Dengan Semangat, Tim Barqun Berbagi Ilmu dan Pengalaman di Yogyakarta

- Jurnalis

Rabu, 30 Juli 2025 - 19:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Yogyakarta, teropongrakyat.co – PT Raja Barqun Internasional (RBI) terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kinerja sebagai perusahaan network marketing terdepan yang menyediakan solusi kesehatan terpercaya sekaligus menciptakan kebebasan finansial bagi jutaan individu di Indonesia.

Kali ini, PT Raja Barqun Internasional menggelar rangkaian kunjungan ke sejumlah kota besar, termasuk Yogyakarta, Malang, dan Surabaya.

Pada Rabu, 30 Juli 2025, acara terapi komplementer Barqun digelar di kantor Barqun Center, yang berlokasi di Jl. Imogiri Barat Km 4, Perumahan Karang Kajen Permai No. A5, Salakan Jotawang, Bangunharjo, Sewon, Yogyakarta.

Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting dari RBI, di antaranya:

Achmad Mutohar (Royal Crown RBI)

Hj. Rahma (Master Leader RBI)

Andim (Star Leader)

Habibah Binti Ganna (Master Leader)

Syamsiah (Master Top Leader)

Rosid (Master Leader) beserta jajaran tim dari Yogyakarta.

Apa itu Barqun?
Barqun adalah alat terapi tradisional yang terbuat dari tanduk sapi asli, digunakan untuk pijat dan kerokan. Alat ini dipercaya mampu melancarkan peredaran energi dan darah dalam tubuh, serta membantu menyembuhkan berbagai keluhan kesehatan — baik medis maupun non-medis — secara alami.

Baca Juga:  SDIT Nurul Ikhlas Harapan Jaya Gelar Wisuda Angkatan  XIII

Tak hanya menyehatkan tubuh, bergabung dengan PT Raja Barqun Internasional juga diklaim mampu menyehatkan finansial. Banyak mitra yang telah merasakan manfaat ekonomi dari sistem kemitraan RBI.

Antusiasme warga terhadap acara ini sangat tinggi. Banyak peserta datang untuk mengetahui lebih dalam mengenai manfaat terapi Barqun secara langsung dari para mentor ahli yang hadir dari Jakarta.

Dalam sambutannya, Achmad Mutohar menjelaskan filosofi dan manfaat alat terapi Barqun.

Ia menyampaikan bahwa tanduk sapi sudah digunakan sejak zaman Nabi Musa sebagai sarana penyembuhan.

Barqun dipercaya bisa membantu memperlancar aliran darah, meningkatkan kadar oksigen dalam tubuh, memperbaiki kualitas tidur, hingga membantu penyembuhan berbagai penyakit seperti stroke, asam urat, saraf kejepit, kolesterol, hingga masalah kejantanan dan autisme.

Baca Juga:  Prajurit Yonbekang 1 Kostrad Sigap Bantu Evakuasi Korban Laka-Lantas

Selain itu, ia juga menekankan bahwa Barqun dapat menjadi peluang usaha yang menjanjikan, bahkan bisa digunakan sebagai modal untuk meraih impian, seperti memiliki mobil Pajero.

Salah satu warga Yogyakarta yang enggan disebutkan namanya menyampaikan rasa syukur atas kehadiran acara ini:

“Kami sangat berterima kasih dan bersyukur. Setelah mengikuti terapi Barqun, anak saya yang sebelumnya tidak bisa bicara kini sudah mulai berbicara seperti anak normal lainnya.”

Dengan hadirnya Barqun Center di Yogyakarta, diharapkan jaringan RBI semakin meluas, manfaat terapinya makin dirasakan masyarakat, dan para mitra bisa mencapai kesuksesan bersama.

Semoga langkah ekspansi ini berjalan lancar dan membawa manfaat besar bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat luas.

Berita Terkait

PkM Dosen Universitas Pamulang Dorong Desa Sukaraja Menuju Desa Mandiri Berbasis Digital
Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!”
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026
Momentum Lebaran, Pengurus LDII Kota Pasuruan Pererat Tali Silaturahiim Dengan Wali Kota
Dukung Arus Mudik Lebaran 2026, Jalan Tol Cibitung-cilincing (JTCC) Diskon Tarif TOL Mulai 30%
Inovasi Jadi Kunci: SPSL Siapkan SDM Unggul Lewat Program SPRINT yang Berkelanjutan

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 02:25 WIB

PkM Dosen Universitas Pamulang Dorong Desa Sukaraja Menuju Desa Mandiri Berbasis Digital

Kamis, 9 April 2026 - 16:18 WIB

Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!”

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Kamis, 2 April 2026 - 15:46 WIB

Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Senin, 30 Maret 2026 - 00:28 WIB

Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026

Berita Terbaru