Ratusan Korban Masih Menunggu, Kasus Dugaan Investasi Bodong Dewa Aldo Serena Dilimpahkan ke Dirreskrimum Polda Jateng

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semarang – Teropongrakyat.co ||Kasus dugaan investasi bodong yang melibatkan Dewa Aldo Serena dan mencuat pada Januari 2023 di Kota Semarang, Jawa Tengah, hingga kini belum menunjukkan perkembangan signifikan. Terbaru, perkara tersebut dilimpahkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jawa Tengah untuk penanganan lebih lanjut.

Kasus ini bermula pada Januari 2023, ketika puluhan member dari berbagai daerah mendatangi rumah Dewa Aldo Serena di Jalan Blancir Sari III, Plamongan Sari, Semarang. Kedatangan mereka bertujuan menuntut pengembalian dana yang diduga tidak kunjung dibayarkan dalam skema investasi yang diikuti ratusan orang.

Dalam pertemuan yang terekam melalui percakapan video dengan perwakilan member, Dewa Aldo disebut sempat berjanji akan mengembalikan dana para peserta investasi. Sebagai bentuk iktikad baik, perwakilan member juga dilaporkan menerima titipan sertifikat tanah yang diklaim bernilai miliaran rupiah sebagai jaminan atas pengembalian dana ratusan member yang belum terbayarkan.

Baca Juga:  TINGKATKAN KONEKTIVITAS TRANSPORTASI, KEMENHUB TANDATANGANI PERJANJIAN KERJASAMA PENYELENGGARAAN PELAYARAN PERINTIS DAN KEWAJIBAN PELAYANAN PUBLIK PSO ANGKUTAN LAUT TAHUN ANGGARAN 2025

Terkait macetnya pembayaran, Dewa Aldo saat itu menyampaikan bahwa kondisi pandemi menjadi penyebab utama tersendatnya perputaran investasi. Namun, hingga memasuki tahun 2026, belum terdapat informasi perkembangan berarti terkait realisasi pengembalian dana tersebut.

Perkembangan terbaru disampaikan pada Senin, 8 Februari 2026, ketika kuasa hukum korban bersama sejumlah perwakilan mendatangi Polda Jawa Tengah. Mereka bertemu dengan Kanit yang sebelumnya menangani perkara tersebut, Supriyadi.

Dalam pertemuan itu dijelaskan bahwa penanganan kasus telah dilimpahkan ke Dirreskrimum Polda Jateng, lantaran Supriyadi kini bertugas menangani perkara Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Baca Juga:  Narkoba Mengancam Pasar Minggu, Aparat Harus Lebih Serius

Kuasa hukum korban menyatakan pihaknya hanya dapat menunggu tindak lanjut dari penyidik Dirreskrimum. Mereka menegaskan tidak memiliki kewenangan untuk mengintervensi proses penyidikan agar dipercepat.

Meski demikian, pihak kuasa hukum berkomitmen terus mengawal kasus tersebut dengan secara berkala menanyakan perkembangan penanganannya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi terbaru dari Dewa Aldo Serena terkait penyelesaian kewajiban pengembalian dana kepada para member. Para korban masih menunggu kepastian hukum dan realisasi pengembalian dana yang dijanjikan sejak awal 2023.

Berita Terkait

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”
Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terbaru