Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Advertisement
Teropong Rakyat Official AppGRATIS • Berita terkini Install
Gabung Tropong PLUS Masuk
T+
Terkini
Pasang iklan di sini

Jangkau pembaca Teropong Rakyat. Hubungi admin untuk tarif dan ketentuan iklan.

Bagikan:fXWTBPIKPNPARI Roadshow di Jawa Tengah, Rahmad Sukendar Soroti Dugaan Korupsi di Jepara dan KendalKomentar: 0

BPIKPNPARI Roadshow di Jawa Tengah, Rahmad Sukendar Soroti Dugaan Korupsi di Jepara dan Kendal

Teropong Rakyat, 17 Maret 2026, 09:38 WIB · 2 menit bacaBaca di App
Huruf
Foto: Dokumentasi

Jawa Tengah.Teropongrakyat.co- Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPIKPNPARI) melakukan roadshow ke sejumlah daerah di Jawa Tengah untuk menindaklanjuti berbagai aduan masyarakat, terutama terkait dugaan kasus korupsi dan laporan yang dinilai mandek dalam proses penanganannya.

Ketua Umum BPIKPNPARI, Tubagus Rahmad Sukendar, menegaskan bahwa pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat selama kunjungan tersebut. Aduan yang masuk mayoritas berkaitan dengan dugaan praktik korupsi di beberapa daerah yang dinilai membutuhkan perhatian serius dari aparat penegak hukum di Jawa Tengah.

“Kasus dugaan korupsi di Kabupaten Jepara dan Kabupaten Kendal menjadi perhatian serius kami. BPIKPNPARI akan terus mengawal laporan masyarakat agar proses penegakan hukum berjalan transparan, profesional, dan tidak berhenti di tengah jalan,” tegas Rahmad Sukendar dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/3/2026).

Rahmad mengungkapkan, dalam waktu dekat dirinya akan menemui Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah di Semarang untuk membahas sejumlah laporan masyarakat yang dinilai mengalami stagnasi dalam penanganannya.

Baca Juga:  Ketum PWDPI : Dua Raksasa Perkebunan Lampung, Kuasai Lebih dari 117 Ribu Hektare, Berapa Besar Kontribusi Pajaknya?

Menurutnya, BPIKPNPARI juga tengah menyiapkan dan melengkapi berbagai data serta dokumen pendukung terkait dugaan korupsi di Kabupaten Jepara. Data tersebut nantinya akan diserahkan kepada Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah agar penanganan kasus dapat segera ditindaklanjuti secara serius.

“Data dan bukti sedang kami lengkapi. Harapannya Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah dapat segera bergerak mengungkap dugaan praktik korupsi berjamaah yang diduga terjadi di Kabupaten Jepara,” ujar Rahmad.

Selain menyoroti kasus korupsi, Rahmad Sukendar juga menyampaikan bahwa pihaknya menerima ucapan terima kasih dari keluarga korban kasus pengeroyokan dan pemukulan yang terjadi di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Bahkan, keluarga korban pembunuhan di wilayah tersebut juga menyampaikan apresiasi atas bantuan BPIKPNPARI dalam mengawal kasus tersebut.

Baca Juga:  Dinas UPT dan DLHK kabupaten Bogor Sidak TPA Ilegal di Lewikopo, Desa Growong, Kacamatan Parung Panjang, Bogor, Jawa Barat

Menanggapi hal itu, Rahmad turut menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kapolda Jawa Tengah dan Wakapolda Jawa Tengah yang telah memberikan perhatian serius terhadap kasus tersebut dengan menginstruksikan penanganan cepat melalui Kapolresta Pati.

“Alhamdulillah kami bersyukur karena Bapak Kapolda dan Wakapolda Jawa Tengah memberikan atensi khusus sehingga jajaran Satreskrim Polresta Pati dapat bergerak cepat mengungkap kasus pengeroyokan dan pembunuhan tersebut,” jelasnya.

Rahmad menegaskan bahwa BPIKPNPARI akan terus hadir di tengah masyarakat sebagai pengawal aspirasi publik, khususnya dalam kasus yang menyangkut keadilan, dugaan penyalahgunaan kekuasaan, maupun praktik korupsi.

“BPIKPNPARI berkomitmen menjadi jembatan bagi masyarakat yang mencari keadilan. Baik dalam kasus korupsi maupun persoalan hukum lainnya, kami akan terus mendorong penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berpihak kepada rakyat,” pungkas Tubagus Rahmad Sukendar.**

Lihat Hukum Selengkapnya→
Artikel Terkait Hukum
Breaking NewsKanal lain
TNI – PolriKanal lain