PBNU Imbau Santri Tak Terprovokasi Pembenturan Polri

- Jurnalis

Selasa, 3 September 2024 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta. Teropongrakyat.co –  PBNU mengimbau seluruh masyarakat, khususnya warga Nahdlatul Ulama (NU) dan santri untuk tidak terprovokasi pembenturan yang tengah terjadi.

Belakangan, pembenturan antara santri dan Polri tengah santreng terdengar. Di media sosial, ada penggerakan buzzer untuk memviralkan tagar #santrimenolakpolisi.

“Selama ini hubungan Polri dan santri sangat baik. Apalagi Pak Kapolri Jenderal Sigit itu sangat takdzim dengan kiai,” kata Latopada dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/9/24).

Menurutnya, tagar tersebut menumpang isu pembubaran unjuk rasa dengan semprotan gas air mata dari polisi. Sebab, ada yang mengenai beberapa santri yang sedang berada di sekitar lokasi.

Baca Juga:  Rehabilitasi Bangunan Koramil 0818-12/Bantur Dimulai, Wujudkan Fasilitas Pelayanan Teritorial yang Lebih Layak

“Untuk kasus gas air mata ini, saya kira Polri melalui Kabid humas Polda Jateng sudah meminta maaf dan mendatangi lokasi. Jadi janganlah ini dibesar-besarkan dengan tujuan membenturkan santri NU dan polri,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia memaparkan, hubungan antara Polri dan santri, terutama santri NU dan pondok pesantren, sangat baik. Polri selalu bersinergi di setiap kegiatan santri.

“Secara pribadi kapolri sangat takdzim sama kiai. Beliau kerap sowan untuk meminta masukan dan saran dari para kiai NU. Jadi sangat tidak mungkin ada niatan dari polisi memusuhi santri,” jelasnya.

Baca Juga:  Senkom Pakisaji Hadiri Pisah Sambut Kapolsek, Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Ditambahkannya, Kapolri juga sangat dekat dengan siapapun. Apalagi, Jenderal Sigit saat ini sangat mudah ditemui dan diajak berdialog.

Kapolri juga dipandangnya berhasil membawa polisi menjadi pengayom masyarakat dan benar-benar berfungsi menertibkan masyarakat dan menjadi penegak hukum yang baik.

“Jadi kalau ada yang mengatakan Kapolri sulit ditemui itu pasti Hoax. Asal keperluannya jelas untuk kepentingan negeri saya kira Kapolri bisa ditemui kapanpun,” jelasnya.

(RZ)

Berita Terkait

Rakyard Rumble Piala Panglima TNI 2026, Padukan Prestasi Tinju dan Pendidikan
Wapang TNI Bersama Menhan RI Tinjau Kesiapan Yonif TP di Kalimantan Utara
Senjata Api dan Munisi Diamankan dari Kelompok OPM Kodap Sorong Raya dalam Patroli Keamanan Koops TNI Habema di Maybrat
Kepedulian Tak Pernah Surut, Lanud Sjamsudin Noor Kembali Salurkan Air Bersih bagi Warga
Situasi Kamtibmas di Kawasan JICT Terkendali, Polisi Intensifkan Patroli dan Pengamanan Aktivitas Bongkar Muat
Pengamanan dan Pelayanan Debarkasi KM Kelud dari Batam Berjalan Aman, 554 Penumpang Tiba di Tanjung Priok
Patroli Cipta Kondisi Polres Pelabuhan Tanjung Priok, Polisi Sasar Sejumlah Objek Vital Antisipasi Gangguan Kamtibmas
Polri Mutasi 88 Pati dan Pamen, Sejumlah PJU Mabes dan Kapolda Berganti

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Rakyard Rumble Piala Panglima TNI 2026, Padukan Prestasi Tinju dan Pendidikan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:51 WIB

Wapang TNI Bersama Menhan RI Tinjau Kesiapan Yonif TP di Kalimantan Utara

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Senjata Api dan Munisi Diamankan dari Kelompok OPM Kodap Sorong Raya dalam Patroli Keamanan Koops TNI Habema di Maybrat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:07 WIB

Situasi Kamtibmas di Kawasan JICT Terkendali, Polisi Intensifkan Patroli dan Pengamanan Aktivitas Bongkar Muat

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:43 WIB

Pengamanan dan Pelayanan Debarkasi KM Kelud dari Batam Berjalan Aman, 554 Penumpang Tiba di Tanjung Priok

Berita Terbaru