Antam Garut Masih Tahap Evaluasi, Masuk Unit Geomin dan Fokus Kegiatan Sosial

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 18:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garut, TeropongRakyat.co – PT Aneka Tambang Tbk (Antam) hingga saat ini masih berada dalam tahap evaluasi terkait rencana operasional tambang di wilayah Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Garut. Meski telah mengantongi Izin Usaha Pertambangan (IUP), perusahaan belum memulai aktivitas produksi karena pertimbangan teknis dan aspek keekonomian yang belum menunjukkan nilai positif. Selasa (28/04/2026).

Diketahui, proyek Antam di Garut ini berada di bawah unit Geomin (Geologi dan Mineral), yang berfokus pada kegiatan eksplorasi serta kajian potensi sumber daya mineral sebelum masuk tahap operasi produksi.

Wilayah yang masuk dalam IUP tersebut memiliki potensi mineralisasi emas tipe epitermal sulfidasi tinggi, tepatnya di daerah Cijulang, Kecamatan Pamulihan. Namun, hingga kini Antam masih melakukan kajian mendalam guna memastikan kelayakan teknis dan ekonomis sebelum memulai kegiatan penambangan.

Baca Juga:  BRI Bintaro Gelar Car Free Day, Hadirkan Olahraga dan Edukasi Perbankan untuk Masyarakat

Selama masa evaluasi, Antam mengedepankan program sosial yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat sekitar. Salah satu program unggulan adalah budidaya maggot yang memanfaatkan sampah organik dari warga. Program ini tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga menciptakan nilai ekonomis bagi masyarakat, khususnya di sektor pertanian.

Selain itu, perusahaan juga mengembangkan peternakan ayam petelur. Maggot hasil budidaya dimanfaatkan sebagai pakan tambahan berprotein tinggi, sehingga menghasilkan telur berkualitas baik. Hasil produksi dari kedua program tersebut kemudian didistribusikan kembali kepada warga secara gratis.

Baca Juga:  Apical Salurkan Bantuan Fasilitas Sarana Belajar untuk TPQ As Saniyah Kampung Pitung Marunda Pulo

Ketua Tim Pemeliharaan Lingkungan dan Sosial IUP OP Arinem, M. Dian Syahputra Siahaan, menegaskan bahwa seluruh hasil produksi tersebut dikembalikan kepada masyarakat tanpa dipungut biaya.

“Semua hasil produksi kita ini, kita kembalikan lagi kepada warga secara gratis,” ujarnya.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Antam dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata, sambil menunggu kepastian operasional tambang di wilayah Pamulihan, Garut.

Berita Terkait

Ketum BPIKPNPARI Rahmad Sukendar Sampaikan Duka Mendalam atas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur, Desak Pemerintah Usut Tuntas
Melayat ke Rumah Duka, Wali Kota Jakarta Pusat Sampaikan Belasungkawa Ke Keluarga Korban Tabrakan Kereta Api
KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Penumpang Terjepit
Polres Malang Bongkar Penyalahgunaan LPG 3 Kg, Disuntik ke Bright Gas untuk Dijual Berantai
Aero Astra Akademia Hadirkan Sekolah Berbasis Industri, Siswa Siap Kerja
Jakarta Terasa Panas, BMKG Ungkap Data Suhu Maksimum Sejumlah Wilayah
Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kasus Kekerasan Anak di Daycare Little Aresa Yogya
Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:03 WIB

Antam Garut Masih Tahap Evaluasi, Masuk Unit Geomin dan Fokus Kegiatan Sosial

Selasa, 28 April 2026 - 13:04 WIB

Ketum BPIKPNPARI Rahmad Sukendar Sampaikan Duka Mendalam atas Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur, Desak Pemerintah Usut Tuntas

Senin, 27 April 2026 - 22:37 WIB

KRL Diseruduk KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Penumpang Terjepit

Senin, 27 April 2026 - 18:22 WIB

Polres Malang Bongkar Penyalahgunaan LPG 3 Kg, Disuntik ke Bright Gas untuk Dijual Berantai

Senin, 27 April 2026 - 00:36 WIB

Aero Astra Akademia Hadirkan Sekolah Berbasis Industri, Siswa Siap Kerja

Berita Terbaru