Demi Ekonomi Sumba: KSOP Waingapu dan Pelindo Perkuat Layanan Pemanduan Kapal

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bali – (teropongrakyat.co) Dalam rangka menunjang kelancaran arus pelayanan kapal dan barang di Pelabuhan Waingapu, Kementerian Perhubungan Cq Direktorat Jenderal Perhubungan Laut melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Waingapu menjalin kerja sama strategis dengan Badan Usaha Pelabuhan (BUP) PT. Pelabuhan Indonesia (Persero) Sub Regional III Bali – Nusa Tenggara. Kerja sama ini berfokus pada penyelenggaraan pelayanan pemanduan dan penundaan kapal di wilayah perairan Pelabuhan Waingapu (18/7/2025).

Penandatanganan kerja sama tersebut dilakukan oleh Kepala Kantor KSOP Kelas IV Waingapu, Fadly Afand Djafar, bersama Fariz Hariyoso selaku Sub Regional Head Regional 3 PT. Pelabuhan Indonesia (Persero), bertempat di Ruang Rapat Kantor PT. Pelindo (Persero) Sub Regional Bali – Nusa Tenggara pada Jumat (18/07/2025). Penandatanganan ini menjadi wujud sinergitas antar instansi dan BUP dalam mendukung pelayanan kepelabuhanan yang profesional dan berdaya saing.

Baca Juga:  Harga Bitcoin Stagnan, Saatnya Meme Coin Jadi Primadona?

“Dengan ditandatanganinya kerja sama ini, diharapkan akan ada multiplier effect yang signifikan dalam mendukung peningkatan penerimaan negara melalui skema Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP),” ujar. Fadly dalam keterangannya.

Ia menekankan pentingnya optimalisasi potensi pelabuhan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional dan daerah.

Kerja sama ini semakin krusial mengingat meningkatnya aktivitas kepelabuhanan, khususnya berkaitan dengan kedatangan kapal-kapal pengangkut gula kristal mentah milik PT. Muria Sumba Manis.

Selama tahun 2024, tercatat tiga kapal besar telah bersandar di Pelabuhan Waingapu, yaitu MV Newsun Lucky dari Thailand (awal November), MV Sunny Fortune dari Brazil (akhir November), dan kapal ketiga pada pertengahan Desember. Total volume impor mencapai sekitar 71.000 ton gula kristal mentah untuk diolah menjadi gula kristal putih.

“Melalui kerja sama ini, diharapkan kelancaran pelayanan kapal dapat terjaga, terutama dalam hal keselamatan pelayaran dan perlindungan lingkungan maritim,” tambah Fadly.

Baca Juga:  Kemenhub Kumpulkan Stakeholder Pelayaran Nasional Perkuat Keselamatan Kapal Penumpang dan Ro-Ro

Ia juga menegaskan bahwa seluruh aktivitas pemanduan dan penundaan akan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola yang baik.

Sebagai bagian dari upaya percepatan transformasi layanan pelabuhan di tahun 2025, kerja sama ini diharapkan menjadi katalisator atau pendorong utama dalam mengakselerasi sistem logistik nasional yang andal dan efisien. Langkah ini sekaligus mendukung agenda strategis pemerintah dalam memperkuat konektivitas maritim Indonesia, khususnya di kawasan timur yang terus berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Demi Ekonomi Sumba: KSOP Waingapu dan Pelindo Perkuat Layanan Pemanduan Kapal - Teropong Rakyat

“KSOP Waingapu bersama PT. Pelindo berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi ini guna mendukung efisiensi logistik, mempercepat arus barang, serta memastikan bahwa Pelabuhan Waingapu siap menjadi simpul logistik andalan di kawasan timur Indonesia,” tambah Fadly. [Fad, RS]

 

Berita Terkait

Wujudkan Lingkungan Tertata, PT API Jalankan Program TJSL Penataan Lingkungan Desa Srijaya
Ekspor Lampung Bergeliat, Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Tembus 50 Ribu TEUs
Mediasi di Polres Barito Utara Gagal Total, Uang Ganti Rugi Tak Sampai, Warga Barito Utara Lapor ke Divpropam Polri
Ketua Umum LPLHK Kunjungi Kantor Camat Cikarang Selatan, Bahas Program Penanaman Sejuta Pohon
Urban Farming KSO TPK Koja: Lahan Tersedia Berbuah Manfaat Ekonomi dan Lingkungan
Pemkot Bekasi Tertibkan PKL di Trotoar Pasar Baru, Pindah ke Blok II
Kesehatan Keuangan Makin Kuat, Kopkar TPK Koja Raup Laba Bersih Naik 132%
Sasar Generasi Muda Jakarta Utara, IPC TPK Kenalkan Industri Petikemas

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:13 WIB

Wujudkan Lingkungan Tertata, PT API Jalankan Program TJSL Penataan Lingkungan Desa Srijaya

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:51 WIB

Ekspor Lampung Bergeliat, Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Tembus 50 Ribu TEUs

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:38 WIB

Mediasi di Polres Barito Utara Gagal Total, Uang Ganti Rugi Tak Sampai, Warga Barito Utara Lapor ke Divpropam Polri

Rabu, 24 Juni 2026 - 22:08 WIB

Ketua Umum LPLHK Kunjungi Kantor Camat Cikarang Selatan, Bahas Program Penanaman Sejuta Pohon

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:32 WIB

Urban Farming KSO TPK Koja: Lahan Tersedia Berbuah Manfaat Ekonomi dan Lingkungan

Berita Terbaru

TNI – Polri

Polri Mutasi 1.121 Personel, Perkuat Organisasi hingga Daerah

Jumat, 26 Jun 2026 - 11:09 WIB