Sampah Menumpuk di Pasar Induk Cibitung, Warga Bekasi Soroti Kinerja Pemda

- Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, teropongrakyat.co – Tumpukan sampah yang tidak terangkut menjadi sorotan warga di salah satu blok Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, yang berada di bawah pengelolaan Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi. Kondisi ini terekam dalam sebuah video yang beredar di media sosial dan viral pada Rabu (18/3/2026).

Dalam video tersebut, seorang warga menunjukkan langsung kondisi tumpukan sampah yang dibiarkan menumpuk di area yang diklaim sebagai tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Bekasi, dalam hal ini Dinas Perdagangan. “Ini titik sampah yang Pemda bos. Ini yang harus diangkut sama mobil Pemda,” kata warga dalam video yang beredar.

Baca Juga:  Pelayanan Polsek Kelapa Gading Dikritik, Warga Mengeluh Laporan Diabaikan

Warga itu menegaskan bahwa pengelolaan sampah di blok tersebut sepenuhnya merupakan kewajiban pemerintah daerah, bukan pihak pengelola swasta. Namun, menurutnya, kewajiban itu tidak dijalankan sebagaimana mestinya. “Sampah pengangkutan Pemda yang diabaikan dan terbengkalai,” katanya.

Warga tersebut kemudian menuding bahwa armada truk sampah Dinas Perdagangan justru beroperasi di blok lain yang dikelola pihak swasta, yakni PT Citra Prasasti Konsorindo (Cipako). “Malah ngebelain mobil dinasnya ngompreng ngambil sampah yang Cipako,” ujarnya.

Baca Juga:  Cegah Kecelakaan dan Kerusakan Jalan, CTP Tollways Gencar Tangani Kendaraan ODOL

Warga itu pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap kinerja aparatur pemerintah yang dinilai tidak bertanggung jawab atas pengelolaan sampah di wilayah yang seharusnya mereka tangani.
“Ke mana aja nih orang Pemda ini? Masa sampah sendiri kagak diangkat-angkat? Mau pada makan gaji buta doang Pemda itu? Sampah kayak gini nggak diangkat orang Pemda,” sambungnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada respons resmi dari Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi terkait keluhan warga tersebut.

Penulis : Yadi

Berita Terkait

Bangunan Ilegal di Matraman Diduga Sudah Dialiri Listrik, Warga Pertanyakan Proses dan Minta Penindakan
Kolong Tol Angke 2 Dikuasai Sampah, Bangunan Liar, dan Parkir Truk Liar, Pemerintah Dinilai Tutup Mata
Benarkan Ada Penggeledahan, PT Cocoman Bantah Dugaan Korupsi dan Penyalahgunaan Wewenang
Momentum Hari Buruh 2026: Rahmad Sukendar Ajak Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja
PT Cocoman Buka Suara soal Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Morowali Utara
CTP Tollways Dukung Pembersihan Sungai CBL, Pastikan Struktur Jalan Tol Tetap Aman
Ahli Waris Makawi Datangi Badan Pengawasan MA dan DPR RI, Minta Sidang Sengketa Lahan Diawasi Ketat
Senkom Mitra Polri Tampil Solid di Apel Sabuk Kamtibmas Polres Malang, Siap Jaga Kondusivitas Wilayah

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 20:01 WIB

Bangunan Ilegal di Matraman Diduga Sudah Dialiri Listrik, Warga Pertanyakan Proses dan Minta Penindakan

Jumat, 1 Mei 2026 - 19:14 WIB

Kolong Tol Angke 2 Dikuasai Sampah, Bangunan Liar, dan Parkir Truk Liar, Pemerintah Dinilai Tutup Mata

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:32 WIB

Momentum Hari Buruh 2026: Rahmad Sukendar Ajak Perkuat Perlindungan dan Kesejahteraan Pekerja

Jumat, 1 Mei 2026 - 14:55 WIB

PT Cocoman Buka Suara soal Dugaan Korupsi Tambang Nikel di Morowali Utara

Kamis, 30 April 2026 - 20:25 WIB

CTP Tollways Dukung Pembersihan Sungai CBL, Pastikan Struktur Jalan Tol Tetap Aman

Berita Terbaru