Merasa Terancam, Wartawan Berhak Melapor dan Meminta Perlindungan Polisi

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 15:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang | Teropongrakyat.co –Terkait kasus ancaman terhadap seorang wartawan senior Sy, yang memberitakan kasus pasar Karangploso, Mohammad Solikin Al Katiri, jurnalis senior menyesalkan tindakan oknum pejabat Kepala UPT Pasar Karangploso, AT tersebut.

Dalam mekanisme yang diatur dalam kode etik jurnalistik dan undang-undang pers, disebutkan dan sudah jelas bagi pejabat/instansi maupun orang yang dirugikan dalam sebuah produk jurnalistik atau pemberitaan bisa diselesaikan dengan hak jawab.

Artinya bagi yang dirugikan lewat pemberitaan media bisa menggunakan hak klarifikasi atau membantah atas pemberitaan tersebut. Media maupun wartawannya harus memuat bantahan atau klarifikasi tersebut.

Upaya ancaman baik tindakan fisik, lewat tulisan /pesan singkat WhatsApp maupun voice note, seperti yang dilakukan oknum pejabat UPT Pasar Karangploso sebagai tindakan yang salah dan tidak dibenarkan.

Baca Juga:  Patroli Malam Bea Cukai Malang Bongkar Peredaran 238 Ribu Batang Rokok Ilegal

“Saya sudah tau dan mendengarkan ancaman yang dikirimkan ke wartawannya lewat VC, menurut saya isinya tidak mencerminkan sebagai seorang pejabat yang berstatus ASN,” ujar Mohammad Solikin Al Katiri yang juga dosen praktisi jurnalisme di sejumlah perguruan tinggi ini, Senin 29/06/2026

Ia berharap kasus pengancaman tersebut tidak diselesaikan ke ranah hukum karena akan semakin melebar dan meluas.

” Silakan diselesaikan secara kekeluargaan lah, saling memaafkan, mungkin yang wartawan menjalankan tugasnya sebagai kontrol sosial dan oknum yang mengancam sedang emosi sehingga tidak terkendali, tapi wartawan juga punya hak untuk melapor ke polisi dan minta perlindungan, ” pungkasnya.

Baca Juga:  Diduga Gelapkan BBM Subsidi, Mobil Espass Bermuatan Jeriken Diamankan di SPBU Cianjur

Jurnalis senior yang berpengalaman hampir 35 tahun sebagai wartawan ini juga menyampaikan, saat menjadi wartawan dirinya juga pernah mendapat ancaman yang tidak terhitung jumlahnya, mulai dari diculik, ditembak dan dibunuh. Namun, ia tetap menjalankan tugasnya dengan baik sesuai kode etik jurnalistik dan undang-undang pers.

“Saya menjadi wartawan mulai orde baru sampe sekarang, diancam aparat sipil, TNI maupun Polri sudah berulang kali, saya pernah digugat dan dilaporkan bupati era orde baru yang TNI aktif dan diancam ditembak polisi , penguasa wilayah berpangkat pamen,” imbuhnya

Semua ancaman itu, menurut wartawan yang terakhir bertugas di MNC Media Grup ini, selalu disikapi dengan profesional dengan mengedepankan diskusi dan dialog.

Berita Terkait

DLHK Kabupaten Tangerang Diduga Bakar Uang Rp 1,4M untuk Fasilitas Sampah yang Nggak Dipakai
Semarak HUT DKI Jakarta ke-499 kelurahan Papanggo Mengadakan Acara Bazar UMKM Yang dihadiri oleh Walikota Jakarta Utara
Walikota Batu:Satu Abad Desa Tulungrejo, Merti Bumi Jadi Simbol Persatuan dan Pelestarian Budaya
Safari Subuh Bupati Malang di Jabung, LDII Tunjukkan Peran Aktif Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pelayanan Masyarakat
Kaliku Lestari Nusantara Ajak Ratusan Relawan Bersihkan Sungai dan Tebar 1.000 Benih Ikan di Pakisaji
5 nyawa melayang karena salah kaprah. Koperasi bukan barak militer. BPI KPNPA RI Tuntut Penghentian Latsarmil KDMP
Wali Kota Batu Tinjau Jalur Usaha Tani, Dorong Penataan Kawasan dan Ajak Warga Jaga Kebersihan
Wabup Malang: Kemajuan Tak Boleh Menghilangkan Akar Budaya,Wayang Kulit Meriahkan 12 Suro Gunung Kawi

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 16:16 WIB

DLHK Kabupaten Tangerang Diduga Bakar Uang Rp 1,4M untuk Fasilitas Sampah yang Nggak Dipakai

Senin, 29 Juni 2026 - 15:06 WIB

Merasa Terancam, Wartawan Berhak Melapor dan Meminta Perlindungan Polisi

Minggu, 28 Juni 2026 - 17:47 WIB

Semarak HUT DKI Jakarta ke-499 kelurahan Papanggo Mengadakan Acara Bazar UMKM Yang dihadiri oleh Walikota Jakarta Utara

Minggu, 28 Juni 2026 - 15:17 WIB

Walikota Batu:Satu Abad Desa Tulungrejo, Merti Bumi Jadi Simbol Persatuan dan Pelestarian Budaya

Minggu, 28 Juni 2026 - 13:07 WIB

Safari Subuh Bupati Malang di Jabung, LDII Tunjukkan Peran Aktif Perkuat Sinergi Keagamaan dan Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru