Bekasi, Teropongrakyat.co — Ketua Umum BPIKPNPARI, Rahmad Sukendar, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tabrakan antara Kereta Api Argo Bromo dan KRL yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.
Dalam keterangannya, Rahmad mengungkapkan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa tragis tersebut yang menimbulkan korban dan duka bagi banyak keluarga.
“Saya, Rahmad Sukendar selaku Ketua Umum BPIKPNPARI, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah tabrakan kereta api ini. Semoga para korban mendapatkan tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” ujarnya. Selasa (28/4/26).
Rahmad juga menegaskan pentingnya perhatian serius dari pemerintah dan pihak terkait terhadap keselamatan transportasi publik, khususnya perkeretaapian.
Dengan tegas, ia mendesak agar insiden ini tidak dianggap sebagai kejadian biasa, melainkan harus menjadi perhatian nasional.
“Jangan sampai kejadian seperti ini terus berulang. Kami meminta pemerintah dan aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas penyebab kecelakaan ini. Harus ada transparansi dan tanggung jawab yang jelas,” tegasnya.
Rahmad menambahkan, evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan dan operasional perkeretaapian harus segera dilakukan guna menjamin keselamatan masyarakat.
“Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Jangan sampai ada kelalaian yang mengorbankan nyawa manusia,” pungkas Rahmad.
Peristiwa tabrakan ini menjadi pengingat keras akan pentingnya standar keselamatan yang ketat dalam sektor transportasi, serta perlunya pengawasan yang maksimal dari pihak berwenang.**
























































