pengembangan SDM. Saat ini, Asprindo sudah bekerja sama dengan Universitas Hasanuddin Makassar dan dari IPB sejumlah ahli sudah menyatakan kesediaan untuk mendukung Kampung Industri.

“Terakhir, tentu saja kami juga membuka peluang bagi investor masuk dalam program Kampung Industri, terutama jika kelompok pengusaha Asprindo di kawasan tersebut tidak cukup memiliki sumber permodalan yang memadai,”jelas Jose, diakhir kesempatan tersebut.

Berita Terkait

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara
JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta
Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas
Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:13 WIB

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:02 WIB

JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:29 WIB

Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Berita Terbaru