Kabel Internet Semrawut di Simpang Lima Semper Dinilai Membahayakan, Warga Minta Penertiban Tegas

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta Utara, TeropongRakyat.co – Kondisi kabel internet yang semrawut di kawasan Simpang Lima Semper, Cilincing, Jakarta Utara, menuai sorotan. Kabel-kabel yang diduga milik jaringan wifi tersebut terlihat menjuntai dan sebagian menjalar hingga memakan bahu jalan, sehingga dinilai membahayakan pengguna jalan dan masyarakat sekitar. Senin, (13/04/2026).

Berdasarkan pantauan langsung redaksi TeropongRakyat.co di lokasi, kabel-kabel tersebut terpasang tidak beraturan, melintang di sejumlah titik, dan sebagian terlihat rendah hingga berpotensi tersangkut kendaraan, khususnya truk dan kendaraan tinggi yang kerap melintas di kawasan tersebut.

Dalam penelusuran di lapangan, awak media sempat menemui sejumlah teknisi dari salah satu perusahaan penyedia layanan internet yang tengah berada di lokasi. Namun saat dikonfirmasi terkait perizinan pemasangan kabel, para teknisi tersebut enggan memberikan keterangan.

Baca Juga:  Aliansi Jakarta Utara Menggugat, Somasi Gubernur DKI dan PT Pelindo

Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait kepatuhan terhadap aturan pemasangan utilitas jaringan di ruang publik, khususnya yang berkaitan dengan aspek keselamatan dan estetika kota.

Salah satu warga setempat, Andi (45), mengaku resah dengan keberadaan kabel yang semakin hari terlihat semakin tidak tertata.

“Ini kabel makin lama makin banyak dan semrawut. Kadang posisinya rendah, takut nyangkut kendaraan. Kalau malam juga bahaya karena nggak terlalu kelihatan,” ujarnya.

Baca Juga:  Banjir Rob Kembali Landai Jakarta Utara, Muara Angke dan Ancol Terendam

Hal senada disampaikan Siti (38), warga lainnya yang menilai kondisi tersebut sudah mengganggu aktivitas masyarakat.

“Selain bikin kumuh, ini juga bahaya. Apalagi di sini jalannya ramai, banyak motor sama truk. Harusnya ditertibkan, jangan dibiarkan,” katanya.

Warga berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait segera turun tangan untuk melakukan penertiban dan memastikan seluruh pemasangan kabel jaringan telah memenuhi standar keselamatan serta memiliki izin resmi.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan penyedia layanan internet maupun instansi terkait mengenai legalitas pemasangan kabel tersebut.

Berita Terkait

Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum
IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia
TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam
Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang
Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik
Cahaya Manthovani Bawa Warna Baru di Industri Event Indonesia
Rahmad Sukendar: Kenaikan Tunjangan Anggota Polri Lebih Mendesak dari Perpanjangan Usia Pensiun
Tommy Tempuh Langkah Hukum atas Dugaan Perselingkuhan yang Diduga Libatkan Pengusaha Kargo

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:57 WIB

Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:36 WIB

IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia

Jumat, 29 Mei 2026 - 12:48 WIB

TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:58 WIB

Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:13 WIB

Warga Gaza Tetap Laksanakan Salat Idul Adha di Tengah Reruntuhan, Tanpa Kurban Akibat Konflik

Berita Terbaru