BPIKPNPA RI Soroti Trotoar dan Drainase Kebon Kawung, Desak Gubernur Jabar Bertindak Cepat*

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung.TeropongRakyat.co* – Badan Peneliti Independen Kekayaan Negara dan Pengawas Anggaran (BPIKPNPA RI) mendesak Pemerintah Provinsi Jawa Barat segera membenahi trotoar dan sistem drainase di sepanjang Jalan Kebon Kawung hingga depan RS Cicendo. Kondisi keduanya dinilai rusak parah dan membahayakan pengguna jalan.

Ketua Umum BPIKPNPA RI, Rahmad Sukendar, menyebut temuan itu hasil pantauan langsung pada Sabtu, 2 Mei 2026. “Trotoarnya rusak, tidak tertata, bahkan dipakai parkir kendaraan. Ini jelas merampas hak pejalan kaki dan membahayakan keselamatan,” ujar Rahmad, Minggu 3/5/2026.

Baca Juga:  Polsek Sawah Besar Amankan Penjual Obat Golongan G

Ia menilai ironis karena lokasi tersebut berdekatan dengan Gedung Pakuan, rumah dinas Gubernur Jawa Barat. “Masih ada jalan dan trotoar rusak parah di sekitar pusat pemerintahan. Ini harus jadi perhatian serius,” tegasnya.

Selain trotoar, BPIKPNPA RI juga menemukan drainase buruk. Saat hujan, banyak titik jalan tergenang dan berlubang sehingga becek serta sulit dilalui pejalan kaki maupun kendaraan.

“Drainase tidak berfungsi baik. Genangan ini bukan hanya mengganggu kenyamanan, tapi juga mempercepat kerusakan jalan,” tambah Rahmad.

Baca Juga:  CBA Minta Bersih-bersih Internal Polri dari Oknum Yang Merusak Institusi

BPIKPNPA RI meminta Gubernur Jabar segera melakukan perbaikan trotoar, menertibkan parkir liar di atas trotoar, dan membenahi drainase secara menyeluruh.

Menurut Rahmad, infrastruktur dasar seperti trotoar dan drainase mencerminkan wajah daerah, apalagi di kawasan pusat pemerintahan. “Jangan sampai pusat kota justru terkesan kumuh dan tidak terawat. Segera dibenahi demi keselamatan masyarakat,” pungkasnya.**

 

Berita Terkait

KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar
Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman
Usai KM Virgo Kecelakaan, Keluarga Sopir Asal Malang Masih Berharap Ditemukan Selamat
Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet
40 Tahun Belum Tuntas, H. Makawi Minta KPK Telaah Sengketa Tanah Warisan di Jakarta Utara
Rotasi 400 Pejabat Kemenkeu Era Purbaya Dievaluasi, Benarkah Salah Strategi?
Mega Science Center Resmi Trial Opening, Gubernur Jatim Soroti Edukasi STEM
HAK JAWAB : Ketua RW 04 Cilincing Sampaikan Hak Jawab soal Bantuan Sembako KCN

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:13 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar dalam OTT Kasus Dugaan Suap Pertanahan, Jadi Sitaan Terbesar

Jumat, 18 September 2026 - 08:03 WIB

Kebakaran Melanda Leuwimart Leuwiliang, Petugas Masih Lakukan Pemadaman

Jumat, 18 September 2026 - 06:39 WIB

Usai KM Virgo Kecelakaan, Keluarga Sopir Asal Malang Masih Berharap Ditemukan Selamat

Kamis, 17 September 2026 - 15:34 WIB

Warga Beli Paket Sassetan, Pemkot Tangsel Habiskan Rp.28 Miliar Untuk Belanja Internet

Kamis, 17 September 2026 - 12:16 WIB

40 Tahun Belum Tuntas, H. Makawi Minta KPK Telaah Sengketa Tanah Warisan di Jakarta Utara

Berita Terbaru