Aksi Solidaritas di Malingping Chaos, Mahasiswa akan gelar Aksi lanjutan!

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 15:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Terpongrakyat.co – 12/04/2026  Elemen Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Cilangkahan (IMC) bersama Barisan Pemuda Malingping menggelar Aksi Solidaritas bertempat di depan Kantor Kecamatan Malingping.

Aksi tersebut terpantau mendapat pengawalan ketat dari gabungan Pihak Kepolisian Sektor (Polsek) wilayah Lebak bagian Selatan, beserta Satpol PP Kecamatan Malingping.

Aksi ini dalam rangka mendesak Pemerintah Kabupaten Lebak melakukan perbaikan tata kelola Alun-alun Malingping. Serta, merupakan langkah lanjutan pasca insiden seorang Siswa Kelas V SDN 1 Malingping Utara tersengat aliran kabel listrik yang terpasang di area pagar Alun-alun. Sebagai bukti nyata lemahnya pengelolaan Alun-alun Malingping.

Adapun tuntutan dalam Aksi tersebut, antara lain:
1. Tangkap pelaku dugaan tindak pidana Premanisme & Pungli di Alun-alun Malingping;
2. Mendesak Pemkab Lebak agar segera meresmikan tata kelola Alun-alun Malingping secara transparan dan terstruktur;
3. Mendesak Kapolres Lebak melakukan evaluasi terhadap Kasat Intelkam Polres Lebak, selaku Ketua Saber Pungli, karena telah melakukan pembiaran terhadap dugaan pungli oleh sejumlah oknum diduga preman kepada para pelaku usaha di sekitaran Alun-alun Malingping. Yang telah berjalan selama bertahun-tahun.

Baca Juga:  Patroli 1053 Polsek Metro Tanah Abang Patroli Pagi Hari Dan Sambangi Petugas Keamanan Gedung Panin Bank

Selain itu, barisan pemuda memberikan yang perlu secepatnya ditandatangani oleh Camat Malingping. Namun hal itu, ditandai dengan tak adanya kepastian dengan alasan akan ditindaklanjuti esok hari pada Senin, 13 April 2026 dengan kajian yang lebih matang. Sehingga menimbulkan terjadinya cekcok dan ketidakpuasan masa aksi. Fakta Integritas tersebut memuat poin-poin, diantaranya:
1. Meminta pengambilalihan sementara, unsur Pengelola Alun-alun Malingping oleh Pemuda & Masyarakat lingkungan setempat;
2. Mendesak Camat Malingping untuk mengambil tindakan dan atensi terhadap Pemerintah Kabupaten Lebak guna meresmikan tata kelola Alun-alun Malingping. Yang selanjutnya, dikelola oleh Pemerintah;
3. Mendesak Camat Malingping bekerjasama dengan Polsek Malingping, dalam mengusut tuntas dugaan tindak pidana pengancaman & penganiayaan oleh oknum diduga sebagai backing Alun-alun Malingping.

Koordinator Lapangan (Koorlap), Rifa Zatnika, mengungkapkan kekecewaannya kepada awak media. Ia menilai bahwa Camat Malingping terlalu arogan dalam menyikapi persoalan, khususnya dalam mengindahkan permintaan masa aksi untuk menandatangani fakta integritas.
“Kami menilai Camat Malingping terlalu arogan, dengan mengatakan bahwa dirinya tidak bisa diperintah oleh Masyarakat. Hal tersebut bertolak belakang dengan keinginan berbagai pihak yang terlibat dalam gerakan tersebut. Karena seyogyanya Pemerintah perlu segera mengambil tindakan terhadap hal-hal yang sifatnya mendesak. Dalam hal ini, perbaikan tata kelola Alun-alun Malingping secara transparan dan terstruktur”. Ungkapnya. Minggu (12/04/2026).

Baca Juga:  Rohana Laporkan Masalah Dapodik Anak Ke Subdin Pendidikan 1 Jakarta Pusat, Sekolah Lama Diduga Manahan Data

Disisi lain, Sekretaris Barisan Pemuda Malingping, Pandu Hartanto, menegaskan bahwa Aksi Solidaritas ini dimotori oleh kalangan Mahasiswa, Pemuda lingkungan serta Masyarakat dengan tuntutan yang sama, tanpa adanya kepentingan serta berharap agar Pemerintah, khususnya Pihak Kecamatan Malingping cepat mengambil tindakan agar keinginan berbagai pihak segera terealisasi.

Diketahui Aksi Solidaritas ini disertai dengan pembakaran ban di depan pintu gerbang masuk kantor, sebagai ungkapan kekecewaan masa aksi atas tak terpenuhinya atensi yang dilayangkan terhadap Camat Malingping.

Penulis : Redaksi

Berita Terkait

Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU, Doakan Keselamatan hingga Kembali ke Kota Batu
Budiyono Tegaskan Pendampingan Karyawan PTPN I Bukan untuk Kembali Jadi Pegawai
Gemerlap Spa Ibu Kota di Tengah Dugaan Prostitusi Terselubung, Siapa yang Mengawasi?
Tahun 2026, Warga Cilincing Masih Menyeberang Kali Pakai Eretan: Di Mana Pemerataan Infrastruktur Jakarta?
Proyek Strategis Pipanisasi BBM Cikampek–Plumpang Mulai Dikerjakan, Sosialisasi Digelar di Semper Barat
Cegah ISPA, Babinsa Koramil 12/Rajeg & Bhabinkamtibmas Polsek Rajeg Sosialisasikan Larangan Bakar Sampah
JANGKAR Kecewa Kinerja PT Pakat Beusaree: Seleksi Habiskan Anggaran, Perseroda Dinilai Belum Produktif
Forum Ormas Bersatu Kota Batu Galang Dana untuk Korban Gempa NTT, Gandeng Elemen Masyarakat, Komunitas Punk dan Jurnalis

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Wali Kota Batu Lepas Peserta Muktamar NU, Doakan Keselamatan hingga Kembali ke Kota Batu

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:08 WIB

Budiyono Tegaskan Pendampingan Karyawan PTPN I Bukan untuk Kembali Jadi Pegawai

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:29 WIB

Gemerlap Spa Ibu Kota di Tengah Dugaan Prostitusi Terselubung, Siapa yang Mengawasi?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:52 WIB

Tahun 2026, Warga Cilincing Masih Menyeberang Kali Pakai Eretan: Di Mana Pemerataan Infrastruktur Jakarta?

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Proyek Strategis Pipanisasi BBM Cikampek–Plumpang Mulai Dikerjakan, Sosialisasi Digelar di Semper Barat

Berita Terbaru

TNI – Polri

Sambut Hari Jadi ke-78, Polwan Bantu Korban Kebakaran Muara Angke

Jumat, 28 Agu 2026 - 19:44 WIB