Kapolri Tegaskan Bela Diri dari Jambret Bukan Kejahatan, Minta Polisi Gunakan Hati Nurani

- Jurnalis

Rabu, 28 Januari 2026 - 11:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret:Donie/teropongrakyat.co

Jakarta, teropongrakyat.co – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo angkat bicara terkait kasus Hogi, seorang pria yang sempat ditetapkan sebagai tersangka usai melawan pelaku jambret demi menyelamatkan istrinya. Kapolri menegaskan, tindakan tersebut merupakan bentuk pembelaan diri yang sah dan tidak semestinya diproses secara pidana.

Kapolri meminta seluruh jajaran kepolisian di daerah agar lebih mengedepankan rasa keadilan dan hati nurani dalam menangani kasus serupa. Menurutnya, penegakan hukum tidak boleh dilakukan secara kaku hingga justru merugikan masyarakat yang menjadi korban kejahatan.

Baca Juga:  WARU Iblis Perenggut Jiwa Yang Malang

“Polisi harus mendukung masyarakat yang berani melawan pelaku kriminal. Jangan sampai hukum justru melukai rasa keadilan,” ujar Jenderal Listyo Sigit.

Ia menekankan bahwa hukum hadir untuk melindungi warga dan memberantas pelaku kejahatan, bukan untuk menjerat korban yang sedang berada dalam kondisi terancam.

Kapolri menilai perlawanan yang dilakukan Hogi murni untuk melindungi diri dan keluarganya.
Kapolri juga mengingatkan agar aparat tidak menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat.

Baca Juga:  Karoops Polda Jatim Pimpin Apel Gelar Pasukan di Pelabuhan Ketapang Pastikan Kesiapan Pengamanan KTT IAF II 2024 dan HLF-MSP

“Jangan sampai masyarakat takut membela diri karena khawatir dikriminalisasi. Jika rakyat berani melawan kejahatan, polisi harus mendukung, bukan sebaliknya,” tegasnya.

Pernyataan Kapolri ini diharapkan menjadi pedoman bagi aparat di lapangan agar penegakan hukum tetap berpihak pada keadilan dan rasa aman masyarakat.

T.donie

Berita Terkait

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara
JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta
Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas
Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:13 WIB

Konferensi Doa – Seminar Hari Doa Nasional 2026 Sukses Diikuti Ribuan Pemimpin Tokoh Kristen dari Seluruh Indonesia dan Mancanegara

Selasa, 14 Juli 2026 - 19:02 WIB

JIC Belum Direvitalisasi Pasca Kebakaran 2022, Warga Pertanyakan Keseriusan Pemprov DKI Jakarta

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:29 WIB

Satpol PP Kecamatan Cilincing Amankan 72 Botol Miras di Semper Barat, Ketua RW Apresiasi Gerak Cepat Petugas

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Berita Terbaru