Perayaan Malam Takbiran, Seorang Pria Diduga Copet Jadi Bulan-Bulanan Warga

- Jurnalis

Senin, 31 Maret 2025 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Teropongrakyat.co ||Pada malam perayaan hari raya idul fitri 1 syawal 1446 H/2025 seluruh masyarakat tentunya akan merayakan dengan penuh kegembiraan yang tak dapat dinilai oleh apapun. Namun berbeda dengan pria satu ini, bukannya turut merayakan malam takbiran, dirinya justru diduga mengambil kesempatan dengan melakukan aksi pencopetan di tengah kerumunan.

Kejadian ini bermula dari seorang wanita yakni korban yang berteriak setelah menyadari Handphone (HP) nya hilang. Kemudian, tiba-tiba warga membawa seorang pemuda yang diduga pencopet.
Pria yang diduga copet tersebut sempat menjadi bulan-bulanan warga yang berada dilokasi kejadian. Wajar saja, saat itu suasana terlihat begitu ramai.

Baca Juga:  Skandal KPR MBR Terkuak: Menkeu Purbaya Buru Dalang Penipuan Angka Massif

Kejadian pencopetan yang terjadi pada hari Senin 31 Maret 2025 dini hari tersebut berlokasi di Jl. H. Benyamin Sueb Kemayoran Jakarta Pusat.

Perihal tersebut dibenarkan oleh Kanit Reskrim Polsek Kemayoran, Iptu Budi Setiadi. Dirinya mengatakan bahwa dilokasi itu terdapat seseorang yang diduga melakukan pencopetan Handphone (HP) pada seorang wanita.

Baca Juga:  Pemerintah Kota Bekasi Ungkapkan Kualitas Udara Kota Bekasi Masih Dalam Kriteria Sedang

“Benar, kami mengamankan seseorang yang diduga melakukan pencopetan, dan masih dalam pemeriksaan,” ungkap Budi kepada wartawan melalui pesan singkat WhatsApp Messenger (WA).

Budi juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada akan tindak kejahatan. “Sesuai inatruksi dari Bapak Kapolsek Kemayoran, Kompol Agung Ardiansyah S.H. M.H, kami (polsek kemayoran-red) mengimbau kepada seluruh warga untuk selalu waspada atas segala aksi kejahatan,” pungkasnya.

Penulis : Irawan

Berita Terkait

Dorong Kesejahteraan Petani, HMTN-MP Perkenalkan Program Terintegrasi di Subang
Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik
57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006
POLSEK Bogor Timur Diduga Langgar Peraturan KAPOLRI: BERIKAN RUANG MEDIASI UNTUK DEPT COLLECTOR
Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda
Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan
Wanita PNS Jadi Korban Penganiayaan di Dramaga, Pelaku Diduga Keponakan Sendiri
Api Melalap Kamar Kos di Kemayoran, Pria 26 Tahun Ditemukan Tewas di Kamar Mandi

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 08:57 WIB

Dorong Kesejahteraan Petani, HMTN-MP Perkenalkan Program Terintegrasi di Subang

Jumat, 17 April 2026 - 22:28 WIB

Kebakaran Rumah di Randudongkal Pemalang, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Jumat, 17 April 2026 - 13:07 WIB

57 Detik yang Mengubah Segalanya, Mengenang Tragedi Gempa Yogyakarta 2006

Kamis, 16 April 2026 - 17:38 WIB

Tiang Patah Dibiarkan Menggantung, Ancam Nyawa Warga Marunda

Kamis, 16 April 2026 - 12:23 WIB

Paskah Bersama PGLII, Yayasan Mahanaim dan FGTG Ministry Serukan Iman yang Aktif dan Berani Menghadapi Tantangan

Berita Terbaru