Kapolres Kuansing Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2024

- Jurnalis

Selasa, 27 Agustus 2024 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TELUKKUANTAN,– Teropongrakyat co –  Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, S.I.K., M.H., memimpin langsung Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2024 (OMB LK 2024) yang digelar di Lapangan Jalran Rusdi S. Abrus, Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuansing, pada Selasa (27/8/2024) pukul 07.30 WIB. Apel ini menandai dimulainya operasi pengamanan Pilkada serentak tahun 2024 di Provinsi Riau.

Apel ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari berbagai instansi, termasuk Pj. Sekda Kuansing dr. Fahdiansyah, S.PoG., Wakapolres Kuansing KOMPOL Robet Arizal, S.Sos., Asisten III Kabupaten Kuansing Drs. Rustam Mahmud, Ketua KPU Kuansing Wawan Ardi, Komisioner Bawaslu Kuansing Ade Indra Sakti, S.E., serta perwakilan dari TNI, Dishub, BPBD, dan partai politik. Hadir pula para Kepala Dinas, Kapolsek, perwira, serta personel Polres Kuansing yang berjumlah 350 orang, ditambah satu pleton dari TNI, Dishub, dan BPBD.

Baca Juga:  Warga Kalibaru Barat Dikejutkan Penemuan Mayat Mengambang di Dermaga

Apel dimulai dengan masuknya Komandan Apel IPDA Desrizal, S.H., yang mengambil alih pimpinan pasukan, diikuti oleh laporan dari Perwira Apel AKP Yuhelmi. Setelah itu, Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito selaku Pimpinan Apel memasuki lapangan dan disambut dengan penghormatan pasukan.

Acara dilanjutkan dengan penyematan pita tanda operasi sebagai simbol dimulainya Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2024. Dalam amanatnya, Kapolres Kuansing menyampaikan pentingnya operasi ini, yang akan berlangsung selama 127 hari, mulai dari 27 Agustus hingga 31 Desember 2024. Operasi ini melibatkan total 6.756 personel, terdiri dari 1.756 personel Satker Mapolda Riau dan 5.000 personel dari Polres/Ta jajaran Polda Riau.

Kapolres Kuansing AKBP Pangucap Priyo Soegito, S.I.K., M.H., menyampaikan, “Bahwa apel gelar pasukan ini bertujuan untuk melakukan pengecekan akhir terhadap kesiapan personel dan sarana prasarana (Sarpras) yang akan digunakan dalam pengamanan Pilkada serentak di Provinsi Riau. Apel ini merupakan bentuk penjaminan kualitas (quality control) dan kerja kolektif antara TNI-Polri, Pemerintah Daerah, KPU, Bawaslu, serta seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan Pilkada yang aman dan damai,” ujar Kapolres.

Baca Juga:  "Kondisi Memperihatinkan: Aset Wisata Indramayu Terbengkalai."

Apel Gelar Pasukan OMB LK 2024 ini selesai pada pukul 08.00 WIB, dengan situasi yang dilaporkan aman dan kondusif. Apel ini menjadi momentum penting dalam memastikan kesiapan Polres Kuansing dan seluruh unsur terkait dalam mengawal jalannya Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Kuansing dan sekitarnya.

Kapolres Kuansing menutup apel dengan harapan agar seluruh personel dapat melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga netralitas, serta menjamin keamanan dan ketertiban selama seluruh tahapan Pilkada. “Kita semua harus bersinergi dan solid dalam menjaga keamanan Pilkada ini, demi terciptanya demokrasi yang sehat dan bermartabat di Kabupaten Kuansing,” pungkas Kapolres.

(Sudirlam)

Kapolres Kuansing Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Mantap Praja Lancang Kuning 2024 - Teropong Rakyat

 

Berita Terkait

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu
Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani
Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”
Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola
Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi
Realisasi Utang Negara Hingga Mei 2026 Terukur dan Sesuai Kebutuhan
SDN Rawa Badak Utara 15 Gelar Perpisahan dan Pelepasan Siswa Kelas VI, Siswa Berprestasi Raih Penghargaan
Vendor Pertanyakan Nasib Tagihan Rp1,6 Miliar Setelah Bertahun-tahun Menunggu

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:38 WIB

Bau Amonia dan Metan Limbah Kotoran Sapi Dikeluhkan Warga Desa Tlekung Kota Batu, Kharisma: Ibu Saya Sakit jadi Terganggu

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:37 WIB

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Senin, 8 Juni 2026 - 19:50 WIB

Ahli Tergugat Dinilai Blunder di Persidangan, Akui AJB yang Ditandatangani Orang Meninggal “Batal Demi Hukum”

Senin, 8 Juni 2026 - 10:21 WIB

Tragedi Curug Ciparay: Wisatawan Ditemukan Tewas Setelah Diperingatkan Pengelola

Minggu, 7 Juni 2026 - 09:33 WIB

Diduga Ada Pungutan SPP dan Uang Pembangunan, Kepala MAN 5 Bogor Belum Berikan Klarifikasi

Berita Terbaru

Breaking News

Pertamax Naik Rp4.000, Masyarakat Terbebani

Rabu, 10 Jun 2026 - 11:37 WIB