Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTMacet Panjang di Yos Sudarso Akibat Bongkar Muat di NPCT 1, Pekerjaan Tukang Ojek Pangkalan TerdampakKomentar: 0
Dinas Perhubungan

Macet Panjang di Yos Sudarso Akibat Bongkar Muat di NPCT 1, Pekerjaan Tukang Ojek Pangkalan Terdampak

Teropong Rakyat, 17 April 2025, 19:06 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Jakarta, teropongrakyat.co |17 April 2025 – Kemacetan panjang yang terjadi di Jalan Raya Yos Sudarso, tepatnya di depan Halte Busway Pelumpang Pool, Kamis (17/4/2025), menimbulkan dampak signifikan bagi para tukang ojek pangkalan yang beroperasi di sekitar lokasi.  Kemacetan tersebut disebabkan oleh aktivitas bongkar muat kontainer di New Priok Container Terminal 1 (NPCT 1).

Antrean kendaraan yang mengular hingga beberapa kilometer membuat aktivitas para tukang ojek pangkalan menjadi lumpuh.

Mereka kesulitan mendapatkan penumpang karena kendaraan bergerak sangat lambat, bahkan nyaris berhenti total di beberapa titik.

Macet Panjang di Yos Sudarso Akibat Bongkar Muat di NPCT 1, Pekerjaan Tukang Ojek Pangkalan Terdampak - Teropong Rakyat

Waktu tunggu yang lama membuat penghasilan mereka berkurang drastis.  Para tukang ojek mengaku hanya mendapatkan beberapa penumpang dalam beberapa jam, jauh di bawah rata-rata penghasilan harian mereka.

“Biasanya saya bisa dapat 20-30 penumpang sehari,” ujar Pak Budi, seorang tukang ojek pangkalan yang sudah bertahun-tahun beroperasi di lokasi tersebut. “Tapi hari ini, baru dapat lima penumpang.  Macetnya parah banget, susah dapat penumpang.”

Baca Juga:  Polisi Gerebek Kos-kosan Produksi Uang Palsu di Bekasi, Satu Pelaku Diamankan

Kemacetan ini bukan hanya berdampak pada penghasilan para tukang ojek, tetapi juga pada aktivitas ekonomi di sekitar lokasi.

Para pedagang kaki lima yang biasanya ramai dikunjungi pelanggan juga merasakan penurunan omset yang signifikan.  Kemacetan membuat calon pembeli enggan berhenti untuk berbelanja.

Salah satu pedagang kaki lima, Ibu Ani, mengeluhkan hal yang sama. “Dagangan saya banyak yang tersisa karena sepi pembeli.  Macetnya bikin orang malas berhenti,” katanya dengan wajah lesu.

Para warga sekitar pun berharap pemerintah segera mengambil langkah untuk mengatasi kemacetan yang berulang ini.  Mereka meminta agar pengaturan lalu lintas dan aktivitas bongkar muat di NPCT 1 dievaluasi dan diperbaiki agar tidak mengganggu aktivitas masyarakat.

Baca Juga:  Kepolisian Sektor Kelapa Gading Dikritik Usai Nyatakan Berita Sebelumnya Hoaks

Beberapa saran yang muncul antara lain penerapan sistem bongkar muat yang lebih efisien, penambahan jalur alternatif, serta peningkatan pengawasan lalu lintas di sekitar lokasi.

“Kami berharap pemerintah bisa segera mencari solusi untuk mengatasi masalah ini,” kata Pak Amir, warga sekitar yang turut merasakan dampak kemacetan. “Jangan sampai kemacetan ini terus berlanjut dan merugikan banyak orang.”

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta belum memberikan keterangan resmi terkait permasalahan ini.

Namun, diharapkan segera ada tindakan nyata untuk meringankan beban para tukang ojek pangkalan dan warga sekitar yang terdampak kemacetan panjang di Jalan Raya Yos Sudarso.

Kemacetan yang berkepanjangan ini menjadi sorotan dan perlu segera dicarikan solusi yang efektif dan berkelanjutan.

Baca tentangDinas Perhubungan
Lihat Breaking News Selengkapnya→
Artikel Terkait Breaking News
TNI – PolriKanal lain
BisnisKanal lain