Demo Mahasiswa Tolak Kenaikan PPn 12%. Presiden Diminta Keluarkan Perppu.

- Jurnalis

Sabtu, 28 Desember 2024 - 00:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Teropongrakyat.co – 27 Desember 2024 – Ratusan mahasiswa dari berbagai universitas di Jakarta menggelar demonstrasi di depan Gedung DPR/MPR hari ini, Selasa, untuk menolak rencana pemerintah menaikkan PPN menjadi 12%. Aksi ini diwarnai orasi-orasi kritis yang mengecam kebijakan tersebut dinilai akan membebani perekonomian rakyat, khususnya mahasiswa.

Koordinator aksi, Dimas Prasetyo, mengatakan kenaikan PPN akan berdampak signifikan terhadap biaya hidup mahasiswa. “Kenaikan harga barang dan jasa akibat PPN 12% akan semakin menyulitkan kami yang sudah berjuang keras membiayai pendidikan,” tegas Dimas. Ia menambahkan, banyak mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu dan mengandalkan beasiswa atau kerja paruh waktu untuk bertahan hidup. Kenaikan PPN ini akan mengancam keberlangsungan studi mereka.

Baca Juga:  Diancam 20 Tahun Penjara, Nikita Mirzani Terheran-Heran, Aktivis 98: Hukum Peradilan Negeri Ini Layaknya Dagelan Ludruk?

Para demonstran membawa berbagai macam poster dan spanduk yang berisi tuntutan penolakan kenaikan PPN dan seruan kepada pemerintah untuk lebih memperhatikan nasib rakyat. Suasana demonstrasi berlangsung tertib dan kondusif, dikawal ketat oleh aparat kepolisian. Perwakilan mahasiswa diterima oleh anggota DPR untuk menyampaikan aspirasi mereka.

Baca Juga:  Raja Ampat: Empat Izin Pertambangan Dicabut, Satu Dipertahankan di Tengah Kekhawatiran Pelanggaran HAM

Meskipun belum ada pernyataan resmi dari pemerintah terkait demonstrasi ini, aksi mahasiswa menunjukkan gelombang penolakan yang cukup besar terhadap rencana kenaikan PPN. Publik pun menunggu langkah selanjutnya yang akan diambil pemerintah menanggapi tuntutan mahasiswa. Apakah pemerintah akan mempertimbangkan kembali rencana kenaikan PPN atau tetap melanjutkan kebijakan tersebut tetap menjadi pertanyaan besar.

Berita Terkait

Korban Janji Manis, Warga Balai Raba’a Manggopoh Palak Gadang Ulakan Pariaman Meminta Keadilan
PT ANTAM Unit Geomin Gelar Workshop Aklimatisasi Anggrek, Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pakenjeng
Kenz’s Hill Cafe & Resto Destinasi Wisata Kuliner di Batu Flower Garden, Tawarkan Panorama 360 Derajat, Pengunjung bisa Nikmati Sunrise dan Citylight Point
Polsek Tanah Abang Sita Ratusan Butir Tramadol dari Toko Kelontong di Petamburan
Mobil Pembawa Rokok Ilegal Sempat Kabur, Bea Cukai Malang Amankan 84 Ribu Batang Tanpa Pita Cukai
Bea Cukai Malang Gagalkan Pengiriman Tembakau Iris Ilegal di Jalur Tol Malang-Pandaan
Prabowo Subianto Imbau Masyarakat Melaporkan Tindakan Aparat yang Tidak Sesuai Ketentuan
PT Brantas Abipraya Respons Cepat Keluhan Warga, Jam Operasional Truk Proyek Rusun Marunda Kini Diatur

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:50 WIB

Korban Janji Manis, Warga Balai Raba’a Manggopoh Palak Gadang Ulakan Pariaman Meminta Keadilan

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:14 WIB

PT ANTAM Unit Geomin Gelar Workshop Aklimatisasi Anggrek, Dorong Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pakenjeng

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:59 WIB

Kenz’s Hill Cafe & Resto Destinasi Wisata Kuliner di Batu Flower Garden, Tawarkan Panorama 360 Derajat, Pengunjung bisa Nikmati Sunrise dan Citylight Point

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:14 WIB

Polsek Tanah Abang Sita Ratusan Butir Tramadol dari Toko Kelontong di Petamburan

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:06 WIB

Mobil Pembawa Rokok Ilegal Sempat Kabur, Bea Cukai Malang Amankan 84 Ribu Batang Tanpa Pita Cukai

Berita Terbaru