Diduga Terapkan Sistem Shift, Penjualan Obat Keras di Anyar Terungkap

- Jurnalis

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Serang, teropongrakyat.co – Peredaran obat keras golongan Daftar G di wilayah Kabupaten Serang kembali menjadi perhatian. Seorang pria berinisial MR diamankan terkait dugaan penjualan obat keras tanpa izin di wilayah Kecamatan Anyar.

MR diamankan oleh Anggota Aliansi Indonesia dan selanjutnya diserahkan kepada Unit 2 Satresnarkoba Polres Cilegon untuk menjalani proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Berdasarkan keterangan awal yang disampaikan MR kepada petugas, aktivitas penjualan obat keras tersebut diduga dilakukan secara terorganisir, dengan pembagian waktu kerja menyerupai sistem shift.

Pengakuan Terduga Pelaku

MR mengaku bahwa kegiatan penjualan berlangsung di Jalan Jaha, Desa Mekarsari, Kecamatan Anyar, dengan jam operasional yang cukup panjang.

“Ada pembagian jam kerja. Saya dari jam 08.00 pagi sampai jam 17.00 sore, lalu digantikan rekan lain sampai malam,” ujar MR, sebagaimana disampaikan kepada petugas.

Baca Juga:  Terpilihnya Pimpinan KPK yang Baru, Aktivis 98: Khawatir Bawa Dampak Buruk

Ia juga menyebutkan bahwa dalam satu shift, penjualan obat jenis Tramadol dan Hexymer dapat mencapai jumlah tertentu, dengan harga yang telah ditetapkan. Keterangan tersebut masih dalam tahap pendalaman dan verifikasi oleh penyidik.

Dugaan Jaringan dan Peran Pihak Lain
Dalam keterangannya, MR menyatakan dirinya direkrut oleh seseorang berinisial S, yang disebut berperan sebagai koordinator lapangan. Ia juga menyebut adanya sosok lain yang diduga sebagai pemasok utama obat-obatan tersebut.

Namun demikian, informasi tersebut masih sebatas pengakuan terduga pelaku dan belum dapat dipastikan kebenarannya sebelum dibuktikan melalui proses penyidikan oleh kepolisian.

Pandangan Pakar Hukum

Pakar hukum pidana, Dr. Ahmad Fauzi, SH, MH, menilai bahwa jika dugaan tersebut terbukti, maka perkara ini dapat dikategorikan sebagai tindak pidana yang dilakukan secara terstruktur.

Baca Juga:  BRI Unit Cisoka Arahkan Nasabah Gunakan BRImo untuk Percepat Digitalisasi Layanan

“Apabila dalam penyidikan ditemukan adanya pembagian peran, sistem kerja, dan alur distribusi yang jelas, maka penegak hukum dapat menerapkan pasal berlapis sesuai Undang-Undang Kesehatan. Namun semua harus dibuktikan secara hukum, bukan semata berdasarkan pengakuan,” ujarnya.

Ia menegaskan pentingnya kehati-hatian dalam penanganan perkara agar hak-hak hukum setiap pihak tetap terlindungi.

Menunggu Pernyataan Resmi Kepolisian

Saat ini, MR masih menjalani pemeriksaan intensif di Satresnarkoba Polres Cilegon. Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait pengembangan kasus maupun pihak-pihak lain yang disebutkan oleh terduga pelaku.

Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi dari pihak kepolisian maupun pihak terkait lainnya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Penulis : Gibrandi

Berita Terkait

Partai Gerakan Rakyat Daftar ke Kemenkumham, Jubir: Ini Titik Harapan Indonesia Sejahtera`
Kembali Datangi Bawas MA, Ahli Waris H. Makawi Tagih Pengawasan Ketat atas Sidang Sengketa Lahan Sherwood
Sidang Pembunuhan Dua Debt Collector Berakhir Tegang, Keluarga Korban Kecewa
Momentum Kesatuan Doa Nasional Jadikan Satu Delapan Aras Gereja
Kepercayaan Kuat, Apollo Kembali Jabat Ketua Hiswana Migas DPC Tangerang
Bus Primajasa Parkir di Bahu Jalan Dekat Terminal Tanjung Priok, Ketegasan UP Terminal dan Sudinhub Dipertanyakan
DPC Hiswana Migas Tangerang Raya Gelar Muscab VI 2026
Tim Verifikasi PROKLIM LESTARI Turun ke RW.05, Sunter Agung, Ini Harapan Ketua RW.05 Nurus Shobah

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:55 WIB

Partai Gerakan Rakyat Daftar ke Kemenkumham, Jubir: Ini Titik Harapan Indonesia Sejahtera`

Kamis, 23 Juli 2026 - 20:37 WIB

Kembali Datangi Bawas MA, Ahli Waris H. Makawi Tagih Pengawasan Ketat atas Sidang Sengketa Lahan Sherwood

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:32 WIB

Sidang Pembunuhan Dua Debt Collector Berakhir Tegang, Keluarga Korban Kecewa

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:56 WIB

Momentum Kesatuan Doa Nasional Jadikan Satu Delapan Aras Gereja

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:21 WIB

Kepercayaan Kuat, Apollo Kembali Jabat Ketua Hiswana Migas DPC Tangerang

Berita Terbaru

Edukasi

Waspada Provokasi dan Tindakan Anarkis dalam Aksi Unjuk Rasa

Jumat, 24 Jul 2026 - 07:40 WIB