Rayakan RGE FOUNDER’S DAY 2025 APICAL Tanam 500 Bibit Mangrove di Hutan Kota Rorotan Sebagai Komitmen Terhadap Lingkungan

- Jurnalis

Senin, 27 Oktober 2025 - 19:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Teropongrakyat.co ||27 Oktober 2025 Apical bagian dari Royal Golden Eagle (RGE), merayakan lebih dari lima dekade perjalanan RGE melalui peringatan RGE Founder’s Day (FD) 2025. Sebagai bagian dari komitmennya terhadap keberlanjutan, melalui unit bisnisnya PT Asianagro Agungjaya (PT AAI), Apical melaksanakan penanaman 500 bibit mangrove di Hutan Kota Rorotan, Jakarta Utara, pada 17 Oktober 2025.

Dengan tema “Better Together-Bersama Kita Lebih Baik”, perayaan RGE FD tahun ini menekankan. pentingnya kebersamaan dalam melaksanakan aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan dan mendalami isu-isu keberlanjutan. Penanaman mangrove menjadi bagian integral dari komitmen Apical untuk menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di sekitar area operasional perusahaan.

Manager General Affairs (GA) PT AAJ, Yudhi Damri, mengatakan, “Tema “Better Together-Bersama Kita Lebih Baik’ mengingatkan kita bahwa melalui kebersamaan, kita bisa memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan lingkungan. Apa yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk masa depan yang lebih baik bagi lingkungan. Kegiatan ini juga sejalan dengan prinsip SC RGE-Good for Community,

Baca Juga:  Bela Hak PWI, OC Kaligis dan Ronnie Sompie Siap Gugat Dewan Pers

Rayakan RGE FOUNDER'S DAY 2025 APICAL Tanam 500 Bibit Mangrove di Hutan Kota Rorotan Sebagai Komitmen Terhadap Lingkungan - Teropong Rakyat

Good for Country, Good for Climate, Good for Customer, dan Good for Company yang memastikan setiap langkah yang kami ambil bermanfaat bagi semua pihak.”

Kegiatan penanaman mangrove ini bertujuan untuk mendukung kelestarian lingkungan, mengurangi emisi karbon, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam konservasi dan pembangunan berkelanjutan. Pada kesempatan tersebut, Brili, perwakilan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, turut memberikan wawasan mengenai peran krusial tanaman mangrove.

“Mangrove bukanlah pohon biasa. Mereka tumbuh di zona pasang surut dengan sistem akar kompleks (napas tunjang) yang menjadi ciri khas mereka. Fungsi ekologis mangrove sangat vital-selain berfungsi sebagai pelindung alami dari abrasi, tsunami, dan badai, mangrove juga berperan sebagai penjernih air. Secara global, hutan mangrove menyimpan karbon empat kali lebih banyak daripada hutan hujan tropis, namun sayangnya, 35% hutan mangrove telah hilang dalam beberapa dekade terakhir. Hutan Kota Rorotan kini menjadi salah satu benteng terakhir yang dapat melindungi Jakarta dari ancaman abrasi dan banjir rob,” jelas Brili.

Baca Juga:  Bareskrim Polri Sita Aset Milyaran Terkait Judol

Hasanudin, Pengurus Kelompok Tani Hutan Ketapang di Hutan Kota Rorotan, yang juga berperan sebagai kelompok pengarah dan pelaksana kegiatan penanaman, menyampaikan dukungannya terhadap inisiatif Apical. “Kami sangat mendukung kegiatan penanaman mangrove yang diinisiasi oleh Apical. Sebelumnya, Apical juga telah melakukan penanaman mangrove di Hutan Kota Rorotan pada tahun 2023, 2022, 2023, dan 2024. Kami berharap program ini dapat berlanjut. Mangrove bukan hanya penting untuk ekosistem, tetapi juga memiliki potensi ekonomi bagi masyarakat, seperti produk olahan pangan-sirup mangrove, dodol mangrove, keripik mangrove, dan kompos dari daun mangrove.”

Dipindai dengan CamScanner

Hasanudin juga berharap agar kegiatan penanaman mangrove dapat berkembang lebih lanjut, dengan memanfaatkan potensi olahan pangan dan kompos, terutama di wilayah Jakarta. “Kami mendukung penuh upaya Apical dalam pelestarian mangrove, dan berharap kegiatan ini bisa diperluas, dengan memanfaatkan potensi mangrove untuk produk pangan dan kompos yang bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Berita Terkait

Kontroversi Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Publik Desak Evaluasi dan Klarifikasi
Marunda Macet Total Dan Lumpuh, PT KCN Berikan Solusi Terbaik
Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara
JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta
Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas
Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:03 WIB

Kontroversi Kenaikan Pangkat Komjen Pol. Asep Edi Suheri, Publik Desak Evaluasi dan Klarifikasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:19 WIB

Marunda Macet Total Dan Lumpuh, PT KCN Berikan Solusi Terbaik

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:13 WIB

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:02 WIB

JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:29 WIB

Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas

Berita Terbaru

Opini

Ketika Kode Etik Jurnalistik Mulai Ditinggalkan

Rabu, 15 Jul 2026 - 18:56 WIB