Potret: tangkapan layar IDN Financials (dok-ist)
JAKARTA, teropongrakyat.co – Laporan investigasi yang dirilis oleh CNN mengungkap skala kerusakan signifikan pada sejumlah instalasi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah akibat serangan yang dilancarkan Iran dan sekutunya.
Konflik yang disebut mulai pecah sejak 28 Februari tersebut berdampak luas terhadap infrastruktur pertahanan AS di berbagai negara strategis. Berdasarkan laporan yang juga dikutip oleh Times of India, sedikitnya 16 fasilitas militer AS di delapan negara di Timur Tengah mengalami kerusakan, dengan beberapa di antaranya dilaporkan tidak lagi dapat berfungsi secara optimal.
Analisis ini didasarkan pada citra satelit serta wawancara dengan sejumlah pejabat AS dan negara-negara Teluk. Temuan tersebut menunjukkan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari kerusakan ringan hingga kehancuran total pada fasilitas tertentu.
Seorang staf Kongres AS yang mengetahui penilaian kerusakan menyebutkan bahwa dampak serangan tidak seragam di setiap lokasi.
“Ada berbagai macam penilaian. Mulai dari sisi yang cukup dramatis, yaitu seluruh fasilitas hancur dan perlu ditutup, hingga para pemimpin yang mengatakan bahwa hal-hal ini layak diperbaiki karena manfaat strategis yang diberikannya kepada AS,” ujarnya.
Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah AS terkait rincian kerusakan maupun langkah lanjutan yang akan diambil untuk memulihkan atau memperkuat kembali fasilitas militer yang terdampak. Namun, laporan ini mempertegas meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan global.

























































