YNN LawFirm Dampingi Korban Dugaan Pencabulan, Oknum Pimpinan Pesantren di Tangerang

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 06:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA TANGERANG, Teropongrakyat.co – YNN LawFirm mendampingi korban dugaan atas terjadinya aksi pencabulan terhadap beberapa orang santriwan Pondok Pesantren PTQ Al Azhaar Ummu Suwanah Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Dugaan pencabulan dilakukan oleh oknum pimpinan di Ponpes yang berinisial ASA, tak ayal mendapat kecaman berbagai pihak. Bukan hanya dari para pengacara dari Kantor Hukum Yanto Nelson Nalle Law Firm selaku kuasa hukum yang mendampingi dari beberapa korban. Kamenag pun mengecam atas terjadinya peristiwa tersebut.

Yanto Nelson Nalle SH, MH pihaknya, mendorong supaya kasus ini terbuka, transparan dan dapat dilakukan penyidikan dengan sesungguh – sungguhnya, sehingga kemudian dapat diketahui persoalan sebenarnya dan korban lainnya. Tidak ada ruang toleransi bagi pelaku pelecehan seksual dan tentunya melindungi hak hak korban untuk tetap mendapatkan pendidikan.

Baca Juga:  Komitmen Pelindo Regional 2 Dalam Meningkatkan Standar Keselamatan Kerja

“Kami minta kepada APH untuk menjalankan ketentuan hukum yang ada di Negara Republik Indonesia. Juga minta kepada Kementerian Agama agar bisa melakukan pembinaan dan evaluasi aktivitas di Ponpes tersebut, karena kasus ini berkenaan dengan wilayah dan lokasi di Ponpes, supaya tindakan seperti ini tidak terulang lagi dan nama baik kelembagaan dan pemangku keagamaan juga terjaga dengan baik,” Tandas Nelson ketika selesai dampingi korban hari pertama di Polres Metro Tangerang Kota, Selasa (03/03/2026).

Sekali lagi, Nelson menegaskan, pihaknya meminta kepada orang tua atau wali santri yang merasa anaknya menjadi korban, segera berbicara sehingga kasus ini terbuka dengan baik.

Baca Juga:  Pembagian Takjil oleh Polsek Koja untuk Masyarakat Berbuka Puasa

Terpisah kepala kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kota Tangerang H. Iin Sholihin, S.Ag., M.Pd. menyayangkan kejadian tersebut dan mengutuk keras oknum pimpinan Pondok Pesantren tersebut.

” Tentunya kalau kabar ysng beredar itu benar, saya sangat prihatin dan menyayangkan hal ini bisa terjadi di lingkungan Pondok Pesantren (Ponpes), dan tentunya mencoreng lembaga pesantren itu sendiri. Apalagi dilakukan oleh seseorang yang seharusnya menjadi contoh dan tauladan bagi para santri. Kemenag akan menurunkan tim ke lokasi untuk klarifikasi kepada pihak ponpes untuk mengambil langkah selanjutnya. Dan kemenag mendukung upaya hukum yang sedang ditempuh pihak keluarga korban.” Imbuh Iin via pesan singkat Whatsapp

(CIL)

Berita Terkait

SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan
Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu
Siang Bolong Nongkrong Diduga Bawa Sajam, Remaja di Utan Panjang Bikin Warga Khawatir
Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU
Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan
Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum
IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia
TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:22 WIB

SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:18 WIB

Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:12 WIB

Siang Bolong Nongkrong Diduga Bawa Sajam, Remaja di Utan Panjang Bikin Warga Khawatir

Senin, 1 Juni 2026 - 08:54 WIB

Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:23 WIB

Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan

Berita Terbaru