Sea World Ancol Rayakan Ulang Tahun ke-33: Hadirkan Biota Baru Ikan Hiu Berjalan

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 17:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Teropongrakyat.co || 2 Oktober 2025 Sea World Ancol resmi memasuki usia ke-33 tahun pada tanggal 2 Oktober 2025. Sejak dibuka pertama kali pada tahun 1992, Sea World Ancol telah menjadi salah satu destinasi eduwisata kelautan terbesar dan terlengkap di Indonesia, menghadirkan pengalaman unik untuk mengenal lebih dekat keindahan dan kekayaan laut nusantara.

Dalam perjalanannya, Sea World Ancol tidak hanya berperan sebagai wahana rekreasi, tetapi juga sebagai pusat edukasi, konservasi, dan riset yang terus berkomitmen menjaga kelestarian ekosistem laut.

Biota Baru – Ikan Hiu Berjalan

Momentum ulang tahun kali ini menjadi istimewa karena Sea World Ancol memperkenalkan biota baru yaitu Hiu Berjalan Halmahera (Hemiscyllium halmahera) – spesies hiu endemik dari Maluku Utara yang kini berstatus “Hampir Terancam” menurut IUCN. Kehadiran Hiu Berjalan ini merupakan hasil program penelitian konservasi bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Bekerja sama dengan BRIN, Sea World Ancol melakukan program pengembangbiakan terkontrolsebagai langkah pelestarian, sekaligus memperkuat peran edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya melindungi spesies laut endemik Indonesia.

Baca Juga:  Polres Lumajang Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 Ajak Masyarakat Berbudaya Tertib

“Hiu Berjalan Halmahera ini adalah salah satu bukti nyata kekayaan laut Indonesia yang unik di dunia. Di usia ke-33 tahun, kami ingin menegaskan bahwa Sea World Ancol tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran dan konservasi yang berkelanjutan,” ujar Eddy Prastiyo – Direktur Operasional PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.

Hiu berjalan Halmahera merupakan spesies hiu endemik yang hanya bisa ditemukan di Maluku Utara. Ia terkenal karena cara bergeraknya yang unik, seolah-olah “berjalan” di dasar laut dengan menggunakan sirip dada dan sirip perutnya. Tubuhnya dihiasi bintik-bintik hitam kontras di atasdasar cokelat kekuningan, membantu kamuflase di karang.

Meski termasuk hiu, spesies ini tidak berbahaya bagi manusia karena ukurannya kecil dan sifatnya jinak. Hiu berjalan lebih aktif di malam hari (nokturnal) untuk mencari makanan seperti ikan kecil, kepiting, dan moluska. Mereka mampu bertahan hidup di perairan dangkal dengan kadar oksigen rendah, bahkan saat air surut

Baca Juga:  Kapolres Metro Jaktim ngopi Kamtibmas bersama warga di Jatinegara

33 Tahun Menginspirasi Sahabat Laut

Sebagai ujud syukur telah memasuki usia 33 tahun, Sea World Ancol mengundang ratusan anakanak Yayasan Yatim Piatu Pemuda Berjamaah untuk ceria bersama dan berkesempatan menyaksikan langsung peluncuran biota baru. Dalam kesempatan ini dihadiri pula Bp Endratno, S.Pi, M.Si (Ketua Tim Kerja Pelayanan dan Perizinan Dit KSG), Bp Fahmi, M.Phill, pH.D dari BRIN (peneliti hiu), dan Ibu Susi – Sekretariat PKBSI.

Sea World Ancol akan terus memperkuat misi “Edutainment Kelautan” dengan menambah program riset bersama lembaga akademis dan pemerintah, sekaligus menghadirkan pengalaman wisata edukatif yang menyenangkan bagi seluruh masyarakat.

Sebagai apresiasi bagi pengunjung, Sea World Ancol memberikan spesial promo harga hanya di tanggal 2 Oktober 2025 yaitu Flashsale beli 1 gratis 1 untuk tiket regular Sea World Ancol, Ketentuan pembelian di www.ancol.com.

Selain itu dalam rangka Hari Batik Nasional, Ancol memberikan harga khusus bagi pengunjung yang mengenakan pakaian batik pada tanggal 2 Oktober 2025 (pembelian langsung di loket unit rekreasi Ancol).

Berita Terkait

Kesejahteraan Anggota Dinilai Terabaikan, BPIKPNPA RI Soroti Agenda Reformasi Polri
Sidang 4 Mei: Dugaan Bukti Palsu Mencuat, Ahli Waris Makawi Desak Hakim Abaikan Bukti Tergugat
Guru SD Swasta Terluka Parah di SPBU Walang, Biaya Pengobatan Belum Jelas
Pasca Sorotan Parkir Liar, Aparat Gabungan Turun Tangan: Penertiban Dimulai di Danau Sunter
Warga Bogor Tewas Tertimpa Tembok Penahan Tebing Longsor Saat Hujan Deras
BPIKPNPA RI Soroti Trotoar dan Drainase Kebon Kawung, Desak Gubernur Jabar Bertindak Cepat*
Silaturahmi dan Konsolidasi Perdana APUDSI Se-Jabar: 18 Kabupaten Rapatkan Barisan

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 13:58 WIB

Kesejahteraan Anggota Dinilai Terabaikan, BPIKPNPA RI Soroti Agenda Reformasi Polri

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:26 WIB

Sidang 4 Mei: Dugaan Bukti Palsu Mencuat, Ahli Waris Makawi Desak Hakim Abaikan Bukti Tergugat

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:47 WIB

Guru SD Swasta Terluka Parah di SPBU Walang, Biaya Pengobatan Belum Jelas

Senin, 4 Mei 2026 - 21:40 WIB

Pasca Sorotan Parkir Liar, Aparat Gabungan Turun Tangan: Penertiban Dimulai di Danau Sunter

Senin, 4 Mei 2026 - 18:41 WIB

Warga Bogor Tewas Tertimpa Tembok Penahan Tebing Longsor Saat Hujan Deras

Berita Terbaru