Pemprov DKI Jakarta Akan Tertibkan Penertiban Proyek Galian Yang Perparah Macet

- Jurnalis

Jumat, 20 Juni 2025 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, TeropongRakyat.co Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan akan menertibkan berbagai proyek pembangunan yang mangkrak di sejumlah titik ibu kota. Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas keluhan warga terkait banyaknya proyek galian yang dibiarkan terbengkalai dan memakan badan jalan, menyebabkan kemacetan parah di berbagai wilayah.

Proyek-proyek tersebut mencakup beragam sektor, mulai dari instalasi fiber optik hingga pekerjaan utilitas lainnya. Pramono menyebut, beberapa proyek bahkan tidak menunjukkan aktivitas pembangunan meski area kerja tetap ditutup dan mengganggu lalu lintas.

Baca Juga:  Kapolri dan Ketua Bhayangkari Sapa Dua Anak Pemenang Lomba Setapak Perubahan
Pemprov DKI Jakarta Akan Tertibkan Penertiban Proyek Galian Yang Perparah Macet - Teropong Rakyat
Imbas Galian Dijalan Penyebab Kemacetan Parah (foto:detik.com)

“Kami sudah menggelar rapat khusus pekan lalu membahas masalah ini. Bukan hanya proyek di luar kota, tapi juga di dalam kota yang dibiarkan terbengkalai. Ada yang hampir setahun lebih tidak ada aktivitasnya,” ujar Pramono usai meninjau pembangunan tanggul di Muara Angke, Jakarta Utara, Kamis (12/6).

Ia juga menyoroti kejadian di mana para pekerja proyek terekam merokok dan makan di lokasi tanpa melakukan pekerjaan, yang kemudian viral di media sosial.

Baca Juga:  Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir di Pondok Gede Permai, Bekasi

Itu sebabnya saya minta Dinas Bina Marga segera menertibkan. Tidak bisa dibiarkan begitu saja,” tegasnya.

Meski demikian, Pramono menyatakan sejumlah proyek telah berhasil diselesaikan, khususnya yang terkait sumber daya air. “Kalau yang sumber daya air relatif sudah ya. Sudah dibukakan semua sekarang. Mudah-mudahan ini bisa mengurangi beban transportasi di Jakarta secara perlahan,” jelasnya.

Penertiban ini diharapkan dapat mempercepat penyelesaian proyek dan mengurangi dampak negatif terhadap mobilitas masyarakat di ibu kota.

Berita Terkait

Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok
Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat
Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut
Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang
Yusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoesoedibjo Wajib Bayar Ganti Rugi USD 28 Juta dan Rp50 Miliar
Bukti Surat Keterangan , Kades Rajekwesi Plin-plan Dalam Rapat Dukcapil Jepara
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur, Minta Yoyok Kusnodo Lanjutkan Kepemimpinan
Warga Berbondong-bondong Datangi Rumah Kepala Desa Cibuyur

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 10:24 WIB

Aksi Brutal di Gununghalu, Wartawan Jadi Korban Penganiayaan dan Ancaman Golok

Jumat, 24 April 2026 - 23:19 WIB

Nikel 150 MT Dipersoalkan, Kerugian Rp151 Miliar, 11 Pihak Terancam Digugat

Jumat, 24 April 2026 - 23:07 WIB

Pernah Menang Sebagian di Pengadilan, Sengketa Lahan Makawi vs Summarecon Masih Berlanjut

Jumat, 24 April 2026 - 16:14 WIB

Korban Penipuan Tanah di Bogor Kecewa, Laporan Tak Kunjung Berkembang

Jumat, 24 April 2026 - 10:46 WIB

Yusuf Hamka Menang Gugatan, Hary Tanoesoedibjo Wajib Bayar Ganti Rugi USD 28 Juta dan Rp50 Miliar

Berita Terbaru