Masyarakat Harus Waspada Terhadap Maraknya Penipuan Uang Kertas Asing

- Jurnalis

Selasa, 2 April 2024 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Teropong Rakyat.Co,Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Basmi Korupsi Pembangunan (BASKORP) melalui siaran pers yang diterima media ini menyampaikan agar masyarakat tetap menjaga prinsip kehati hatian terhadap adanya praktik illegal perdagangan mata uang asing di Indonesia. Ketua Umum LSM BASKORP Elvida Margaretha mengatakan, dicurigai adanya dugaan praktik illegal perdagangan uang kertas asing dengan nominal besar.

“Hasil pantauan dan investigasi kami, ada dugaan salah satunya praktik perdagangan mata uang kertas illegal se-nilai satu juta poundsterling yang bila dikonversi ke rupiah hampir dua puluh milyar lebih” katanya melalui telepon selulernya. Perdagangan mata uang tersebut menurutnya illegal, karena tidak sesuai dengan Peraturan Perbankan dan kepabeanan.

Baca Juga:  TPK Koja Sukseskan Tetesan Kemanusiaan dan Pantau Kesehatan Mata

Jika dilihat dari bentuk fisik, selembar uang kertas kerajaan Inggris terlihat asli. Dapat dilihat tulisan emboss tahun 2017, namun diragukan nomor registernya.

Masyarakat Harus Waspada Terhadap Maraknya Penipuan Uang Kertas Asing - Teropong Rakyat
Uang Kertas Asing 1.000.000 poundsterling

Uang kertas Poundsterling memiliki beberapa fitur keamanan yang dirancang untuk mencegah pemalsuan. Beberapa tanda-tanda keamanannya antara lain:Watermark: 1. Gambar atau logo yang tersembunyi di dalam kertas uang dan dapat dilihat dengan menahan uang ke sumber cahaya.2. Security Thread: Benang transparan atau berwarna yang tertanam di dalam kertas uang dan berisi teks atau gambar yang terlihat jika dilihat melalui cahaya.3. Hologram: Beberapa denominasi uang Poundsterling memiliki hologram yang berubah warna atau gambar ketika diputar atau dipindahkan.4. Microprinting: Teks atau gambar yang sangat kecil yang tidak mudah terlihat tanpa bantuan alat pembesar.5. Tactile Marks: Beberapa denominasi mungkin memiliki tanda-tanda yang dapat dirasakan dengan jari, seperti relief atau tekstur khusus.

Baca Juga:  Pati TNI AD Naik Pangkat, Ini Nama-namanya:

Informasi yang dihimpun, proses penukaran selembar uang kertas asing ini sangat sulit secara legal.

“Jadi jika ada pihak yang menawarkan uang kertas asing, kita harus teliti, tidak cepat tergiur harganya dan upayakan berkoordinasi dengan pihak berwenang” ungkapnya. Ditambahkannya, umumnya penukaran selembar uang kertas asing seperti satu juta poundsterling ini digunakan untuk transaksi pencucian uang. (TIM)

Berita Terkait

Program Pengabdian Masyarakat di Sidoarjo Temukan Emosi Lebih Berpengaruh dari Kemampuan Bicara
Dugaan Pungli dan Jual Beli Lapak Alun-Alun Batu Mengerucut ke Oknum Ketua Paguyuban, Lapak PKL di Cor Permanen, Oknum ASN Terlibat?
Ratusan Buruh Malang Raya Menggelar Aksi Menuntut Pencabutan UU Ciptaker di depan Balai kota Malang
Kuat, Berdaya, dan Inovatif: Kontribusi Perempuan API Majukan Industri Pelabuhan
PkM Dosen Universitas Pamulang Dorong Desa Sukaraja Menuju Desa Mandiri Berbasis Digital
Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!”
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:02 WIB

Program Pengabdian Masyarakat di Sidoarjo Temukan Emosi Lebih Berpengaruh dari Kemampuan Bicara

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:46 WIB

Dugaan Pungli dan Jual Beli Lapak Alun-Alun Batu Mengerucut ke Oknum Ketua Paguyuban, Lapak PKL di Cor Permanen, Oknum ASN Terlibat?

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:58 WIB

Ratusan Buruh Malang Raya Menggelar Aksi Menuntut Pencabutan UU Ciptaker di depan Balai kota Malang

Jumat, 24 April 2026 - 15:07 WIB

Kuat, Berdaya, dan Inovatif: Kontribusi Perempuan API Majukan Industri Pelabuhan

Sabtu, 18 April 2026 - 02:25 WIB

PkM Dosen Universitas Pamulang Dorong Desa Sukaraja Menuju Desa Mandiri Berbasis Digital

Berita Terbaru