PT Brantas Abipraya Respons Cepat Keluhan Warga, Jam Operasional Truk Proyek Rusun Marunda Kini Diatur

- Jurnalis

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co — Keluhan warga terkait jalan kotor, rusak, dan berdebu akibat aktivitas proyek pembangunan Rusun Marunda di Jalan Akses Rusun, Kelurahan Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, akhirnya mendapat solusi konkret. Kamis, (21/05/2026).

Pihak PT Brantas Abipraya bersama warga, pengurus RT/RW, serta pihak kelurahan telah menggelar rapat koordinasi guna mencari jalan tengah agar aktivitas proyek tetap berjalan tanpa mengganggu kenyamanan masyarakat sekitar.

Dalam hasil kesepakatan rapat bersama perwakilan proyek yang diketahui, dihadiri juga lurah marunda Pak Viktor serta perwakilan RT/RW Marunda, disepakati pengaturan jam operasional kendaraan proyek, khususnya truk tanah dan truk TM, agar tidak lagi melintas pada jam sibuk warga.

Baca Juga:  Ngopi Kamtibmas di Koja, Kapolres Jakut Imbau Warga Jaga Keharmonisan

Adapun poin kesepakatan yang telah disetujui antara lain:

1. Jam operasional truk tanah hanya diperbolehkan masuk mulai pukul 22.00 WIB hingga 06.00 WIB pagi guna mengurangi debu di jam aktivitas warga.

2. Truk TM diminta beroperasi mulai pukul 06.00 WIB hingga 09.00 WIB pagi, lalu jam 17:00 hingga 19:00 dan apabila di luar jam tersebut harus berkoordinasi dengan RT/RW terkait.

3. Pihak proyek diminta mengaktifkan washing bay atau pencucian ban kendaraan proyek secara maksimal, serta meningkatkan pembersihan jalan menjadi minimal 4 kali sehari. Sebelumnya pembersihan hanya dilakukan sekitar 2 hingga 3 kali sehari.

Baca Juga:  Bansos Rp900 Ribu Mulai Cair untuk 35 Juta Keluarga Hari Ini

Tak hanya itu, PT Brantas Abipraya juga disebut siap melakukan pembenahan terhadap jalan yang mengalami kerusakan akibat aktivitas kendaraan berat proyek yang melintas setiap hari.

Langkah cepat ini mendapat apresiasi dari sejumlah warga karena dinilai menunjukkan adanya itikad baik dari pihak kontraktor untuk mendengarkan aspirasi masyarakat sekitar proyek pembangunan Rusun Marunda.

Dengan adanya pengaturan operasional truk, peningkatan pembersihan jalan, serta rencana perbaikan akses jalan, diharapkan dampak proyek terhadap lingkungan sekitar dapat diminimalisir dan aktivitas warga kembali lebih nyaman.

Berita Terkait

Truk Kontainer Kuasai Bahu Jalan di Cilincing-Lagoa, Warga Soroti Lemahnya Pengawasan Dishub
Tunggu Perintah Wali Kota Batu, Satpol PP Bakal Tertibkan PKL Alun-Alun, Diapresiasi Masyarakat dan Wisatawan
Yohanes Oci Soroti Pemekaran Cilangkahan: Jangan Sekadar Ambisi Politik Elite
Damkarmat Kota Batu Gelar Pelatihan Penanggulangan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran di Mikutopia, Manajemen Sambut Baik dan Apresiasi, Wisatawan Merasa Aman
Festival Suara Nusantara 2026 Jadi Panggung Anak Muda Hidupkan Cerita Rakyat Banten
Minilokakarya Lintas Sektoral Triwulan II Kelurahan Maphar Bahas Capaian Kesehatan dan Penanganan Stunting
Sidang Sengketa Lahan Sherwood Hadirkan Tiga Saksi Ahli Waris, Sebut 9 Petak Tanah Milik Abdul Halim
Pengelola Parkir Plaza Pasifik MOI Janji Penuhi Tuntutan Korban dalam 15 Hari Kerja

Berita Terkait

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:00 WIB

PT Brantas Abipraya Respons Cepat Keluhan Warga, Jam Operasional Truk Proyek Rusun Marunda Kini Diatur

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:07 WIB

Truk Kontainer Kuasai Bahu Jalan di Cilincing-Lagoa, Warga Soroti Lemahnya Pengawasan Dishub

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:44 WIB

Tunggu Perintah Wali Kota Batu, Satpol PP Bakal Tertibkan PKL Alun-Alun, Diapresiasi Masyarakat dan Wisatawan

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:28 WIB

Damkarmat Kota Batu Gelar Pelatihan Penanggulangan dan Pencegahan Bahaya Kebakaran di Mikutopia, Manajemen Sambut Baik dan Apresiasi, Wisatawan Merasa Aman

Selasa, 19 Mei 2026 - 11:19 WIB

Festival Suara Nusantara 2026 Jadi Panggung Anak Muda Hidupkan Cerita Rakyat Banten

Berita Terbaru