Tokoh Pemuda Bekasi Arif Kusnandar Berikan Klarifikasi Terkait Penghancuran Toko Miras di Bekasi

- Jurnalis

Kamis, 19 Desember 2024 - 17:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh Pemuda Bekasi Arif Kusnandar Berikan Klarifikasi Terkait Penghancuran Toko Miras di Bekasi - Teropong Rakyat
Arif Kusnandar / Tokoh Pemuda Bekasi

Bekasi, TeropongRakyat.co – Dalam video yang tengah viral beredar sejumlah aksi warga beserta tokoh masyarakat melakukan penghancuran sebuah toko miras yang diketahui bernama Tiger Drink Shop.

Aksi warga melakukan penertiban toko minuman beralkohol di kawasan ruko Kelurahan Bekasi Jaya Kecamatan Bekasi Timur Kota Bekasi baru-baru ini dianggap sebagai titik klimaks atas pembiaran yang dilakukan pemerintah setempat.

Arif Kusnandar yang menginisiasi aksi tersebut memberikan respon nya “Tempat penjualan miras tersebut sudah lama ditolak oleh RT dan masyarakat sekitar, ketika masyarakat sudah bersurat ke Lurah, Camat bahkan hingga ke PJ Walikota tapi tidak direspon hingga toko miras tersebut tetap beroperasi.”

Anggota DPRD Kota Bekasi dari Fraksi PKB, Alit Jamaludin, menyampaikan bahwa sebelum warga mendatangi dan menutup toko minuman beralkohol pada Kamis (12/12/2024) mereka telah melaporkan keluhan terkait keberadaan toko tersebut kepada pengurus RW, kelurahan, hingga kecamatan. Namun, keluhan tersebut tidak mendapat respon.

Baca Juga:  Gudang Produksi Miras di Tangsel Digrebek, 3 Jeriken Arak Disita

“Jadi masyarakat itu tidak menghendaki atau tidak menginginkan adanya toko miras di sekitar lingkungan mereka,” ujarnya, baru-baru ini.

Alit menambahkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan pemerintah tingkat kecamatan agar perizinan toko miras di Bekasi Timur ditinjau ulang.

“Sekarang kita tunggu pihak aparatur dalam hal ini kecamatan untuk mengkonfrontir, untuk melakukan komunikasi dengan Pj wali kota dalam hal ini DPMPTSP agar perizinan yang katanya sudah mereka kantongi melalui OSS itu ditinjau lagi,” ucapnya.

faaffccf-c5d6-4286-840b-4522ff52eb1b

Melalui unggahan video klarifikasi nya Arif Kusnandar juga memberikan data-data lengkap mengapa pada akhirnya dilakukan penghancuran pada toko miras tersebut. Beberapa poin nya diantara lain :

1. Dekat dengan Masjid yang ada di belakang Toko Miras Tiger Drink Shop

2. ⁠Dekat dengan Majlis Taklim Ulama Muda Habib Alwi Al Munawir

3. ⁠Dekat dengan tempat pendidikan yaitu sekolah

4. Masyarakat setempat sudah tanda tangan penolakan dengan di saksikan perwakilan anggota DPRD Dapil Bekasi Timur yaitu Bapak Alit dari Praksi PKB

Baca Juga:  Polresta Malang Kota Latih Supeltas, Perkuat Sinergi Kamseltibcarlantas di Operasi Keselamatan Semeru 2026

5. ⁠Dengan surat penolakannya yang cukup panjang sejak 20 September RT dan masyarakat bersurat ke Lurah Bekasi Jaya dan Camat Bekasi Timur bahkan sampai ke tingkat PJ Walikota

6. ⁠Sudah ada teguran lisan dari Masyarat setempat dan juga teguran tulisan tapi mereka tetap bandel dan menghadirkan oknum preman

7. Akhirnya klimaks pada tanggal 11 Desember 2024 masyarakat pecah saat oknum permen pembecking miras tersebut menantang masyarakat.

Arif juga menambahkan “Semoga dengan kejadian ini seluruh elemen Majlis Taklim, Ormas Islam dan para Alim Ulama akan turun kejalan menegakkan kebenaran dan melawan kemaksiatan di Bumi Kota Bekasi sebagai Kota Patriot yang di dalamnya ada Pahlawan Nasional Seorang Kyai yaitu Kyai Noer Ali. Jangan sampai Kota Bekasi di kotori oleh kemaksiatan.”

Berita Terkait

Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola
Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu
Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi
Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan
SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan
Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu
Siang Bolong Nongkrong Diduga Bawa Sajam, Remaja di Utan Panjang Bikin Warga Khawatir
Memo Dr. Rahman Sabon Nama: Dorong Republik Semi-Kerajaan dan Kembali ke UUD 1945 Asli
Tag :

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 10:21 WIB

Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:08 WIB

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:31 WIB

Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:22 WIB

SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan

Berita Terbaru