Motor Listrik untuk SPPG Dibeli Rp 42 Juta per Unit, Lebih Murah dari Harga Pasaran

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 07:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, teropongrakyat.co — Dadan Hindayana mengungkapkan harga pembelian motor listrik yang diperuntukkan bagi Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Ia menyebut, setiap unit motor tersebut dibeli dengan harga sekitar Rp 42 juta, lebih rendah dari harga pasaran.

“Harga pasaran Rp 52 juta, tapi kita beli kalau nggak salah Rp 42 juta, di bawah harga pasaran,” ujar Dadan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga:  Doa Kiai Pemalang Agar Pilkada 2024 Aman dan Damai

Dadan menjelaskan, pengadaan motor listrik ini telah dianggarkan sejak tahun 2025. Program tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung operasional SPPG di berbagai wilayah, khususnya dalam menunjang mobilitas dan efisiensi kerja di lapangan.

Dari target awal sebanyak 24.400 unit motor listrik, Badan Gizi Nasional (BGN) telah merealisasikan pembelian sebanyak 21.800 unit. Jumlah tersebut menunjukkan progres signifikan dalam pelaksanaan program, meski belum sepenuhnya mencapai target yang ditetapkan.

Baca Juga:  Sambut HPN 2026, PWI Bangka Selatan Ajak Wartawan Jelajah Wisata Basel

Penggunaan motor listrik ini juga dinilai sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendorong penggunaan energi ramah lingkungan serta efisiensi anggaran melalui pembelian di bawah harga pasar.

Namun demikian, publik diperkirakan akan tetap menyoroti transparansi serta efektivitas distribusi dan pemanfaatan kendaraan tersebut di lapangan, mengingat jumlah anggaran yang tidak sedikit dalam program ini.

donie.

Berita Terkait

Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu
Siang Bolong Nongkrong Diduga Bawa Sajam, Remaja di Utan Panjang Bikin Warga Khawatir
Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU
Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan
Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum
IIW Indonesia 2026 Hadir Lagi, Jadi Tempat Kumpul Teknologi dan Pelaku Industri Dunia
TNI AL Gagalkan Dugaan Penyelundupan Mineral Radioaktif di Batam
Dugaan Intimidasi Warnai Pemeriksaan Karyawan PT Volta Indonesia Semesta di Semarang

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:18 WIB

Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:12 WIB

Siang Bolong Nongkrong Diduga Bawa Sajam, Remaja di Utan Panjang Bikin Warga Khawatir

Senin, 1 Juni 2026 - 08:54 WIB

Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU

Minggu, 31 Mei 2026 - 17:23 WIB

Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 23:57 WIB

Soal Perkara Kasus Dugaan Korupsi Pasar Among Tani, Pemkot Batu Serahkan Sepenuhnya pada Proses Hukum

Berita Terbaru