Toko Obat di Cikedokan Tutup Berhari-hari, Penjual Akui Tetap Melayani Lewat Sistem COD

- Jurnalis

Selasa, 25 November 2025 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bekasi, teropongrakyat.co – Sebuah toko yang biasa melayani transaksi pulsa, layanan digital, hingga penjualan obat-obatan di Jalan Raya Cibening – Cikedokan, Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, terpantau tutup selama beberapa hari terakhir. Pintu rolling door berwarna oranye tertutup rapat dan dikunci dengan pagar besi, sehingga tidak ada aktivitas di bagian dalam toko.

Meski toko tampak tidak beroperasi, aktivitas penjualan disebut tetap berjalan melalui sistem COD (Cash on Delivery). Hal itu diungkapkan oleh salah satu penjual yang ditemui wartawan.

Baca Juga:  Kemarin Bilang Pasrah, Rumah Dinas Gus Halim di Gerudug Lembaga Anti Rasuah, Barang Dan Uang Disita, 21 Orang Dicekal
Toko Obat di Cikedokan Tutup Berhari-hari, Penjual Akui Tetap Melayani Lewat Sistem COD - Teropong Rakyat
Melayani COD

“Saat ini kita COD bang. Toko udah beberapa hari tutup, ini juga kita kordinasi bang Dedy,” ujar seorang penjual obat saat dikonfirmasi.

Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan baru terkait operasional toko yang secara fisik tidak dibuka untuk umum, namun tetap melakukan transaksi secara langsung di luar lokasi.

Baca Juga:  Danrem 043/Garuda Hitam Kumpulkan 3000 Prajurit, Ini Intruksinya?
Toko Obat di Cikedokan Tutup Berhari-hari, Penjual Akui Tetap Melayani Lewat Sistem COD - Teropong Rakyat
Pengendali Kordinasi

Warga sekitar juga mengaku heran karena toko tersebut biasanya buka setiap hari dan melayani berbagai jenis transaksi.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak terkait yang disebut dalam pernyataan penjual belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan penutupan toko maupun prosedur penjualan yang tetap berjalan di luar operasional toko.

Berita Terkait

Rahmad Sukendar Desak Kejagung Transparan, Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kajari Karo
Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard
BPI KPNPA RI Apresiasi Gerak Cepat Kejagung, Minta Penindakan Tak Berhenti di Pencopotan
Aksi Solidaritas untuk Vanessa Digelar di Mabes Polri, Desak Penangguhan Penahanan dan Gelar Perkara Khusus
BPIKPNPARI Akan Temui Kemenko Polhukam, Desak Tindakan Tegas atas Aktivitas Reklamasi PT Gandasari Shipyard
BPIKPNPARI Desak Ketua KPK Mundur, Tuding Lembaga Antirasuah Kehilangan Marwah
Dilaporkan ke Dewas, Pimpinan KPK Diduga Nirtransparansi dan ‘Masuk Angin’
Warga Sambirejo Pasuruan Digegerkan Penemuan Mayat Perempuan di Samping Tower Seluler

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 23:53 WIB

Rahmad Sukendar Desak Kejagung Transparan, Usut Tuntas Dugaan Pelanggaran Kajari Karo

Sabtu, 4 April 2026 - 15:10 WIB

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

Jumat, 3 April 2026 - 15:05 WIB

BPI KPNPA RI Apresiasi Gerak Cepat Kejagung, Minta Penindakan Tak Berhenti di Pencopotan

Rabu, 1 April 2026 - 17:13 WIB

Aksi Solidaritas untuk Vanessa Digelar di Mabes Polri, Desak Penangguhan Penahanan dan Gelar Perkara Khusus

Selasa, 31 Maret 2026 - 10:35 WIB

BPIKPNPARI Akan Temui Kemenko Polhukam, Desak Tindakan Tegas atas Aktivitas Reklamasi PT Gandasari Shipyard

Berita Terbaru

Breaking News

Truk Sawit Terguling di Jalan Manunggal, Akses Warga Sempat Lumpuh

Minggu, 5 Apr 2026 - 13:29 WIB