Dor, Dor, Dor, 2 OPM Meregang Nyawa Diterkam Raider Buaya Putih Kostrad

- Jurnalis

Rabu, 11 Desember 2024 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Papua Tengah – TeropongRakyat.co || Bentrok senjata pecah di Distrik Sinak, Kabupaten Puncak, Papua Tengah. Kelompok Separatis Teroris (KST) OPM terlibat baku tembak melawan prajurit TNI dari Satuan Tugas Mobile Batalyon Infanteri (Yonif) Raider 323/Buaya Putih, Kostrad, TNI Angkatan Darat.

Satgas Mobile Yonif Raider 323/Buaya Putih kontak tembak di Kampung Gibobak, tepatnya di Distrik Sinak berawal dari adanya informasi terkait aktivitas KST OPM di Kampung Gigobak. Pasukan Buaya Putih pun tak mau membiarkan begitu saja OPM masuk kampung.

Pasukan Buaya Putih segera laksanakan pemanatauan, drone diterbangkan ke langit dari Titik Kuat Sinak. Dan dari mata kamera terlihat dua orang OPM sedang berada di sebuah kios. Komandan Pasukan Buaya Putih, lulusan Akademi Militer 2004 ARUPADATU Letkol Inf Tri Wiratno langsung menggerakan pasukan tempur untuk patroli menuju ke kampung tersebut.

Baca Juga:  PGI Percayakan Gereja Toraja Tuan Rumah Sidang Raya PGI XVIII 1 - 14 November 2024
Dor, Dor, Dor, 2 OPM Meregang Nyawa Diterkam Raider Buaya Putih Kostrad - Teropong Rakyat
Foto: Istimewa/ Penkostrad

Pada saat Kesatria Pasukan Buaya Putih mendekati lokasi. Tiba-tiba kedua OPM tersebut kabur melarikan diri bersembunyi ke dalam kios. Prajurit pun mengejar. Namun tiba-tiba dor, dor,dor, KST OPM melepaskan tembakan. Tembakan tersebut disambut Pasukan Buaya Putih, kontak tembak pun tak terhindarkan. Dan kedua anggota KST OPM tersebut terkapar di lokasi akibat ganasnya terkaman Pasukan Buaya Putih Kostrad.

“Tokoh OPM tersebut berhasil dilumpuhkan di tempat saat kontak tembak dengan anggota kami, Alhamdulillah tidak ada korban dari pihak kami,” jelas Letkol Inf Tri Wiratno. Setelah berhasil melumpuhkan kedua OPM.

Baca Juga:  Pelaku Pencurian di Masjid Istiqlal Diamankan Unit Reskrim Polsek Sawah Besar
Dor, Dor, Dor, 2 OPM Meregang Nyawa Diterkam Raider Buaya Putih Kostrad - Teropong Rakyat
Foto: Istimewa/Penkostrad

“Prajurit TNI lanjut melakukan penyisiran di lokasi. Dan ditemukan berbagai barang bukti, yang kemudian diserahkan ke polisi, “sambung Letkol Inf Tri Wiratno.

Dengan tegas Letkol Inf Tri Wiratno memperingatkan OPM untuk tidak menebar teror lagi ke masyarakat. Jika masih nekat, bersiaplah berhadapan dengan Pasukan Buaya Putih. “Kita akan terus meningkatkan patroli dan pengamanan wilayah, serta menjaga situasi kondisi wilayah agar tetap kondusif guna mengantisipasi aksi-aksi provokatif yang dilakukan kelompok OPM,” pungkas Letkol Inf Tri Wiratno.

Penulis : Ruhan

Editor : Romli S.IP

Sumber Berita: Penkostrad / https://teropongrakyat.co/17137-2/

Berita Terkait

Hampir 90 Hari Ditahan Belum P21, Rahmad Sukendar Desak Polres Metro Bekasi Kota Buka Terang Proses Penyidikan
Tokoh Adat Perempuan Nduga Dorong Masyarakat Wujudkan Ketahanan Pangan Mandiri
Memilih Jalan Damai, Empat Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata kepada Pangkoops TNI Habema dan Kembali ke Masyarakat
Ditahan Hampir 90 Hari Belum P21, Keluarga Tersangka Soroti Profesionalitas
Asap Masih Mengepul, Satgas Darat Lanud Sjamsudin Noor Perkuat Pembasahan Lahan Gambut
S Tidak Boleh Jatuh Jadi Korban, Relawan Perempuan dan Anak Indonesia Kawal Persoalan Vanessa: Anak Tetap Harus Sekolah, Jabatan Tak Boleh Menjadi Perisai Keadilan
Kapolri: Sinergi Ulama dan Umara Jadi Kekuatan dalam Membangun Bangsa
Kapolri: Ulama Jadi Lentera dan Kompas bagi Bangsa

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 07:44 WIB

Hampir 90 Hari Ditahan Belum P21, Rahmad Sukendar Desak Polres Metro Bekasi Kota Buka Terang Proses Penyidikan

Sabtu, 26 September 2026 - 22:30 WIB

Tokoh Adat Perempuan Nduga Dorong Masyarakat Wujudkan Ketahanan Pangan Mandiri

Sabtu, 26 September 2026 - 18:37 WIB

Memilih Jalan Damai, Empat Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata kepada Pangkoops TNI Habema dan Kembali ke Masyarakat

Sabtu, 26 September 2026 - 17:47 WIB

Ditahan Hampir 90 Hari Belum P21, Keluarga Tersangka Soroti Profesionalitas

Sabtu, 26 September 2026 - 17:06 WIB

S Tidak Boleh Jatuh Jadi Korban, Relawan Perempuan dan Anak Indonesia Kawal Persoalan Vanessa: Anak Tetap Harus Sekolah, Jabatan Tak Boleh Menjadi Perisai Keadilan

Berita Terbaru