Sempat Buron, Pelaku Jambret Saat Lebaran di Malang Diringkus Polisi

- Jurnalis

Minggu, 7 Desember 2025 - 06:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Pelarian dua pelaku jambret kalung saat Lebaran Idul Fitri 2025 di Desa Ngingit, Tumpang, Kabupaten Malang, akhirnya terhenti. Keduanya diringkus setelah polisi mendeteksi kembali pergerakan mereka usai kabur ke luar kota.

Dua tersangka yang dibekuk adalah NH (32) dan SN (44), keduanya warga Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Sementara satu pelaku lain berinisial masih buron dan telah masuk DPO.

“Para pelaku sempat berpindah-pindah untuk menghindari petugas sehingga penyelidikan membutuhkan waktu. Namun tim kami konsisten menelusuri setiap petunjuk hingga akhirnya mengetahui lokasi persembunyian para tersangka,” ujar Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, Sabtu (6/12/2025).

Bambang menegaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah polisi memastikan keberadaan salah satu pelaku berada di Kota Malang. Setelah lokasi dipastikan, anggota bergerak cepat dan meringkus tersangka NH di sebuah rumah kos kawasan Bumiayu.

Baca Juga:  Warga Geram, Wilayah Pengasinan Jadi Tempat Peredaran Pil Koplo

Dari pengakuan NH, penyelidikan kemudian mengarah pada keberadaan tersangka lain berinisial SN. Keduanya tak bisa berkutik setelah petugas menunjukkan rekaman CCTV yang merekam jelas aksi kejahatan mereka.

“Dari pemeriksaan awal, kami mendapatkan petunjuk kuat yang mengarah ke SN, dan keduanya tidak bisa mengelak setelah kami menunjukkan rekaman CCTV,” tegasnya.

Aksi penjambretan itu terjadi pada Senin (31/3/2025) lalu sekitar pukul 07.50 WIB ketika suasana Lebaran masih berlangsung. Saat kejadian, korban laki-laki tengah salat Id, sementara istri dan anaknya berada di rumah.

Kedua pelaku masuk ke halaman rumah dan sempat dikira tamu keluarga karena momen Lebaran. Namun hanya beberapa detik kemudian, salah satu pelaku mengejar istri korban dan merampas kalung emas yang dikenakannya.

Baca Juga:  Operasi Ketupat Semeru 2026 Dimulai, Senkom Kabupaten Malang Turut Dilibatkan dalam Pengamanan Mudik

Pelaku lainnya mengincar anak korban dan menarik paksa kalung hingga sang anak terjatuh. Setelah mendapatkan perhiasan, keduanya langsung kabur meninggalkan kawasan perkampungan.

“Pelaku memanfaatkan situasi Lebaran sehingga keluarga korban tidak menyadari ancaman yang datang,” ujar Bambang.

Korban kehilangan perhiasan dan baru mengetahui kejadian itu setelah dipanggil warga sepulang dari masjid. Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polsek Tumpang untuk ditindaklanjuti.

Kedua tersangka kini telah diamankan dan menjalani pemeriksaan di Satreskrim Polres Malang. Polisi juga masih memburu satu pelaku lain yang melarikan diri dari lokasi kejadian.

“Kami terus mengembangkan penyelidikan untuk menangkap pelaku lain yang masih buron,” tegas Bambang.

Berita Terkait

Motor Nasabah Diduga Ditarik Tanpa Prosedur, AKPERSI Minta Penegakan Hukum Tegas
Cegah Kecelakaan dan Kerusakan Jalan, CTP Tollways Gencar Tangani Kendaraan ODOL
Duka Mendalam, Kapolsek Kemayoran Kirim Karangan Bunga untuk Korban KRL
Wagub DKI Takziah ke Keluarga Korban Kecelakaan KRL, 4 Warga Jakarta Meninggal
BPIKPNPARI Laporkan Dugaan Arogansi Oknum Jaksa Ke Jamwas dan Jamintel, Rahmad Sukendar: Kami Kawal Sampai Tuntas
Antam Garut Masih Tahap Evaluasi, Masuk Unit Geomin dan Fokus Kegiatan Sosial
Klarifikasi Kejaksaan Negeri Kota Bekasi Saksi Ngaku Diancam Tembak
Ketum BPIKPNPARI Rahmad Sukendar Sampaikan Duka Mendalam atas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur, Desak Pemerintah Usut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 15:30 WIB

Motor Nasabah Diduga Ditarik Tanpa Prosedur, AKPERSI Minta Penegakan Hukum Tegas

Rabu, 29 April 2026 - 15:08 WIB

Cegah Kecelakaan dan Kerusakan Jalan, CTP Tollways Gencar Tangani Kendaraan ODOL

Selasa, 28 April 2026 - 21:28 WIB

Duka Mendalam, Kapolsek Kemayoran Kirim Karangan Bunga untuk Korban KRL

Selasa, 28 April 2026 - 18:11 WIB

BPIKPNPARI Laporkan Dugaan Arogansi Oknum Jaksa Ke Jamwas dan Jamintel, Rahmad Sukendar: Kami Kawal Sampai Tuntas

Selasa, 28 April 2026 - 18:03 WIB

Antam Garut Masih Tahap Evaluasi, Masuk Unit Geomin dan Fokus Kegiatan Sosial

Berita Terbaru

Edukasi

Keterbukaan: Kunci Pemulihan dan Kesejahteraan Jiwa

Rabu, 29 Apr 2026 - 06:34 WIB