Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTDemo 29 Agustus 2025, Sorotan Dunia, dan Kehilangan Nyawa Rakyat KecilKomentar: 0

Demo 29 Agustus 2025, Sorotan Dunia, dan Kehilangan Nyawa Rakyat Kecil

Teropong Rakyat, 29 Agustus 2025, 22:56 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Oleh : Billy Retha P

TeropongRakyat.co, Hari ini Indonesia kembali jadi sorotan dunia. Demo besar di ibu kota berakhir ricuh, bentrok dengan aparat, hingga akhirnya tersorot media asing. Suara rakyat yang ingin didengar malah tertutup oleh gas air mata dan benturan di jalan.

Yang lebih memilukan, satu nyawa rakyat kecil harus hilang. Seorang pengemudi ojek online tewas setelah terlindas mobil taktis Brimob di tengah kerusuhan. Kehilangan ini bukan sekadar angka, tapi luka mendalam bagi keluarga dan juga bagi bangsa. Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan.

Baca Juga:  Waspada Investasi Bodong di Perusahaan Pialang Ilegal!

Inilah yang sering dilupakan: di balik konflik politik dan tuntutan kebijakan, ada rakyat biasa yang jadi korban. Mereka tidak mencari panggung, tidak mencari kuasa. Mereka hanya mencari nafkah, tapi harus membayar dengan nyawa.

Inilah saatnya bangsa ini bercermin. Aspirasi rakyat bukan musuh, kritik bukan ancaman. Pemerintah dan aparat harus belajar bahwa menjaga negeri bukan berarti membungkam suara, melainkan mendengar dengan hati. Di sisi lain, rakyat juga harus belajar bahwa perjuangan yang damai akan lebih kuat daripada kerusuhan.

Baca Juga:  Tiga Kebakaran Terjadi dalam Sehari di Malang, Damkar Bergerak Cepat Cegah Api Meluas

Tuntutan masyarakat jelas: keadilan, transparansi, dan keberpihakan pada rakyat kecil. Jika suara rakyat terus diabaikan, maka yang hilang bukan hanya nyawa satu orang, tapi juga kepercayaan pada demokrasi itu sendiri.

Semoga tragedi ini jadi peringatan keras: negeri ini tidak boleh lagi menukar aspirasi dengan korban jiwa. Karena demo bukan sekadar ribut di jalanan—demo adalah cermin bahwa ada yang harus diperbaiki. Pertanyaannya, maukah kita bercermin, atau terus menutup mata?

Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain