Selesaikan Pendidikan Perwira Polri, Ipda Wilfridus: Terima Kasih kapolri, Saya berjanji Akan jadi Polisi yang Solutif bagi Masyarakat

- Jurnalis

Jumat, 16 Agustus 2024 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

– Teropongrakyat.co – Di Tengah ribuan orang yang menghambur ke lapangan Soetadi Ronodipuro Setukpa Lemdiklat Polri, Sukabumi, Jawa Barat, hari kamis (15/08/24), terlihat Wilfridus berjalan sambil matanya melihat ke kanan dan ke kiri, mencari sosok yang ia kenal.

Sesekali matanya melirik ke ponsel memastikan orang ia cari merespon panggilannya. Tak lama senyumnya mengembang, menyambut wanita kesayangan.

Ipda Wilfridus Baga adalah salah satu dari 1.999 Perwira Pertama yang telah menyelesaikan Pendidikan pembentukan perwira Polri Resimen Laksamana Satya Prakasa Angkatan ke 53 gelombang I tahun anggaran 2024.

“Puji Tuhan, akhirnya saya bisa menyelesaikan Pendidikan dengan baik. Terima kasih pak Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang telah memberikan kesempatan kepada saya mengikuti Pendidikan di Setukpa. Sekarang saya siap menjalani tugas-tugas baru,” ujar Ipda Wilfridus Baga sambil memegang karangan bunga dari istrinya.

Fritz, panggilan akrab Wilfridus sebelumnya sempat viral di media sosial bulan Agustus tahun lalu. Fritz yang kala itu masih berpangkat Aipda dan menjabat sebagai Kepala Sub Sektor Palue, Sikka, Nusa Tenggara Timur menghibahkan tanah warisan orangtuanya seluas 865,2 meter persegi untuk kantor Polsek di wilayah itu.

Baca Juga:  Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Selama ini Palue menjadi bagian dari Polsek Nele yang berkantor di Maumere. Padahal wilayah kecamatan Palue yang terdiri dari delapan desa begitu luas dengan jumlah penduduk lebih dari 10 ribu jiwa.

Kondisi ini menyulitkan warga yang ingin mendapatkan pelayanan dari Kepolisian. Hal ini menimbulkan niat Wilfridus dan saudara-saudaranya mewakafkan tanah warisan orangtua untuk membangun Polsek Palue demi memberikan pelayanan kepada masyarakat tempat mereka tinggal.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo yang bulan Agustus tahun 2023 berkunjung ke Palue mendengar niat tulus Fritz dan mengapresiasinya.

Saat itu Kapolri berjanji tahun 2024 Polri akan membangun Polsek Palue. Tak hanya itu Jenderal Pol. Listyo Sigit juga memberikan kesempatan Fritz mengikuti Pendidikan Pembentukan Perwira dengan satu syarat.

Baca Juga:  23 Pelajar di Amankan Polisi di Duga Hendak Tawuran Dengan Barbuk Sajam

“Nanti kalau sudah selesai Pendidikan, kamu yang jadi Kapolseknya di sini ya,” ujar Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo diiringi tepuk tangan rombongan yang mengikuti Kapolri.

Keberhasilan Fritz menyelesaikan Pendidikan tak lepas dari doa dan dukungan keluarga terutama istri tercinta, Ensy Baga.

“Empat bulan tidak ketemu pastinya rindu. Tapi ini demi kebaikan bapak juga. Anak-anak juga suka tanya bapak kemana? Saya bilang bapak lagi sekolah. Nanti kalo sudah selesai, bapak pulang,” ujar Ensy sambil tersenyum.

Di kesempatan ini Fritz sekali lagi menyampaikan terima kasih kepada Kapolri, Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo. Ia berjanji akan menjadi Perwira Polri yang mengabdi pada hukum dan bertakwa, menjunjung nilai kemanusiaan dan kode etik serta menjadi bagian dari Solusi bagi Masyarakat.

Jody

Berita Terkait

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan
Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh
Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman
Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan
“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”
Peresmian Bedah Rumah Baznas-Bazis Jakarta Utara, Wali Kota: Wujud Nyata Kepedulian untuk Hunian Layak Warga
15 Tahun Menanti Pelebaran Jalan, Warga Marunda Pulo Pertanyakan Komitmen Pemprov DKI
BPI KPNPA RI APRESIASI KEJAGUNG TETAPKAN 3 TERSANGKA KASUS MANIPULASI EKSPOR LOGAM TANAH JARANG*

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 20:12 WIB

Rumah Anyaman Bambu di Kepanjen Ludes Terbakar, Diduga Dipicu Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

Minggu, 12 Juli 2026 - 05:40 WIB

Suara dari Panggung dan Dapur, Ulfa Bone Tegaskan: Relawan Emak-emak Bukan Sekedar Penyokong, Mereka Bawa Perubahan yang harus Dapat Ruang Penuh

Sabtu, 11 Juli 2026 - 17:16 WIB

Warga Pertanyakan Proyek Pintu Air Marunda Senilai Rp6 Miliar, Rob Masih Rendam Permukiman

Sabtu, 11 Juli 2026 - 12:25 WIB

Dekot Jakarta Utara Turun Tangan, Pelebaran Jalan Marunda Pulo Diwarnai Polemik dan Sejumlah Kejanggalan

Jumat, 10 Juli 2026 - 21:09 WIB

“Api Doa dan Penginjilan Terus Menyala Dari IKN Kaltim sampai ke Bangsa Bangsa”

Berita Terbaru