Barachinida, Robot Karya Mahasiswa Computer Engineering BINUS UNIVERSITY Buat Navigasi Otomatis di Era Digital

- Jurnalis

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di era yang semakin maju ini, teknologi otonom semakin menjadi fokus utama dalam pengembangan inovasi, terutama di bidang pemetaan dan navigasi. Dengan meningkatnya kebutuhan akan sistem yang dapat bekerja secara mandiri, robotika dan perangkat cerdas dengan kemampuan pemetaan otonom telah muncul sebagai solusi yang andal untuk berbagai industri. Namun, sering kali produk-produk ini dirancang untuk menggantikan peran manusia dalam menyelesaikan tugas-tugas tertentu.

Mahasiswa Computer Engineering dari Faculty of Engineering BINUS @Kemanggisan, Denzel Polantika dan Yusuf Averroes Sungkar, merancang suatu teknologi untuk memetakan ruangan secara 2D menggunakan sensor LIDAR, serta bergerak dan menavigasi berdasarkan peta yang dihasilkan. 

Barachinida atau bisa dipanggil Barry, adalah teknologi yang menggunakan sensor LIDAR untuk memetakan ruangan yang ia lalui dalam dua dimensi dan mampu bergerak terhadap peta tersebut untuk melakukan navigasi secara otonom. Dengan demikian, pada pengembangan berikutnya, Barry diharapkan dapat mengeksplorasi lingkungan yang mungkin sulit diakses oleh manusia atau bahkan tidak pernah diakses sama sekali dan mampu menemukan jalan kembali dengan sendirinya.

Visi dan misi teknologi ini adalah untuk menghidupkan kembali ketertarikan robotik jurusan, membuat produk dengan tujuan yang jelas yang dapat bersaing di masa depan, dan membuat produk yang dapat membantu manusia secara langsung tanpa mengorbankan aspek kemanusiaan. 

Baca Juga:  Dukung Kripto dan Tolak CBDC, Ini Janji Kampanye Donald Trump saat Pemilu AS 2024!

Penerapan teknologi otonom dalam perangkat seperti Barachinida menunjukkan bagaimana kemajuan di bidang sensor dan pemetaan dapat mempengaruhi berbagai sektor industri. Saat ini, LIDAR menjadi teknologi yang semakin populer, terutama untuk pemetaan karena kemampuannya dalam menghasilkan peta yang detail dan akurat dalam waktu singkat. Selain memetakan ruangan, sensor ini juga memberikan kemampuan perangkat untuk mengenali objek, jarak, dan lingkungan sekitar secara presisi. Dalam konteks Barachinida, teknologi ini memberikan kemampuan navigasi mandiri, yang artinya perangkat dapat secara mandiri bergerak di ruang yang telah dipetakan tanpa perlu pengawasan terus-menerus.

Tujuan utama dari pengembangan Barachinida adalah untuk menciptakan perangkat yang mampu memetakan dan bernavigasi secara otonom, sehingga dapat berkontribusi dalam mempercepat otomatisasi di berbagai sektor industri. Dengan menggabungkan teknologi LIDAR untuk pemetaan presisi dan algoritma navigasi otonom, Barachinida dirancang untuk menghadirkan solusi yang efisien dalam tugas-tugas seperti eksplorasi area, pemantauan, dan bahkan pengawasan. Mahasiswa Faculty of Engineering BINUS University yang terlibat dalam proyek ini berharap inovasi mereka tidak hanya membantu meningkatkan efisiensi kerja di lapangan, tetapi juga menginspirasi perkembangan teknologi otonom lainnya di Indonesia.

Baca Juga:  Resmi Dilantik, 10.328 Mahasiswa Baru BINUS University Bergabung ke Dalam Komunitas Berkelas Dunia

Pada cabang KRSRI 2021, karya Barry membawa BINUS University ke posisi 30 besar di kompetisi regional KRI. Pencapaian ini menunjukkan bahwa desain produk mempertimbangkan aspek teknologi dan kemanusiaan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup orang sambil mempertahankan kontrol atas teknologi yang telah diciptakan. Semoga karya ini bermanfaat dan menginspirasi orang lain untuk mewujudkan impian mereka.

Barachinida menjadi bukti nyata bagaimana inovasi mahasiswa dapat membawa dampak yang luas dalam dunia teknologi. Dengan memanfaatkan sensor LIDAR, Barachinida tidak hanya menonjol sebagai alat pemetaan 2D, tetapi juga sebagai perangkat yang mampu beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya dan bergerak mandiri. Inisiatif seperti ini mencerminkan semangat mahasiswa BINUS University dalam menghadirkan solusi yang relevan dan mendukung kemajuan otomatisasi di berbagai industri. 

Di tengah perkembangan pesat teknologi otonom, Barachinida hadir sebagai inspirasi bagi para inovator muda lainnya untuk terus menciptakan teknologi yang tidak hanya canggih, tetapi juga bermanfaat bagi masyarakat luas. Buat kamu yang tertarik berinovasi dalam teknologi, yuk gabung di Faculty of Engineering BINUS University dan buat teknologi rancanganmu sendiri.

Berita Terkait

Pesta Raya Bikin Auto Cuan, Nasabah Bank Raya Bawa Pulang BYD hingga Motor Listrik
Dari Warung Konvensional, ke Era Digital: Kisah Warung 17 Bertransformasi Lewat Media Sosial
KSOP Kelas II Marunda Fokus Tingkatkan Sistem Pelayanan untuk Meningkatkan Kepuasan Masyarakat
IPC TPK Optimalisasi Layanan Terminal dan Perkuat Sinergi melalui Berthing Window 2026
JMSI Dorong Penguatan Koperasi Daerah lewat Sinergi dengan Kementerian Koperasi
Dari Pisang Bakar hingga Minuman Ringan, “Nyemil Yuk” Ramaikan Kuliner Tanjung Priok
IPC Terminal Petikemas Dukung TNI AL Gagalkan Pengiriman Arang Bakau Ilegal di Pelabuhan Tanjung Priok
PT Akses Pelabuhan Indonesia Apresiasi Kinerja Pekerja Melalui Penghargaan “THE BEST EMPLOYEE 2025”

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:48 WIB

Pesta Raya Bikin Auto Cuan, Nasabah Bank Raya Bawa Pulang BYD hingga Motor Listrik

Rabu, 11 Februari 2026 - 09:51 WIB

Dari Warung Konvensional, ke Era Digital: Kisah Warung 17 Bertransformasi Lewat Media Sosial

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:44 WIB

KSOP Kelas II Marunda Fokus Tingkatkan Sistem Pelayanan untuk Meningkatkan Kepuasan Masyarakat

Senin, 9 Februari 2026 - 18:52 WIB

IPC TPK Optimalisasi Layanan Terminal dan Perkuat Sinergi melalui Berthing Window 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 09:32 WIB

JMSI Dorong Penguatan Koperasi Daerah lewat Sinergi dengan Kementerian Koperasi

Berita Terbaru