Proyek gedung Kejari Jakarta Utara Picu Banjir dan Kebisingan, Warga Keluhkan Tak Ada Sosialisasi 

- Jurnalis

Kamis, 23 Oktober 2025 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembangunan Kejari Tanjung Priok Tuai Protes Warga (foto:teropongrakyat.co)

Jakarta Utara, 22 Oktober 2025 — Pembangunan gedung baru Kejaksaan Negeri (Kejari) di Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, menuai keluhan warga. Proyek yang diduga tidak memiliki Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) ini berdampak pada munculnya banjir lokal, kebisingan, dan potensi gangguan kesehatan bagi masyarakat sekitar.

Menurut pantauan di lapangan, hasil urukan tanah di area proyek membuat air hujan tidak terserap dengan baik. Akibatnya, saat hujan deras turun, genangan air meluas hingga ke pemukiman warga. Kondisi ini menimbulkan keresahan karena dikhawatirkan dapat memicu penyakit berbasis lingkungan seperti demam berdarah dan infeksi kulit.

Ali, salah satu warga terdampak, menyesalkan minimnya sosialisasi dan perhatian terhadap dampak lingkungan.

Baca Juga:  Team Kecamatan Pebayuran Monitoring Evaluasi Kegiatan Yang Bersumber Dari ADD Dan DD Dan Bantuan Propinsi Jawa Barat Anggran 2024

“Setiap hari susah istirahat, berisik sekali. Mereka main uruk aja tanpa membuat parit (saluran air). Sekarang hujan, banjir deh kami. Waktu kami protes ke Rukun Warga, (RW). jawabnya cuma, ‘fotoin nanti kita tanyakan ke mereka,’” keluh Ali, Rabu (22/10/2025).

Proyek gedung Kejari Jakarta Utara Picu Banjir dan Kebisingan, Warga Keluhkan Tak Ada Sosialisasi  - Teropong Rakyat
Banjir Pemukiman Warga

Menanggapi hal ini, pakar lingkungan, Dr. Riza Mahendra, menilai pembangunan tanpa AMDAL atau UKL-UPL (Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan) merupakan bentuk pelanggaran serius terhadap prinsip pembangunan berkelanjutan.

“Setiap kegiatan pembangunan yang berpotensi menimbulkan dampak terhadap lingkungan wajib memiliki AMDAL atau UKL-UPL. Tanpa itu, risiko seperti genangan air, polusi suara, hingga pencemaran tanah dan udara tidak bisa dikendalikan dengan baik,” jelas Riza.

Baca Juga:  Penjualan Obat Keras Terbatas di Jalan WR. Supratman Buat Masyarakat Resah, Peran Aparat Dipertanyakan

“Dalam kasus seperti ini, pihak pemerintah daerah dan instansi terkait seharusnya segera melakukan audit lingkungan serta menghentikan sementara kegiatan proyek sampai ada kepastian izin lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu perwakilan vendor proyek saat dikonfirmasi mengatakan bahwa dokumen lingkungan masih dalam proses penyusunan.
“Kita juga baru cek ini. AMDAL masih dalam proses,” ujar salah satu vendor di lokasi proyek

Proyek gedung Kejari Jakarta Utara Picu Banjir dan Kebisingan, Warga Keluhkan Tak Ada Sosialisasi  - Teropong Rakyat

Redaksi juga telah mencoba mengonfirmasi hal ini kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Jakarta Utara, namun hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan.

Hingga kini, pihak Kejari Tanjung Priok maupun vendor pelaksana proyek belum memberikan pernyataan resmi terkait dugaan ketiadaan AMDAL serta keluhan warga sekitar.

Berita Terkait

Ratusan Buruh Malang Raya Menggelar Aksi Menuntut Pencabutan UU Ciptaker di depan Balai kota Malang
Kuat, Berdaya, dan Inovatif: Kontribusi Perempuan API Majukan Industri Pelabuhan
PkM Dosen Universitas Pamulang Dorong Desa Sukaraja Menuju Desa Mandiri Berbasis Digital
Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!”
Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur
Tak Terganggu! TPK Koja Jelaskan Penyesuaian Arus Logistik Pasca Idul Fitri
Pelabuhan Tanjung Priok Sukses Melayani Arus Mudik Penumpang Kapal Laut 2026
Momentum Lebaran, Pengurus LDII Kota Pasuruan Pererat Tali Silaturahiim Dengan Wali Kota

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 17:58 WIB

Ratusan Buruh Malang Raya Menggelar Aksi Menuntut Pencabutan UU Ciptaker di depan Balai kota Malang

Jumat, 24 April 2026 - 15:07 WIB

Kuat, Berdaya, dan Inovatif: Kontribusi Perempuan API Majukan Industri Pelabuhan

Sabtu, 18 April 2026 - 02:25 WIB

PkM Dosen Universitas Pamulang Dorong Desa Sukaraja Menuju Desa Mandiri Berbasis Digital

Kamis, 9 April 2026 - 16:18 WIB

Rahmad Sukendar Desak Presiden Prabowo Perhatikan Kesejahteraan Jaksa: Ungkap Triliunan, Aparat Jangan Dibiarkan Terabaikan!”

Kamis, 2 April 2026 - 20:28 WIB

Manajemen Lalu Lintas Berbasis Kapasitas: Gate Pass Tanjung Priok Atur Arus Kendaraan Secara Terukur

Berita Terbaru