IPC Terminal Petikemas Optimalkan Fasilitas dan Layanan Terminal

- Jurnalis

Jumat, 27 Februari 2026 - 01:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta -(teropongrakyat.co), 20 Februari 2026 – Menyambut bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, IPC Terminal Petikemas (IPC TPK) meningkatkan kesiapan operasional melalui penguatan layanan dan optimalisasi fasilitas terminal untuk mengantisipasi potensi peningkatan volume barang, khususnya kebutuhan pokok dan komoditas konsumsi masyarakat. Langkah strategis dilakukan untuk menjaga produktivitas terminal, keandalan pelayanan bongkar muat petikemas di seluruh area operasional guna memastikan distribusi logistik nasional tetap lancar, aman dan tepat waktu.

Sebagai bagian dari penguatan layanan tersebut, IPC TPK berkolaborasi dengan mitra kerja melakukan penguatan kapasitas produksi melalui penambahan 2 unit Rubber Tyred Gantry Crane (RTGC) di Area Terminal Support Tanjung Priok. Penambahan alat ini untuk meningkatkan fleksibilitas penanganan petikemas dan kapasitas produksi di lapangan penumpukan lini 2, sehingga proses receiving/delivery dan pengaturan petikemas dapat berlangsung lebih cepat serta meminimalkan potensi kepadatan saat peningkatan arus barang.

Baca Juga:  Tasindo Melakukan KDRT! Berikan Koleksi Desain Rapi Terbaik untuk Setiap Produk

“Periode Ramadan selalu menghadirkan dinamika tersendiri dalam pola distribusi barang, khususnya terkait distribusi kebutuhan pokok dan barang konsumsi masyarakat. Kami memastikan seluruh proses pelayanan berjalan optimal sepanjang bulan suci Ramadan,” ujar Pramestie Wulandary, Corporate Secretary IPC TPK.

Tak hanya dari sisi fasilitas, IPC TPK juga mengoptimalkan pola kerja operasional dengan pengaturan jadwal yang adaptif, memperkuat koordinasi dengan stakeholder pelabuhan dan pemangku kepentingan kepelabuhanan, serta memanfaatkan golden time, waktu tanpa aktivitas kapal, untuk melakukan perawatan preventif peralatan. Ketersediaan spare part turut dipastikan guna menjaga keandalan alat dan menghindari gangguan operasional.

Baca Juga:  Pasangan Vishnu dan Evlin Raih Prestasi di JCI Badung Bali

Pengawasan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) juga diperketat, seiring komitmen perusahaan untuk menjaga produktivitas tanpa mengabaikan keselamatan petugas di lapangan selama bulan suci.

“Kami ingin memastikan bahwa peningkatan kebutuhan masyarakat selama Ramadan tidak terkendala di sisi terminal. Seluruh kesiapan operasional telah kami perkuat agar arus logistik nasional tetap terjaga,” tutup Pramestie.

Dengan kombinasi penguatan fasilitas, optimalisasi operasional, dan koordinasi intensif, IPC TPK menegaskan komitmennya dalam menjaga rantai pasok nasional tetap andal sepanjang Ramadan 1447 H.

Berita Terkait

Modernisasi Alat, IPC TPK Panjang Resmi Operasikan QCC 004
KOLABORASI PT API DALAM PROGRAM TJSL PSL GROUP 2026, BUDIDAYA NILA DI DESA SRIMAHI
PADI Ajak Akademisi hingga Budayawan Dukung Friedrich Silaban Jadi Pahlawan Nasional
Gebrakan Baru! Otsuka Gandeng RS Nasional dalam Program Mental Ease at Workplaces
Achmad Nur Hidayat: Transparansi Penegakan Hukum Penting untuk Menjaga Kepercayaan Investor
Usia 13 Tahun Jadi Momentum IPC TPK Pacu Transformasi dan Peningkatan Layanan
Oleh: Achmad Nur Hidayat, Ekonom dan Pakar Kebijakan Publik UPN Veteran Jakarta.
Kasus Batu Bara PLN Soroti Pentingnya Reformasi Dugaan Pengadaan Energi Primer

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:54 WIB

Modernisasi Alat, IPC TPK Panjang Resmi Operasikan QCC 004

Selasa, 14 Juli 2026 - 15:59 WIB

KOLABORASI PT API DALAM PROGRAM TJSL PSL GROUP 2026, BUDIDAYA NILA DI DESA SRIMAHI

Senin, 13 Juli 2026 - 19:16 WIB

PADI Ajak Akademisi hingga Budayawan Dukung Friedrich Silaban Jadi Pahlawan Nasional

Minggu, 12 Juli 2026 - 17:52 WIB

Gebrakan Baru! Otsuka Gandeng RS Nasional dalam Program Mental Ease at Workplaces

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:26 WIB

Achmad Nur Hidayat: Transparansi Penegakan Hukum Penting untuk Menjaga Kepercayaan Investor

Berita Terbaru

Opini

Ketika Kode Etik Jurnalistik Mulai Ditinggalkan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:56 WIB