Kolong Tol Angke 2 Dikuasai Sampah, Bangunan Liar, dan Parkir Truk Liar, Pemerintah Dinilai Tutup Mata

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co – Kondisi memprihatinkan masih terlihat di bawah kolong Tol Angke 2, kawasan Penjaringan, Jakarta Utara. Tumpukan sampah, bangunan liar, hingga parkir truk sembarangan masih bebas beroperasi tanpa penanganan serius dari pemerintah daerah. Hingga Jumat (01/05/2026), tidak terlihat adanya langkah konkret dari pemkot, pemprov, maupun instansi terkait untuk menertibkan kawasan tersebut.

Tak hanya menjadi kawasan kumuh, kolong tol kini juga berubah fungsi menjadi lokasi parkir liar kendaraan besar seperti truk tronton. Aktivitas ini dinilai semakin memperparah kondisi dan berpotensi mengganggu keamanan serta akses di sekitar pintu tol yang seharusnya steril.

Situasi ini memicu kekecewaan dari tokoh masyarakat setempat, Abdul Azis Emba, yang dikenal sebagai Daeng/Karaeng Azis. Ia bahkan mengambil langkah tegas dengan menutup akses pintu masuk kolong tol sebagai bentuk protes terhadap lambannya respons pemerintah.

Baca Juga:  Persiapan Matang Kedatangan Paus Fransiskus, Polri Memulai dengan Gelar TFG

“Ini bukan sekadar sampah dan bangunan liar, sekarang ditambah parkir truk seenaknya. Ini jelas pembiaran. Pemerintah seperti tidak punya wibawa di wilayahnya sendiri,” tegas Daeng Azis.

Menurutnya, kondisi tersebut bukan hanya melanggar aturan, tapi juga sangat membahayakan. Selain mengganggu akses, keberadaan truk dan tumpukan sampah meningkatkan risiko kecelakaan dan kebakaran di area vital tersebut.

“Kalau sampai ada kecelakaan atau kebakaran di bawah tol, siapa yang mau tanggung jawab? Ini fasilitas negara, ada plang larangan, ada ancaman pidana, tapi di lapangan nol besar. Ini bukan lalai lagi, ini pembiaran,” lanjutnya.

Padahal, para penghuni bangunan liar di lokasi tersebut sebelumnya diketahui sudah didata dan direlokasi ke rumah susun di wilayah Jakarta Barat. Namun, lemahnya pengawasan membuat mereka kembali lagi, ditambah dengan masuknya aktivitas parkir truk liar yang semakin memperparah kondisi.

Baca Juga:  Perkuat Soliditas dan Gaya Hidup Sehat, BRI KC Jakarta Jelambar Gelar Kegiatan Padel

Area kolong tol yang seharusnya steril kini berubah menjadi zona kumuh, semrawut, dan rawan bahaya. Ironisnya, semua itu terjadi di tengah kota tanpa ada tindakan tegas dari pihak berwenang.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Jakarta Utara maupun Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait langkah konkret penertiban di lokasi tersebut.

Jika terus dibiarkan, persoalan ini bukan hanya mencoreng wajah ibu kota, tapi juga menjadi ancaman nyata bagi keselamatan masyarakat. Pemerintah dituntut segera turun tangan, bukan menunggu sampai jatuh korban.

Berita Terkait

Pemprov DKI Tindak Seluruh Rantai Praktik Pembuangan Sampah Ilegal di Kampung Dukuh
Diduga Langgar Aturan Gubernur, Proyek Lapangan Padel Tanpa PBG di Papanggo Tetap Berjalan Meski Disegel
Asap Tebal Dekat Kampus Thursina, Kebakaran Lahan 10 Hektare di Dau
Framing Pemberitaan Dinilai Kerap Mendistorsi Citra Pesantren, Saiful Anam: Jangan Vonis Institusi karena Ulah Oknum
Presiden LIRA Andi Syafrani Ngopi Bareng di Malang, Dorong Organisasi Tetap Solid dan Responsif
Kebakaran Hutan di Kawasan Bromo Meluas, BPBD Kabupaten Malang Siaga Antisipasi Perambatan Api
Parkir Liar di Sunter Karya Utara Kembali Beroperasi, Penertiban Dishub Dinilai Hanya Seremonial
Stafsus Menag Gugun Gumilar Datangi Chapel USU, Minta Ibadah Jalan Terus Damai Dulu Baru Renovasi

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:53 WIB

Pemprov DKI Tindak Seluruh Rantai Praktik Pembuangan Sampah Ilegal di Kampung Dukuh

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:55 WIB

Asap Tebal Dekat Kampus Thursina, Kebakaran Lahan 10 Hektare di Dau

Rabu, 5 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Framing Pemberitaan Dinilai Kerap Mendistorsi Citra Pesantren, Saiful Anam: Jangan Vonis Institusi karena Ulah Oknum

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:50 WIB

Presiden LIRA Andi Syafrani Ngopi Bareng di Malang, Dorong Organisasi Tetap Solid dan Responsif

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:11 WIB

Kebakaran Hutan di Kawasan Bromo Meluas, BPBD Kabupaten Malang Siaga Antisipasi Perambatan Api

Berita Terbaru