Sinergi Pemdes dan Warga, Usulan Jembatan Ma Rame Masuk Meja Dinas Bina Marga

- Jurnalis

Minggu, 20 April 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Bekasi – Teropongrakyat.co ||Harapan warga Desa Bantarjaya, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak dan aman kini mulai menunjukkan titik terang. Pemerintah Desa Bantarjaya secara resmi telah mengajukan proposal pembangunan Jembatan Ma Rame kepada Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi, dan proposal tersebut telah diterima pada tanggal 15 April dengan baik oleh pihak dinas, dibuktikan dengan tanda terima surat masuk bernomor: 420/28/7/2015.
Minggu (20/4/25)

Jembatan Ma Rame terletak di Kampung Pintu, dan selama ini menjadi satu-satunya penghubung utama antara Kampung Pintu dan Kampung Selang, serta wilayah-wilayah sekitar lainnya. Jembatan ini memiliki peranan sangat penting dalam menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, dan mobilitas sosial masyarakat setempat.

Sayangnya, kondisi jembatan saat ini sangat memprihatinkan. Sisa-sisa konstruksi jembatan permanen yang dulu berdiri kini sudah tidak dapat difungsikan. Sebagai gantinya, warga secara swadaya membangun jembatan bambu sederhana untuk bisa tetap melintasi sungai. Namun, jembatan darurat ini sangat rentan, terutama saat musim hujan, dan membahayakan keselamatan pengguna jalan, khususnya anak-anak sekolah, petani, dan pedagang yang rutin melintasinya.

Baca Juga:  Tenggelam Saat Bermain, Jasad Bocah 3 Tahun Asal Cibinong Ditemukan di Tomang

H. Ayi Juardi, Sekretaris Desa Bantarjaya, menyatakan bahwa usulan pembangunan jembatan ini bukan hanya mewakili kebutuhan infrastruktur semata, tetapi menyangkut kepentingan hidup masyarakat luas.

“Jembatan Ma Rame merupakan akses vital. Jika jembatan ini bisa dibangun dengan permanen, akan sangat membantu memperlancar transportasi hasil panen petani, memudahkan pelajar ke sekolah, dan mempercepat arus ekonomi antar kampung. Kami dari pemerintah desa sudah mengajukan proposal, dan alhamdulillah sudah diterima langsung oleh dinas terkait,” ujar H. Ayi Juardi.

Sementara itu, Ata, salah satu warga Kampung Selang, juga menekankan pentingnya keberadaan jembatan ini. “Kami di sini mayoritas petani. Hasil panen seperti padi, sayuran, dan hasil kebun lainnya harus diangkut melalui jembatan ini. Tapi dengan kondisi jembatan sekarang, kami waswas setiap hari. Kami sangat berharap di tahun ini, pemerintah kabupaten bisa membangun jembatan permanen di Ma Rame,” ungkapnya penuh harap.

Baca Juga:  BRI Kantor Cabang Rangkasbitung Apresiasi Pekerja Terbaik melalui Program “BRILiaN of the Month”

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kabupaten Bekasi melalui perwakilannya menyampaikan bahwa proposal dari Desa Bantarjaya telah diterima dan sedang dalam tahap proses verifikasi dan pengkajian teknis. Jika memenuhi kriteria dan kelayakan, proyek ini diupayakan bisa masuk dalam prioritas pembangunan infrastruktur tahun anggaran mendatang.

Pemerintah Desa Bantarjaya bersama masyarakat akan terus mengawal proses ini hingga harapan puluhan kepala keluarga yang bergantung pada akses jembatan Ma Rame bisa segera terwujud.

Dengan adanya pembangunan jembatan ini nantinya, diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat, tetapi juga mendorong percepatan pembangunan ekonomi pedesaan serta membuka peluang konektivitas yang lebih luas antar wilayah di Kecamatan Pebayuran.

Penulis : Arman

Berita Terkait

Keren! Pemuda Rawamalang Sulap Lahan Kosong Jadi Urban Farming dan Budidaya Ikan
Keabsahan RUPSLB PT Indoneka Lancar Jaya Dipersoalkan, Founder Soroti Dugaan Pemalsuan dan Risiko Kerugian Perusahaan
Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri
Diduga Belum Kantongi NPPBKC, GB Star Resto & Cafe Jual Cocktail dan Bir
Warga Jakut Masih Tercatat Desil 5-6, Dewan Kota Jakarta Utara dan Tokoh Masyarakat Dorong Perbaikan Data Bansos
ABK Tongkang Jatuh ke Laut Marunda Ditemukan Tewas Setelah Tiga Hari Pencarian
Dugaan Temuan Solar dalam Jumlah Banyak di Telukjambe Timur, APH Diminta Segera Lakukan Pemeriksaan
Perjuangan Yasmin Melawan Autoimun Langka, Kepedulian Warga dan Pemkot Jakarta Utara Mulai Ringankan Beban Pengobatan

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 20:04 WIB

Keren! Pemuda Rawamalang Sulap Lahan Kosong Jadi Urban Farming dan Budidaya Ikan

Kamis, 10 September 2026 - 17:49 WIB

Keabsahan RUPSLB PT Indoneka Lancar Jaya Dipersoalkan, Founder Soroti Dugaan Pemalsuan dan Risiko Kerugian Perusahaan

Kamis, 10 September 2026 - 11:24 WIB

Tak Terima Putusan yang Merugikan! Kuasa Hukum Prianto Ajukan Kasasi ke Mahkamah Agung RI, Libatkan Kades & Dua Menteri

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIB

Diduga Belum Kantongi NPPBKC, GB Star Resto & Cafe Jual Cocktail dan Bir

Selasa, 8 September 2026 - 19:30 WIB

Warga Jakut Masih Tercatat Desil 5-6, Dewan Kota Jakarta Utara dan Tokoh Masyarakat Dorong Perbaikan Data Bansos

Berita Terbaru