Gus Imin Hadiri Haul ke-21 KH. Muhsin Syafi’i, Tegaskan Pesantren sebagai Garda Utama Pemberdayaan Umat

- Jurnalis

Senin, 24 November 2025 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG | Teropongrakyat.co – Ribuan jamaah memadati Pondok Pesantren Roudlotul Muhsinin, Desa Kuwolu, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Minggu (23/11/2025). Mereka hadir dalam Haul ke-21 pendiri pesantren tersebut, Almaghfurlah KH. Muhsin Syafi’i. Acara berlangsung penuh khidmat dengan rangkaian tahlil akbar, tausiyah, dan doa bersama.

Gus Imin Hadiri Haul ke-21 KH. Muhsin Syafi’i, Tegaskan Pesantren sebagai Garda Utama Pemberdayaan Umat - Teropong Rakyat

Momentum Haul kali ini menjadi semakin istimewa dengan kehadiran Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Dr. (H.C.) Drs. H. Abdul Muhaimin Iskandar, M.Si., atau akrab disapa Gus Imin, bersama sejumlah rombongan pejabat Forkopimda dan tokoh ulama terkemuka.

Tercatat sedikitnya 3.000 jamaah hadir dalam kegiatan yang dipimpin oleh Ketua Panitia, M. Mudhoffar. Termasuk di antara undangan penting yaitu Wakil Bupati Malang Hj. Lathifah Shohib, Dirbinmas Polda Jatim Kombes Pol Lafri Prasetyono, perwakilan Kodim 0818 Malang-Batu, serta sejumlah kiai kharismatik dari pesantren besar di Jawa Timur.

Gus Imin Hadiri Haul ke-21 KH. Muhsin Syafi’i, Tegaskan Pesantren sebagai Garda Utama Pemberdayaan Umat - Teropong Rakyat

Soroti Peran Vital Pesantren untuk Masa Depan Bangsa

Dalam sambutannya, Gus Imin menegaskan bahwa pesantren adalah institusi pemberdayaan masyarakat paling efektif sejak dahulu hingga kini.

Baca Juga:  Cegah Gauntibmas, Polsek Kemayoran Gelar Patroli Dialogis

“Pesantren telah memberikan arah dan tujuan hidup bagi masyarakat. Pemerintah seharusnya berterima kasih kepada para ulama dan masyayikh karena peran penting mereka dalam membangun generasi tangguh, bermartabat, dan bermanfaat bagi bangsa,” ungkapnya.

Ia mengajak seluruh pihak melakukan introspeksi diri dan memperkuat sinergi dalam menghadapi tantangan masa depan yang semakin kompleks.

Nasihat Ulama: Ilmu yang Diamalkan Menghadirkan Keberkahan

Rangkaian acara juga diisi pesan-pesan penuh hikmah dari ulama besar, antara lain Romo KH. Hanan Maksum dari Kediri yang mengingatkan bahwa ilmu harus diamalkan agar bernilai manfaat.

“Menuntut ilmu tidak bergantung pada harta, tetapi pada niat yang sungguh-sungguh,” pesannya kepada santri dan jamaah.

Sementara itu, Mauidloh Hasanah oleh Gus Abdulrahman Al Kautsar (Gus Kausar) dari Ploso Kediri menekankan pentingnya menjaga hubungan santri dengan para guru sebagai penjaga keberkahan ilmu.

Baca Juga:  HUT ke - 45 Satpam kabupaten Malang tebar kepedulian Lewat Donor darah

“Meski guru kita telah tiada, ajaran mereka tetap melekat. Jangan pernah jauh dari ulama agar hati kita tetap hidup,” ujarnya

Syiar Cinta Guru dan Ulama

Pihak keluarga mengucapkan terima kasih atas kehadiran para jamaah dan berharap momen haul ini terus menjadi ajang memupuk kecintaan kepada para guru yang telah berjasa membimbing umat.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh KH. Nurul Huda Djazul dari Ponpes Al Falah Ploso Kediri. Seluruh rangkaian berjalan aman, khidmat, dan lancar hingga pukul 12.00 WIB.

Signifikansi Kegiatan

Kehadiran Menko Pemberdayaan Masyarakat dan tokoh-tokoh strategis menunjukkan adanya interaksi konstruktif antara pemerintah, ulama, dan basis massa pesantren di wilayah Bululawang. Narasi dukungan pemerintah terhadap pesantren dinilai dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap komitmen negara dalam memajukan pendidikan Islam tradisional dan pemberdayaan masyarakat.

Berita Terkait

Gagal Beraksi, Komplotan Curanmor Diringkus Warga dan Polisi
Kapolsek Kemayoran Takziah dan Kunjungi Keluarga Alm. Ibu Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Api
Duka Mendalam, Kapolsek Kemayoran Kirim Karangan Bunga untuk Korban KRL
Satreskrim Polres Batu Klarifikasi Transaksional Kasus Judol, AKP Joko: Tetap Diproses dan Wajib Lapor, Terduga Pelaku AR: Tidak ada Uang Damai
Polres Malang Bongkar Penyalahgunaan LPG 3 Kg, Disuntik ke Bright Gas untuk Dijual Berantai
Rumah Warga di Bantur Dilempar Bom Molotov Oleh Orang Tak di Kenal,Kerugian Capai Rp50 Juta
Muskot IV Senkom Kota Batu, Perkuat Sinergi dan Peran di Tengah Masyarakat
Relawan SPPG Turen Jalani Tes Kebugaran Bersama Puskesmas Turen

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 18:30 WIB

Gagal Beraksi, Komplotan Curanmor Diringkus Warga dan Polisi

Rabu, 29 April 2026 - 22:54 WIB

Kapolsek Kemayoran Takziah dan Kunjungi Keluarga Alm. Ibu Nuryati Korban Kecelakaan Kereta Api

Selasa, 28 April 2026 - 21:28 WIB

Duka Mendalam, Kapolsek Kemayoran Kirim Karangan Bunga untuk Korban KRL

Senin, 27 April 2026 - 19:28 WIB

Satreskrim Polres Batu Klarifikasi Transaksional Kasus Judol, AKP Joko: Tetap Diproses dan Wajib Lapor, Terduga Pelaku AR: Tidak ada Uang Damai

Senin, 27 April 2026 - 18:22 WIB

Polres Malang Bongkar Penyalahgunaan LPG 3 Kg, Disuntik ke Bright Gas untuk Dijual Berantai

Berita Terbaru