Ade Ratnasari Mengadu ke Komnas Perempuan: Minta Pengawalan Hukum atas Dugaan Pelecehan Seksual di Bali

- Jurnalis

Sabtu, 1 Maret 2025 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co – Selebgram Ade Ratnasari mendatangi Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) untuk meminta dukungan serta pengawasan terhadap proses hukum yang tengah ia jalani. Ade melaporkan dugaan pelecehan seksual yang dialaminya pada 31 Desember 2024 di kawasan Umalas Signature, Kerobokan, Bali.

Ade mengungkapkan bahwa seorang pria berinisial BT melakukan tindakan tidak senonoh terhadapnya saat ia sedang bertugas di lokasi tersebut.

“Saat itu saya menjalankan tugas dari pemilik gedung Umalas Signature. Dalam perdebatan, BT tiba-tiba memeluk saya dan tangannya menyentuh bagian tubuh saya,” ujar Ade. Ia merasa tindakan itu seakan menunjukkan bahwa perempuan tidak perlu dilawan dengan kata-kata, cukup dengan dominasi fisik.

Tekanan Psikologis dan Laporan ke Polda Bali

Baca Juga:  Dilaporkan ke Dewas, Pimpinan KPK Diduga Nirtransparansi dan 'Masuk Angin'

Ade Ratnasari Mengadu ke Komnas Perempuan: Minta Pengawalan Hukum atas Dugaan Pelecehan Seksual di Bali - Teropong Rakyat

Akibat insiden tersebut, Ade mengaku mengalami tekanan psikologis yang berat hingga sempat melukai dirinya sendiri. Pemeriksaan medis menyatakan ia mengalami depresi sedang.

“Saya benar-benar tidak bisa berpikir jernih. Saya melaporkan kejadian ini ke Polda Bali, tetapi pelaku masih bebas berkeliaran. Saya merasa tidak mendapatkan keadilan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ada banyak saksi di lokasi kejadian, termasuk seorang resepsionis dan petugas keamanan. Selain dugaan pelecehan, Ade juga mengalami perundungan verbal dari lebih dari 10 orang yang menyebutnya “wanita gila” saat ia menegakkan aturan di lokasi tersebut.

“Saya berharap kalau ada ketidaksepakatan dengan tugas saya, bisa diselesaikan dengan diskusi, bukan dengan serangan fisik atau verbal,” katanya.

Komnas Perempuan Siap Kawal Kasus

Baca Juga:  Oknum Kepala Desa Dipolisikan Terkait Penyimpangan Dana Desa

Dalam pertemuan dengan Komnas Perempuan, Ade meminta agar lembaga tersebut turut mengawal jalannya proses hukum.

“Saya ingin Komnas Perempuan memastikan kasus ini ditangani secara adil. Mereka sudah mendengar keluhan saya dan berjanji akan berkoordinasi dengan Polda Bali,” jelasnya.

Ade menegaskan bahwa jika tidak ada perkembangan berarti dalam penyelidikan, ia akan membawa kasus ini ke tingkat yang lebih tinggi.

“Jika tidak ada kepastian hukum, saya akan lanjutkan ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak,” tegasnya.

Ia berharap pengalamannya ini dapat menjadi pelajaran bagi perempuan lain agar tidak takut bersuara dan melawan perlakuan tidak pantas.

“Saya ingin perempuan Indonesia tahu bahwa kita harus berani berbicara dan melawan segala bentuk pelecehan,” pungkasnya.

Berita Terkait

Jeritan Keluarga di Balik Jeruji: Saat Harapan Nyaris Padam, Rahmad Sukendar Datang Membuka Jalan Keadilan
Pemkot Jakbar Diminta Tertibkan PRC dan Street Food City Resort
Rahmad Sukendar Desak Kejagung Transparan, Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kajari Karo
Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard
BPI KPNPA RI Apresiasi Gerak Cepat Kejagung, Minta Penindakan Tak Berhenti di Pencopotan
Aksi Solidaritas untuk Vanessa Digelar di Mabes Polri, Desak Penangguhan Penahanan dan Gelar Perkara Khusus
BPIKPNPARI Akan Temui Kemenko Polhukam, Desak Tindakan Tegas atas Aktivitas Reklamasi PT Gandasari Shipyard
BPIKPNPARI Desak Ketua KPK Mundur, Tuding Lembaga Antirasuah Kehilangan Marwah

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 04:12 WIB

Jeritan Keluarga di Balik Jeruji: Saat Harapan Nyaris Padam, Rahmad Sukendar Datang Membuka Jalan Keadilan

Selasa, 7 April 2026 - 12:26 WIB

Pemkot Jakbar Diminta Tertibkan PRC dan Street Food City Resort

Minggu, 5 April 2026 - 23:53 WIB

Rahmad Sukendar Desak Kejagung Transparan, Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kajari Karo

Sabtu, 4 April 2026 - 15:10 WIB

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

Jumat, 3 April 2026 - 15:05 WIB

BPI KPNPA RI Apresiasi Gerak Cepat Kejagung, Minta Penindakan Tak Berhenti di Pencopotan

Berita Terbaru