Mahasiswa Pase Sindir Istri Pejabat Pemko Lhokseumawe Bergaya Hedon

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lhokseumawe, teropongrakyat.co | Kisruh carut marut di Indonesia berdampak signifikan atas bergejolaknya masyarakat dan mahasiswa di seluruh penjuru negeri.

Aliansi Mahasiswa Pase yang merupakan gabungan dari beberapa kampus di Kota Lhokseumawe melaksanakan aksi di kantor DPRK Lhokseumawe pada (1/09/2025).

Salah Satu Orator dan juga Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Malikussaleh (Unimal) adalah Rendi Al-Fariq mengingatkan Istri Pejabat di pusaran Pemko Lhokseumawe agar tidak bergaya Hedon.

Baca Juga:  Sambut Pilkada Damai dan Riang Gembira, Kapolda Bengkulu Ajak Kedua Paslon Gub dan Wagub Nyanyi Bareng di Malam Pengundian Nomor Urut

“Kepada Istri Pejabat hari ini, jangan terlalu hedon, jangan terlalu banyak gaya, jadi tolong disampaikan kepada DPRK dan juga Istri Pejabat” Tegasnya Saat Orasi.

Dirinya juga menegaskan masih banyaknya pengangguran di Kota Lhokseumawe, sehingga berakibat kemampuan ekonomi masih di bawah rata rata.

Baca Juga:  PN Jakarta Timur Eksekusi Lahan Hasil Lelang, Pemilik Ajukan Gugatan PTUN

“Disini Masyarakat Kota Lhokseumawe, masih banyak pengangguran, masih banyak yang belum mendapatkan pekerjaan” lanjutnya.

Disamping itu, Demo Mahasiswa aliansi Pase Dikawal Ketat oleh aparat TNI, Polri dan berjalan lancar hingga Petisi tuntutan Mahasiswa Ditandatangani Oleh Ketua DPRK Lhokseumawe Faisal Haji Isa , Walikota Lhokseumawe Dr Sayuti Abu bakar.

Berita Terkait

Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola
Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi
Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan
SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan
Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu
Siang Bolong Nongkrong Diduga Bawa Sajam, Remaja di Utan Panjang Bikin Warga Khawatir
Camat Koja Bungkam Saat Dikonfirmasi Terkait Dapur MBG di Area SPBU
Warga Transmigrasi Air Balui SP2 Terpaksa Mengungsi Berbulan-bulan Saat Musim Hujan, Pertanyakan Penyebab Banjir Berkepanjangan

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 10:21 WIB

Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:31 WIB

Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:22 WIB

SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:18 WIB

Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Berita Terbaru