Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan Kematian Ibu dan Dua Anak di Jakut

- Jurnalis

Sabtu, 7 Februari 2026 - 07:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Potret:ilustrasi)

JAKARTA UTARA, teropongrakyat.co — Kasus kematian seorang ibu dan dua anak yang sempat diduga sebagai keracunan biasa akhirnya terungkap sebagai tindak pidana. Kepolisian mengungkap fakta mengejutkan bahwa pelaku dalam peristiwa tersebut diduga merupakan salah satu anak korban sendiri.

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, ketiga korban diduga diracun saat sedang tertidur. Temuan ini diperoleh setelah polisi melakukan pendalaman terhadap sejumlah bukti dan keterangan saksi.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Grandiarso Sukahar, menjelaskan bahwa tersangka diketahui sempat membeli bahan beracun di sebuah warung sebelum kejadian berlangsung. Bahan tersebut kemudian dicampurkan ke dalam makanan atau minuman yang dikonsumsi korban.

Baca Juga:  Tropicana Slim: 50 Tahun Melawan Penyakit Tidak Menular dengan Inovasi dan Gaya Hidup Sehat

“Awalnya kami menduga ini merupakan kasus keracunan biasa. Namun setelah dilakukan pendalaman, ditemukan unsur kesengajaan. Pelaku diketahui merupakan anak dari korban,” ujar AKBP Onkoseno kepada awak media. Jumat (6/2/2026).

Pengungkapan kasus ini juga diperkuat dengan rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman tersebut, tersangka terlihat membawa sebuah panci saat melintas di jalan lingkungan permukiman, yang diduga berkaitan dengan sarana yang digunakan untuk mencampurkan racun.

Baca Juga:  Obat-obatan Daftar Golongan - G Marak Diperjualbelikan di Wilayah Hukum jakarta timur DKI

Peristiwa tragis ini menimbulkan duka mendalam sekaligus keresahan di tengah masyarakat sekitar. Warga mengaku terkejut dan tidak menyangka kejadian tersebut terjadi dalam satu keluarga.

“Kami benar-benar kaget dan sedih. Tidak menyangka kejadiannya bisa separah ini, apalagi pelakunya dari keluarga sendiri,” ungkap salah seorang warga kepada teropongrakyat.co

Saat ini, tersangka telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tengah menjalani pemeriksaan intensif. Polisi masih mendalami motif pelaku serta menunggu hasil uji laboratorium forensik untuk memastikan jenis racun yang digunakan dalam kasus tersebut.

Berita Terkait

Jalan Cacing Macet Parah, Bahu Jalan Dikuasai Bengkel: Siapa yang Membiarkan?
20 Tahun Perjuangkan Hak, Keluarga H. Makawi Tegaskan Tak Akan Berhenti Tempuh Jalur Hukum
Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan, A-JUM dan U Radio Suarakan Aspirasi Warga Jakarta Utara
Wali Kota Jakut Klarifikasi Surat Imbauan Pajak yang Beredar Saat HUT RI
Rockim Vocalis Utama Meninggal Dunia, Band Punk Rock Asal Kota Batu BRAIN WASH Merasa Kehilangan
Penurunan Bendera HUT ke-81 RI di Rajeg Berlangsung Khidmat, Danramil Tekankan Makna Kemerdekaan
TNI-Polri dan Pemprov DKI Bersihkan Sungai Kalijodo, Ketua RW 05 Tekankan Kesadaran Warga Jaga Lingkungan
Gempa Dahsyat NTT 47 Tewas 5.000 Mengungsi Ratusan Bangunan Rusak

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:35 WIB

Jalan Cacing Macet Parah, Bahu Jalan Dikuasai Bengkel: Siapa yang Membiarkan?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:03 WIB

20 Tahun Perjuangkan Hak, Keluarga H. Makawi Tegaskan Tak Akan Berhenti Tempuh Jalur Hukum

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:25 WIB

Refleksi 81 Tahun Kemerdekaan, A-JUM dan U Radio Suarakan Aspirasi Warga Jakarta Utara

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:37 WIB

Wali Kota Jakut Klarifikasi Surat Imbauan Pajak yang Beredar Saat HUT RI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:26 WIB

Rockim Vocalis Utama Meninggal Dunia, Band Punk Rock Asal Kota Batu BRAIN WASH Merasa Kehilangan

Berita Terbaru

Ekonomi

TASPEN Salurkan Bantuan Rp155 Juta untuk Korban Gempa NTT

Kamis, 20 Agu 2026 - 20:43 WIB