Momentum Hari Buruh 2026: Rahmad Sukendar Ajak Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta .Teropongrakyat.co— Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh pada 1 Mei 2026 menjadi momentum penting untuk kembali menegaskan komitmen terhadap kesejahteraan pekerja di Indonesia. Ketua Umum BPIKPNPA RI, Rahmad Sukendar, turut menyampaikan ucapan selamat sekaligus pesan reflektif dalam peringatan tersebut.

Peringatan Hari Buruh yang juga dihadiri Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Kehadiran pemerintah di tengah pekerja dinilai sebagai simbol bahwa negara hadir untuk mendengar dan memperjuangkan aspirasi buruh.

Hari Buruh Bukan Sekadar Seremonial
Dalam keterangannya, Rahmad menekankan bahwa Hari Buruh bukan hanya perayaan tahunan, tetapi juga momen evaluasi terhadap kondisi ketenagakerjaan di Indonesia.

“Hari Buruh adalah pengingat bahwa pembangunan tidak lepas dari peran besar para pekerja. Oleh karena itu, hak-hak buruh harus terus dijaga, mulai dari upah layak hingga perlindungan kerja yang adil,” ujarnya. Jumat (1/5/26).

Baca Juga:  Kebakaran Hebat Hanguskan Empat Usaha di Bantur, Kerugian Capai Rp200 Juta

Rahmad juga mengajak seluruh pihak untuk memahami bahwa kesejahteraan buruh memiliki dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Rahmad menjelaskan bahwa secara prinsip, pekerja memiliki hak dasar yang dilindungi oleh negara, antara lain:
Hak atas upah yang layak
Hak atas jaminan sosial dan kesehatan
Hak atas lingkungan kerja yang aman
Hak untuk menyampaikan aspirasi
Menurutnya, pemerintah memiliki peran penting. Dalam memastikan seluruh hak tersebut berjalan dengan baik melalui regulasi dan pengawasan yang konsisten.

“Keseimbangan antara kepentingan pekerja dan dunia usaha harus dijaga. Di sinilah peran negara menjadi kunci,” tambahnya.

Sinergi untuk Hubungan Industrial Sehat
Lebih lanjut, Rahmad menekankan pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah.

Baca Juga:  Bakamla RI Gagalkan Penyelundupan 60 Ribu Ekor Baby Lobster di Perairan Kepulauan Seribu

“Kita butuh kolaborasi. Buruh sejahtera, perusahaan tumbuh, dan negara kuat. Itu tujuan bersama,” jelasnya.

Ia juga mengapresiasi kehadiran Presiden Prabowo Subianto yang dinilai sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap isu ketenagakerjaan.
Ajakan Jaga Persatuan dan Aspirasi Damai
Menutup pernyataannya, Rahmad mengajak seluruh pekerja di Indonesia untuk menjadikan Hari Buruh sebagai momentum persatuan dan penyampaian aspirasi secara bijak.

“Sampaikan aspirasi dengan damai dan bermartabat. Kita jaga persatuan, karena kekuatan buruh ada pada solidaritas,” pungkasnya.

Peringatan Hari Buruh 2026 tidak hanya menjadi ajang perayaan, tetapi juga ruang refleksi bersama bahwa kesejahteraan pekerja adalah fondasi utama kemajuan bangsa.**

Berita Terkait

KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar
Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman
Usai KM Virgo Kecelakaan, Keluarga Sopir Asal Malang Masih Berharap Ditemukan Selamat
Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet
40 Tahun Belum Tuntas, H. Makawi Minta KPK Telaah Sengketa Tanah Warisan di Jakarta Utara
Rotasi 400 Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Dievaluasi, Benarkah Salah Strategi?
Mega Science Center Resmi Trial Opening, Gubernur Jatim Soroti Edukasi STEM
HAK JAWAB : Ketua RW 04 Cilincing Sampaikan Hak Jawab soal Bantuan Sembako KCN

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar

Jumat, 18 September 2026 - 08:03 WIB

Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman

Jumat, 18 September 2026 - 06:39 WIB

Usai KM Virgo Kecelakaan, Keluarga Sopir Asal Malang Masih Berharap Ditemukan Selamat

Kamis, 17 September 2026 - 15:34 WIB

Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet

Kamis, 17 September 2026 - 12:16 WIB

40 Tahun Belum Tuntas, H. Makawi Minta KPK Telaah Sengketa Tanah Warisan di Jakarta Utara

Berita Terbaru