Ekonom Konstitusi Sebut Kunci Sukses Asta Cita : Konsisten APBN dan Perkuat Bappenas

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, teropongrakyat.co – Komitmen Presiden RI Prabowo Subianto untuk menegakkan Sistem Ekonomi Konstitusi melalui Visi-Misi Asta Cita dinilai membutuhkan konsistensi kebijakan agar program pemerintah berhasil mencapai pertumbuhan ekonomi sekaligus pemerataan berkeadilan.

Hal itu disampaikan Ekonom Konstitusi, Defiyan Cori, dalam analisisnya terkait tantangan struktural Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Tanpa konsistensi, restrukturisasi perekonomian nasional melalui transformasi kebijakan dan kelembagaan tidak akan berhasil di masa depan,” tegas Defiyan di Jakarta pada Kamis,(4/6/2026).

*5 Isu Kunci APBN dan Asta Cita*

Defiyan memetakan setidaknya lima permasalahan kunci yang berkaitan dengan keterbatasan anggaran negara:

*1. Alokasi MBG Terlalu Dominan*

Proporsi anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai terlalu besar jika dibandingkan dengan sektor pendidikan, kesehatan, dan sosial, khususnya bagi kelompok masyarakat miskin.

Baca Juga:  Pikat Pelanggan dan Banjir Orderan: Jurus Ngiklan Wahid a la LazStar Trainer Lazada

*2. Swasembada Pangan Butuh Koperasi & BUMN*

Prioritas pembangunan sektor agro industry complex harus diperkuat lewat sinergitas koperasi dan BUMN. Fokusnya pada pertanian, perkebunan, peternakan, kehutanan, perikanan, dan kelautan demi sasaran swasembada pangan.

*3. Energi: Perkuat BUMN Strategis*

Isu transisi energi serta ketahanan dan kedaulatan energi harus dijawab dengan kemandirian sektor energi dan sumber daya mineral. Caranya, perkuat posisi BUMN strategis yang menguasai hajat hidup orang banyak. Tata kelola laba BUMN oleh Danantara juga diarahkan untuk mendukung swasembada energi.

*4. Kredit Rakyat Terganjal BI Checking*

Pembangunan sektor perumahan rakyat masih terkendala aturan SLIK atau BI Checking oleh OJK. Defiyan mendorong reformasi BI dan perbankan umum agar akses kredit bagi masyarakat kecil dan sektor UKM lebih terbuka.

Baca Juga:  Satgas Kontingen Garuda Unifil 2024-2025 Raih Dua Medali Diajang Medal Parade

*5. Perkuat Bappenas untuk Indonesia Emas 2045*

Lembaga perencanaan pembangunan nasional, Bappenas, perlu diperkuat untuk menjaga konsistensi visi-misi Asta Cita selama 10 tahun ke depan. Ini krusial demi mencapai target Indonesia Emas 2045.

*Kabinet Gemuk dan Moral Hazard*

Defiyan mengingatkan, visi-misi yang sudah konstitusional tidak akan berarti jika tidak dijalankan lewat kebijakan dan program yang konsisten.

“Jika tidak didukung postur dan struktur APBN yang alokasinya tepat, akan memunculkan moral hazard,” ujarnya.

Ia menambahkan, APBN harus mencerminkan kemampuan program sektoral pemerintah dalam mendukung pencapaian Visi-Misi secara proporsional, efektif, dan efisien.

“Jumlah anggota kabinet yang gemuk, menjadi salah satu kendala terbesar dalam membangun organisasi pemerintahan yang hemat dan berdaya guna bagi APBN,” tutup Defiyan.

 

Penulis : Humas MIO

Editor : Novi

Berita Terkait

Indra Sosok Pengamen Jalanan Putra Daerah Kota Batu Pembuat Gitar Akustik, Harapkan Bantuan Pemerintah
Audiensi Forum Jurnalis Jakarta Barat dalam Rangka Penguatan Sinergi Informasi Publik
Forlis Jakarta Barat Diresmikan, Tegaskan Komitmen Jurnalis Profesional dan Beretika
GAC Indonesia Resmi Merilis AION UT, Hadir Dengan Harga Kompetitif dan Garansi Seumur Hidup
SBNTRN X Cipendawa Skateboarder “THIS IS COMPETITION!!” Sukses Jadi Ajang Silahturahmi Skateboarder se Jabodetabek!
Fenomena Global: Mengapa Banyak Perempuan di Luar Negeri Jarang Memakai Bra?
INDONESIA HADIRI SIDANG DEWAN IMO KE 134 DI LONDON, INGGRIS
Dalam Rangka Memperingati 10 Muharam  Tahun 1447 Hijriah, Komunitas Grup Asik Berbagi Kebahagiaan Bersama Yatim Piatu

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 09:17 WIB

Ekonom Konstitusi Sebut Kunci Sukses Asta Cita : Konsisten APBN dan Perkuat Bappenas

Senin, 2 Februari 2026 - 19:35 WIB

Indra Sosok Pengamen Jalanan Putra Daerah Kota Batu Pembuat Gitar Akustik, Harapkan Bantuan Pemerintah

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:02 WIB

Audiensi Forum Jurnalis Jakarta Barat dalam Rangka Penguatan Sinergi Informasi Publik

Jumat, 16 Januari 2026 - 14:17 WIB

Forlis Jakarta Barat Diresmikan, Tegaskan Komitmen Jurnalis Profesional dan Beretika

Minggu, 14 September 2025 - 10:08 WIB

GAC Indonesia Resmi Merilis AION UT, Hadir Dengan Harga Kompetitif dan Garansi Seumur Hidup

Berita Terbaru