Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, teropongrakyat.co – Dugaan adanya pungutan Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) dan uang pembangunan di MAN 5 Bogor yang berlokasi di Jalan Raya Cibunar, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan publik.

Saat sejumlah awak media berupaya melakukan konfirmasi dengan mendatangi sekolah pada Sabtu (6/6/2026), Kepala MAN 5 Bogor yang berinisial M.S. belum dapat ditemui dan belum memberikan keterangan terkait dugaan tersebut.

Upaya konfirmasi kemudian dilakukan kepada pihak humas sekolah yang berinisial J.B. Dalam keterangannya kepada wartawan, J.B. menyampaikan bahwa Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dinilai belum mencukupi untuk membiayai seluruh kebutuhan dan kegiatan sekolah.

Baca Juga:  BRI BO Serang Gelar Sosialisasi Brigif 87 TNI AD, Perkuat Sinergi dan Kebersamaan

“Dana BOS tidak mencukupi untuk seluruh kegiatan sekolah,” ujar J.B.

Ia juga menjelaskan bahwa pengelolaan dana SPP maupun dana pembangunan tidak dilakukan secara langsung oleh pihak sekolah, melainkan dikelola oleh Komite MAN 5 Bogor.

Meski demikian, penjelasan tersebut masih memunculkan sejumlah pertanyaan di kalangan masyarakat. Beberapa pihak mempertanyakan mekanisme pengumpulan dana, dasar hukum pelaksanaannya, serta transparansi penggunaan anggaran yang dibebankan kepada orang tua atau wali murid.

Baca Juga:  Polri Akan Gelar Apel Kasatwil 2024 Hari Ini, Fokus Wujudkan Keamanan Dalam Negeri

Hingga berita ini diterbitkan, Kepala MAN 5 Bogor berinisial M.S. belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan pungutan tersebut. Awak media masih berupaya memperoleh keterangan lebih lanjut guna menghadirkan informasi yang berimbang sesuai dengan kaidah jurnalistik.

Masyarakat berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan secara terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik serta untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap dunia pendidikan.

Berita Terkait

Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan
SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan
Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu
Siang Bolong Nongkrong Diduga Bawa Sajam, Remaja di Utan Panjang Bikin Warga Khawatir
Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU
Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan
Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum
IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia

Berita Terkait

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:22 WIB

SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:18 WIB

Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:12 WIB

Siang Bolong Nongkrong Diduga Bawa Sajam, Remaja di Utan Panjang Bikin Warga Khawatir

Senin, 1 Juni 2026 - 08:54 WIB

Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU

Berita Terbaru

Nasional

Tol Menuju Tanjung Priok Bakal Punya Tarif Terpadu

Minggu, 7 Jun 2026 - 10:08 WIB